standar jumlah pekerja. Hal ini bertujuan agar, orang-orang punya skill yang berkualitas, kemudian perusahaan dikerjakan oleh orang orang yang berkualitas yang menciptakan produk berkualitas, dan orang orang dapat menghasilkan gaji untuk digunakan membeli produk yang berkualitas.
Day 22 - Di masa depan, terlihat bahwa banyak AI akan menggantikan pekerjaan manusia. dampaknya, mungkin sebagian orang atau kebanyakan di antara mereka tidak dapat pekerjaan, tidak dapat income, dan tidak dapat menciptakan daya beli. Kerugian bagi orang pada umumnya adalah
oleh karena itu, maka perlu dibentuk solusi dari masalah ini. salah satu solusi yang perlu dipertimbangkan adalah, bagaimana pemerintah memberdayakan SDM yang ada. tentu harus ada intensif pendidikan untuk menciptakan SDM yang dibutuhkan, dan juga perusahaan perlu ditetapkan-
Day 21 - Baru" ini gue nonton kontennya Guru Gembul, dan jujur aja itu ngebahas banget keresahan gue selama ini. Akhirnya ada juga yang berani ngobrol terbuka dan mempertanyakan pertanggungjawaban institusi polisi yang belakangan ini makin kehilangan kepercayaan dari masyarakat.
Day 21 - Di era digital ini, kita harus memanfaat semua fasilitas yang ada untuk meningkatkan produksi. dengan memanfaatkan semua fasilitas yang ada, kita bisa menghasilkan uang dari apa yng kita usahakan. seperti jika kalian mengusahakan untuk menjadi seorang konten kreator
padahal skill ini lebih mudah di dapatkan jika kita sering bergaul, bukan dengan belajar. itu artinya, orang yang hidupnya santai penuh hiburan, dengan adanya teknologi media sosial ini, bisa menjadi alat untuk mereka menghasilkan cuan tanpa perlu susah" belajar yang bkin stress
Day 20 - Akhir" ini gua sering belajar penulisan yang baik dan benar sama chatgpt. tapi setelah gua teliti, ternyata yang mendapatkan cuan lebih mudah dan banyak, itu bukan karena kemampuan penulisannya yang baik. tapi seberapa cerdas dia menarik perhatian pembaca di media sosial
Day 19 - Dunia sekarang sudah banyak berubah. banyak di antara kita yang sudah mulai sadar bahwa, kadang dunia proffesional tidak terlalu menguntungkan. justru mereka yang tidak terlalu proffesional, hanya mengandalkan hiburan tobgkrongan bisa lebih cuan dari orang yang bekerja-
dibandingkan belajar di sekolah. dimana tongkrongan selalu menciptakan kerusuhan jika tidak dikelola dengan baik. bagi mereka ini merupakan hiburan, tapi bagi orang lain terasa meresahkan. yang membully walaupun tidak merasa jahat, itu adalah hiburan bagi mereka, dan yang terbull
@tanyarlfes Dulu waktu gua masih kecil, gua (tanpa kesengajaan) nelen baut. dan pas gua berak, bautnya keluar bersama eek gua, baut nya masih utuh tidak berubah bentuk, cuman berubah warna agak kecoklatan dikit (warna eek). tapi pas kena air jdi brsih lgi dan msh bisa dipke, apkh itu normal?
kondisi ini kita akan dengan mudah untuk kembali ke zona nyaman kita dan dikalahkan oleh rasa malas lagi. untuk menciptakan kondisi yang produktid maka perlu diterapkan reward dan punishment ini, bisa dari atasan seperti guru atau bos, bisa juga berasal dari diri kita sendirj.
Day 18 - MALAS!. Malas memang masalah umum yang sering menjadi penghambat perkembangan kita. rasa malas ini seringkali muncul saat kita hendak punya tujuan yang tinggi, tapi tidak mengetahui cara yang kompleks untuk mencapainya, atau kita punya rencana tapi langkah terasa berat.
punishment nya tidak ada. seandainya ketika kita mencoba maju selangkah dan kita punya capaian yang memuskan kita, itu akan menjadi motivasi untuk terus maju dan di anggap sebagai reward. pada kasus ini, reward ada tapi punishment saat akan bersantai tetap tidak ada, maka pada.
kurang berkualitas akan menghasilkan individu yang kurang berkualitas juga. tidak adanya penekanan pada adab di sistem pendidikan kita saat ini menjadikan semuanya rancu. individu" menjadi semakin bobrok, yang menyebabkan generasi berikutnya juga akan mengalami hal serupa
Day 17 - Di indonesia memang sudah memiliki banyak masalah yang terlalu rumit. dilihat dari banyaknya jumlah pengangguran, banyaknya masyarakat miskin, teknologi yang kurang inovatif. hal ini sebenarnya berakar pada satu masalah utama, yaitu sistem pendidikan. pendidikan yang -