@ferrykoto Rakyat berdoa semoga negeri Indonesia ini bersih dari pemalsu dan penghianat bangsa.
Siapun yang telah memalsukan dokumen identitas untuk menjabat sebagai pejabat publik, termasuk yang membela , sekeluarga mugiyo Allah membendu dengan azhab siksaan di dunia yang seberat-beratnya.
@Luke_Paath@jokowi Rakyat itu tidak mengerti apa apa.
Itu beneran atau bohongan?
Kalau nunjukin posting suka banget.
Rakyat memohon untuk menunjukkan ijazahnya yang pernah di pakai sebagai pejabat publik. Belum tampak juga.
@ch_chotimah2 Rakyat menyebut tidak mau transparan.
Rakyat memohon untuk menunjukkan ijazahnya yang pernah di pakai sebagai pejabat publik.
Rakyat telah menunggu lama
@BangJarwoSopo7 Bukan di ulang ulang, melainkan belum di tunjukkan ke persidangan maupun di publik.
Jangan bilang orang baik, kalau tidak punya hati legowo.
@SigitWasito8 Tak usah banyak posting posting.
Identitas asli yang di gunakan untuk menjabat sebagai pejabat publik, mohon tunjukkan rakyat telah menunggu lama
@xLanglangBuana Rakyat memohon untuk menunjukkan identitas yang telah di gunakan untuk menjabat sebagai pejabat publik.
Rakyat tidak butuh posting yang lain lain.
Jika bersikap baik, baik yang bener bener baik.
Roy Panci bilang nilai C di MKDU berarti tidak lulus. 🤭
Masalahnya, aturan Fakultas Kehutanan UGM justru terang benderang:
A = amat baik
B = baik
C = cukup
D = kurang
E = gagal.
Bobot C = 2, sedangkan yg bobot 0 adalah E. Utk syarat kelulusan, yg dipersoalkan adalah tdk boleh ada nilai E, nilai D maksimal 25% dari total SKS & Pancasila & Agama minimal C.
Jadi, C bukan tdk lulus, Panci gosong! 😂
Itu Mahasiswi ngaku nilai MKDU dia C lulus langsung biji Si Panci nyusut.😁😇
@ade206 Kalau ia merasa di rendahkan, jangan merendahkan orang lain dong.
Contoh: ia janji 19 juta lapangan pekerjaan, tapi apa yang terjadi.
Itu juga merendahkan rakyat.
Agar rakyat berbondong memilih, rakyat mengira itu kenyataan.
Di tambah identitas lulusan S2 dari luar negeri.
@KiEdySularno Rakyat tidak benci terhadap siapapun di negeri Indonesia ini.
Rakyat butuh bukti kenyataan yang transparan,
Rakyat butuh kebenaran dan keadilan yang benar benar di terapkan di negeri Indonesia ini
@DianSandiU Rakyat tidak ingin tantang menantang.
Negeri Indonesia ini bukan ajang perang tantang menantang.
Buktikan 19 juta lapangan pekerjaan, itu baru kenyataan