@ferdiriva@rezagunawan@nomadq90 Dok maksudnya 98% protected from death itu, apakah 98% dr yg terkena covid, atau 98% dr yg kena n masuk rumah sakit (96%) atau gmn ya?
Kan death rate dr yg kena covid saat ini sekitar 2%an (ga meninggal 98% juga), maksud saya apakah sama aja cara ngitungnya atau berbeda? ๐๐
@wilsonaurelius@kunyitsereh@nonnietta @ardnsandoo @senjatanuklir Iya, seharusnya kalo data kependudukan nasional udah bener, tinggal dicek aja no ktp ke database, munculah agamanya apa.
Agama selain privasi masing2 pribadi, jg di indo banyak yg agama KTP sama kepercayaan yg "asli dianutnya" beda
@uxieferson @Akubabymu @senjatanuklir n bisa terlihat sisi negatifnya kalo dr perspektif agama lain. Jadi yg (+) dr agama2 tsb gw ambil, tp utk jd orang "baik" menurut gw ga harus terikat dgn suatu agama.
Kalo tentang keselamatan/after life setelah mikir2 & nimbang2 bertahun taun, ga sreg aja sih dng konsep tsb hehe
@uxieferson @Akubabymu @senjatanuklir Dulu gw ckp fanatik di agama yg "diturunkan" ortu, tp makin tua makin penasaran, jadi baca kitab suci ampe abis, jg pelajari kitab suci2 agama lain, ngobrol & belajar dgn temen2 dr agama lain.
Yg gw dapet tnyt agama itu ky 2 sisi koin, kebanyakan membahas sisi positifnya aja..
@cumakicaukacau@MartaIngeAmelia@t0pijerami@Mentimoen "ilmu" yg anda gugat itu punya batasan mana yg possible mana yg impossible, jk tdk memungkinkan secara sciene ya dijawab tdk mungkin.
Kalo berdoa ke tuhan yg "maha kuasa" minta bisa terbang, mungkin dong dikabulkan? Kalo secara science ya manusia tdk bisa terbang tanpa alat.
@cumakicaukacau@MartaIngeAmelia@t0pijerami@Mentimoen Karena hasil science dpt diukur dengan waktu. Penemuan vaksin, uji klinis, diproduksi, sampai bisa disuntikkan massal paling cepat awal tahun depan, ga bisa dlm 1 hari
Kalau "mukjizat" tuhan yg "maha kuasa" ada yg tahu kapan persisnya akan terjadi? bisa dikabulkan tanpa vaksin?
@selonjoranterus @incitu setidaknya meringankan. Dan ternyata dari ujicoba2 tsb cukup berhasil UNTUK kasus tanpa gejala sampai gejala ringan misalnya yg bisa isolasi mandiri di rumah. Untuk yg menengah dan berat tetap perlu penanganan dari dokter yg berwenang.
Yg kata temenku itu obatnya yg seperti ini
@selonjoranterus @incitu Kata temenku yg orang China, itu obat sudah ada sebelum covid19 dan sebenernya untuk penyakit lain, jadi bukan obat diriset, diuji, dan dibuat khusus untuk covid.
Pas bulan jan-feb di China banyak diuji coba obat2 existing apakah ada yg cukup "ampuh" untuk mengobati atau...