Kritik Keras Eks Komisioner KPK: Percuma Ganti Pemimpin Jika Indeks Persepsi Korupsi Rendah Mantan Komisioner KPK periode 2015-2019, Saut Situmorang, menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan di tingkat nasional tidak memiliki arti jika tidak dibarengi dengan...
@JimlyAs Pemimpin itu ibarat seorang sopir. Bukan sekedar bisa mengemudi saja tetapi dia harus mampu mengemudi dgn baik dan benar, tetapi juga wajib memiliki SIM yg diperoleh melalui proses yg sah, dgn melewati ujian teori dan praktik. Bukan melalui jalan pintas atau sekadar formalitas.
Seharusnya si Gibran mencontoh sikap bu @susipudjiastuti yg taat aturan.
Kalau bicara pengetahuan bu Susi memiliki pengetahuan jauh diatas dari seorang yg lulusan SMA, tapi demi untuk menghindari ocehan publik, padahal sebenarnya tak ada yg mempersoalkan,dia dengan rendah hati ikut saran pak @aniesbaswedan agar ikut paket C.
Seorang pemimpin adalah contoh dan panutan bagi seluruh rakyat yg dipimpinnya,termasuk soal kejujuran tentang riwayat pendidikan.
Ada 280 juta rakyat yg akan menghujat seorang pemimpin jika ia tidak jujur dan berbohong.
@gibran_tweet
MUKADIMAH
BISMILLAH
ASSALAMUALAIKUM
TAGAR RONIN BENIH GARVO
MOHON BANTU SUARAKN
DENGAN 2 TAGAR SAMA DAN JANGAN CAMPUR TAGAR LAIN
#GibranHasilPolitikKotor#GibranHasilPolitikKotor
Kita mulai jam 08:00 pagi.
🐞Vivere Simul, Simul Morietur🌺
Jokowi merusak sistem ketatanegaraan RI.
"Keputusan MK 90 cacat hukum
Sebaiknya Gibran tidak usah maju nyawapres. Ini akan jadi polemik seumur hidup" (Yusril, 16 Oktober 2023)
#TolakSafariJokowi2026#TolakSafariJokowi2026
Beginilah modelnya struktural kepemimpinan disemua lembaga dinegara ini.
Jika bos terkena masalah,anak buah harus rela jadi tumbal.
Kalapas kelas IIA Cibinong gelagapan ketika anggota DPR RI mempertanyakan raibnya berbagai fasilitas dan perabotan mewah setelah sidak ombudsman.
Dia dengan entengnya melempar semua masalah ke bawahannya yakni: KASI KAMTIB.
Pecat Kalapas Cibinong.
Ombudsman Ungkap Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong: Ada Gym, Simulator Golf, Kolam, Kulkas, hingga Miras
.....
Ombudsman Republik Indonesia mengungkap sejumlah fasilitas mirip apartemen yang ditemukan di kawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fasilitas tersebut ditemukan saat Ombudsman melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu (23/9/2026).
.
Anggota Ombudsman RI Syafrida Rahmawati mengatakan fasilitas tersebut berada di kawasan belakang lapas dan terpisah dari blok hunian warga binaan pada umumnya. Ombudsman menemukan lebih dari 10 kamar dengan berbagai fasilitas di dalamnya.
.
"Yang kami temukan beberapa lokasi hunian di lapas berupa bangunan yang terlihat seperti homestay. Kemudian juga terdapat rumah seperti klaster," kata Syafrida di Kantor Ombudsman, Kamis (24/9/2026).
.
Berdasarkan dokumentasi dan penelusuran Ombudsman, bangunan-bangunan tersebut memiliki sejumlah fasilitas yang menyerupai tempat tinggal atau penginapan. Di antaranya ruang tamu dengan sofa, kamar tidur, meja makan, dapur, televisi, kulkas, serta perlengkapan memasak.
.
Selain fasilitas hunian, Ombudsman menemukan sejumlah fasilitas lain di kawasan tersebut. Di antaranya area parkir yang terdapat mobil mewah, fasilitas gym, kolam, serta simulator golf yang masih dalam tahap pembangunan.
BARANG-BARANG SEMPAT DIUBAH
Jadi ada beberapa pejabat Lapas Cibinong diduga sempat MENGUBAH barang-barang mewah yang ditemukan Ombudsman.
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) menemukan adanya perbedaan kondisi saat melakukan pemeriksaan ulang terhadap lokasi yang sebelumnya didatangi Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.
Hal itu diakui Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Komjen Pol Rudi Setiawan.
“Teman-teman sudah melihat semua video Ombudsman RI nya dan saya pun langsung melihat ya, saya melihat ada perbedaan,” ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, sejumlah barang yang terlihat dalam dokumentasi Ombudsman kini tidak ditemukan di lokasi saat pemeriksaan.
📹: radar bogor
Ketika Ombudsman menemukan sejumlah fasilitas mewah berstandar apartemen saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 23 September 2026.
Katanya Rumah Asimilasi..
Ganti Jadi Rumah Dinas 🤣
Kalau Memang Benar Rumah Dinas Kok Mewah Sekalian?
Disebut Rumah Dinas, Ombudsman Pastikan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Dihuni Napi
Ombudsman RI menilai keberadaan narapidana di fasilitas mewah mirip apartemen yang ditemukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, menjadi persoalan yang perlu diperhatikan, meskipun pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat menyebut fasilitas tersebut merupakan rumah dinas jabatan.
Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin mengatakan persoalan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan peruntukan bangunan, tetapi juga mengenai siapa yang berada di dalam fasilitas tersebut.
"Oh sudah pasti mal administrasi. Sudah pasti mal administrasi," kata Fikri dalam konferensi pers di Jakarta dikutip Jumat (25/9/2026).
Pernyataan itu disampaikan Fikri ketika ditanya mengenai kemungkinan fasilitas tersebut merupakan ruang percontohan atau rumah dinas. Menurut dia, status bangunan tidak serta-merta menjelaskan keberadaan narapidana di dalamnya.
"Iya boleh ruang percontohan, tapi manusia yang di dalamnya ini kan napi," ujar Fikri.
Fikri mengatakan Ombudsman telah meminta keterangan mengenai orang yang berada di fasilitas tersebut. Ia menyebut pihaknya mendapatkan jawaban bahwa penghuni fasilitas merupakan narapidana.
"Kita tanya, 'Bapak siapa?', 'Napi', 'Kok Napi di sini?', 'Ya anu Pak', 'Terus berapa Bapak bayar?," kata Fikri.
Menurut Fikri, informasi tersebut menjadi salah satu data yang digunakan Ombudsman dalam menanggapi penjelasan mengenai status fasilitas yang ditemukan. Ombudsman, kata dia, masih berpegang pada data dan temuan yang diperoleh saat melakukan pemeriksaan di lapangan.
Istri almarhum: “Pak, suami saya meninggal minggu lalu. Saya mau tanya gaji terakhirnya.”
HR: “Sudah kami transfer prorata sampai tanggal meninggal ya, Bu.”
Istri almarhum: “Terus hak lainnya, Pak?”
HR: “Hak apa ya, Bu? Kan hubungan kerjanya sudah berakhir.”
Istri almarhum: “Iya, Pak. Yang berakhir hubungan kerjanya. Bukan kewajibannya.”
Ini yang keluarga hampir nggak pernah tahu, dan HR jarang nawarin sendiri.
Kalau pekerja meninggal, ada tiga sumber hak yang berbeda.
Pertama, dari BPJS Ketenagakerjaan program JKM: santunan kematian Rp42 juta, dibayar ke ahli waris, walaupun meninggalnya bukan karena kerja. Plus beasiswa untuk maksimal 2 anak, dari TK sampai kuliah, totalnya bisa sampai Rp174 juta. Ini PP 82/2019.
Kedua, dari perusahaan langsung. PP 35/2021 Pasal 57: kalau pekerja meninggal, ahli waris berhak atas uang pesangon 2 kali ketentuan, uang penghargaan masa kerja 1 kali, dan uang penggantian hak. Buat masa kerja 5 tahun, hitungannya bisa belasan kali gaji.
Ketiga, saldo JHT dan JP di BPJS Ketenagakerjaan, yang cair ke ahli waris.
Yang harus disiapkan ahli waris: akta kematian, KK, KTP, surat keterangan ahli waris dari kelurahan, dan buku rekening.
Buat JKM, datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan atau lewat aplikasi JMO.
Buat pesangon, minta secara tertulis ke HR dengan menyebut PP 35/2021 Pasal 57.
Jangan tanda tangan surat “pernyataan tidak ada tuntutan” apa pun sebelum semua angkanya jelas.
Gue tahu ini bukan hal yang mau dipikirin di minggu pertama. Makanya ini buat disimpan, bukan buat dibaca sekarang.
Kalau ada teman atau saudara yang baru kehilangan pasangan yang masih bekerja, kirimin ini pelan-pelan. Bulan kedua biasanya lebih siap dengar daripada minggu pertama.
Menurut kalian, banyak nggak keluarga pekerja yang sebenarnya belum tahu hak-hak seperti ini ketika pencari nafkah meninggal?
@JoeTirtoDiputro Keputusan yang dibuat saat sebelum atau sesudah makan nih, terkadang kondisi perut yang lapar dapat memengaruhi suasana hati, cara berpikir, bahkan kualitas keputusan yang kita ambil 😁
Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, agar Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
QS. Ar-Rum : 41
🌏 NEPAL 🇳🇵 | CHINA 🇨🇳 | 🚨 URGENTE - MILES DE PERSONAS ENTERRADAS VIVAS, PUEBLOS BORRADOS DEL MAPA: LOS HUMANOS SOMOS NADA ANTE LA NATURALEZA.
En segundos el alud se llevó todo, hizo desaparecer pueblos enteros, miles de personas han muerto y otras miles están desaparecidas.
Menjalani hidup dengan melakukan aktivitas yg produktif, bermanfaat bagi sesama, dan bernilai kebaikan adalah salah satu cara mensyukuri nikmat yang Allah berikan.
Semoga setiap langkah yang kita lakukan bisa menjadi jalan untuk mendekatan diri kepada Allah. Karena sejatinya, bersyukur itu bukan hanya diucapkan, tetapi harus diiringi dengan karya, pengabdian, dan perbuatan baik.