Seorang pejuang Muslim dari Angkatan Bersenjata Ukraina mengkritik keras pihak berwenang Ukraina karena mendukung #Israel:
"Kami berada di dekat Bahmut, ini adalah tanah yang diduduki. #Ukraina berjuang untuk merebutnya kembali.
@bedugtengahawan@DokterTifa 1liter air jahe 100 gram (50 gr jahe putih dan 50 gr jahe merah). Untuk penderit darah tinggi gunakan 100gr jahe putih saja. Jahe merah tidak boleh untuk penderita darah tinggi . #CMIIW
Teman-teman harap persiapkan fisik baik-baik.
Tubuh kita semua akan jadi sasaran dalam waktu dekat.
Tingkatkan Imunitas.
Makan yang baik, sayur dan buah banyak.
Minum air putih banyak.
Mandi matahari minimal 30 menit.
Jangan lupa olahraga. Olahraga ala-ala juga ngga apa yang penting gerakin badan.
Bikin REMPANUSA seperti yang selama ini Dokter Tifa sharingkan selama masa Pandemi:
Buat Rempanusa untuk 1 liter air:
Jahe merah 50 gram
Jahe putih 50 gram
Kunyit 50 gram
Sereh 50 gram
Jeruk lemon ukuran sekitar 60 gram
Daun bambu hijau 5 lembar (jangan ditawar, cari sampai dapat)
Gula aren asli 1 kotak
(Bila ada keluhan batuk maka tambahkan Kencur 25 gram)
Bahan semua dicuci bersih, sikat semua kotoran, cuci di bawah air mengalir, rendam dengan Mamalime sebentar, cuci bilas lagi, rendam dalam baskom berisi air yang sudah diberi cuka alami jangan cuka kimia. Rendam masing-masing selama 5 menit.
Iris-iris tipis semua bahan, tidak usah dikupas karena flavonoid dan Bioaktif lainnya terbanyak ada di bawah kulit rempah.
Didihkan air, masukkan semua bahan kecuali gula aren, tutup panci dan kecilkan api, biarkan selama 10 menit sambil sesekali diaduk. Setelah 10 menit tambahkan gula aren.
Diamkan dalam panci sampai hangat kuku dan terbentuk endapan di bawah panci.
Saring sebanyak tiga kali. Saringan terakhir menggunakan saringan kopi yang sudah dialasi kain penyaring.
Taruh di botol-botol. Minum setiap hari 250 cc. Bila ada keluhan atau sedang sakit, bisa minum sehari 250 cc 2 sampai 3 kali.
------
Sediakan Ivermectin di rumah, untuk jaga-jaga.
Sebarluaskan ya kepada orang-orang yang anda sayangi, insyaAllah menjadi Amal Jariyah.
Amiiin.
_____
Bismillah. Laa haula wala quwwata ila billah.
@DokterTifa Setiap melihat langit yang tertutup entah kabut atau polusi ,selalu terbayang ada kegiatan apaa siihh dibaliknya .. masa masak menu 7CGP ..Ga banget kan
Renungan Kemerdekaan
PR Besar bagi seluruh Rakyat Indonesia yang menjadi bagian dari umat manusia di seluruh muka bumi adalah
Segera sadar, bahwa kelangsungan hidup Umat Manusia di muka bumi inilah yang dipertaruhkan.
Bukan sekedar keberlangsungan sebuah Negara.
Negara bisa dibangun dan dihancurkan, dibangun kembali dan dihancurkan kembali, diganti namanya, diubah bentuknya, dibesarkan luasnya, dikecilkan menjadi terpecah-pecah, atau dibentuk kembali sebagaimana sejarah telah menyatakan sejak beribu-ribu tahun yang lalu.
Sejarah selalu berulang bagi sebuah Bangsa dan Negara.
Tetapi tidak bagi Umat Manusia. Umat Manusia punya kewajiban yang hakiki, mempertahankan keberlangsungan hidupnya dari generasi ke generasi, dari abad ke abad, dari milenia ke milenia, hingga Allah swt menakdirkan alam semesta ini berakhir pada waktunya nanti.
Saat ini, setelah tiga tahun ini kita sama-sama diberi pelajaran, melalui berbagai eksperimen yang "mereka" lakukan, bahwa dengan "kemajuan ilmu dan teknologi, yang "mereka" kembangkan dan ciptakan sejak 300 tahun lalu, ada tiga hal yang harus disadari bersama:
Satu
Bahwa Pandemi bisa diciptakan, dengan menciptakan organisme sintetik serupa organisme alami.
Dengan demikian, maka Umat Manusia, sejak saat ini harus bersiap untuk menghadapi Pandemi berikutnya dan Pandemi berikutnya, dengan organisme sintetik baru apapun yang mereka berikan namanya.
Dua
Bahwa Cuaca Global bisa direkayasa dengan teknologi. Mereka namakan "Global Climate Change", "Global Warming" "Es Kutub Mencair" dan apapun propaganda yang mereka doktrinkan sampai di level subliminal semua manusia, hingga hanya sebagian kecil saja manusia di muka bumi ini yang menyadari bahwa, semua adalah rekayasa semata.
Sesungguhnya, bila tidak ada rekayasa teknologi, Bumi dan seluruh alam ini akan mampu menjaga keseimbangan dirinya sendiri. Bumi pernah memanas melebihi panas gurun Kalahari, bumi pernah sangat dingin melebihi dinginnya Antarctica, tetapi Bumi tetap menjadi tempat kediaman Umat Manusia yang dijaga Allah swt, sungguhpun dalam berkali-kali jejak jutaan tahun, Allah swt menghancurkan bumi ini dengan gempa, banjir, kejatuhan asteroid, untuk memberikan Ujian kepada umat manusia yang sudah melakukan kezaliman di luar batas.
Hanya saat inilah, ada kelompok manusia di muka bumi ini yang melakukan kezaliman melebihi batas yang pernah dilakukan manusia lain sebelumnya, menipu dan membohongi seluruh umat manusia yang ada di muka bumi ini, demi menguasai apa yang ada di bumi beserta seluruh isinya untuk kepentingan mereka, dan mereka saat ini di ujung keberhasilan.
Tiga
Bahwa Kebenaran yang haq adalah kebenaran yang datangnya dari Allah, dan yang tertulis dalam Kitabullah yang wajib dipelajari oleh setiap manusia yang cerdas, dimanipulasi sedemikian rupa sehingga Kebeneran menurut "mereka" adalah Kebenaran yang berasal dari Sains, Sains yang "mereka" ciptakan sendiri dan mereka sebarluaskan terus-menerus sehingga akhirnya menggerus Kebenaran Ilahi yang sudah lebih dahulu dipahami oleh Para Ilmuwan di masa lalu, yang "mereka" geser, amputasi, dan manipulasi
Sehingga saat ini, sedikit manusia yang mampu menemukan Kebenaran yang hakiki, diframing sedemikian rupa sebagai Pseudoscientist, Ilmuwan palsu, bahkan dipropagandakan sebagai Orang Gila,
Agar tidak ada manusia lain yang percaya terhadap apa yang dia sampaikan.
Kebenaran Ilahi menjadi semakin jauh dari pengetahuan sebagian besar umat manusia, bagaikan cahaya yang makin menjauh dan makin meredup.
Kecerdasan manusia dalam hal ini betul-betul diuji. Apakah tetap mempertahankan kebodohan dengan jadi kerbau yang dicucuk hidungnya, atau bangkit menjadi manusia yang cerdas dan merdeka, dan sanggup menjaga dirinya dari ancaman manusia lain yang kejam dan jahat, yang berniat untuk menguasai dunia ini bagi diri dan kelompok mereka.
Bila tidak segera sadar, maka Umat Manusia bergerak menuju Masa Kegelapan kembali.
Inilah ketiga hal yang tidak saja menjadi PR Besar untuk segera dipahami dan disadari, apabila umat manusia tidak ingin Kemerdekaan sebagai Manusia khalifatul fil ardh, Pemimpin di muka bumi ini direnggut, dan akhirnya Umat Manusia menjadi tak lebih dari kumpulan biri-biri, yang hanya mampu mengembik dan berlari kesana kemari tanpa arah dan tujuan selain menunggu mati.
*Contoh Pejabat Strategis Negeri Lupa Pintar 🤣*
By. Prof. Adi Ketu
Tadi malem aku geli sendiri liat di acara TV swasta ketika bapak purnawirawan jendral itu membanggakan pusat data dan penelitian genomik Tiongkok BGI ..
Dengan sikap memuji , ybs menawarkan pembawa acara ikut periksa agar bisa diketahui penyakitnya 5 tahun ke depan..
Inilah contoh nyata yang kukatakan stockholm syndrome, diserang malah memuji lawan dan berterima kasih ..
Apa ybs tidak tahu atau abai bahwa hidupnya itu sebenarnya di ujung tanduk, sudah ditarget Tiongkok ketika serahkan data kesehatannya/DNA ke BGI - Bank (Data) Genomic Tiongkok ?
Apalagi ybs adalah pejabat negara dengan posisinya yang strategis karena memegang 27 jabatan di rezim ini
Dan tentu bukan hanya dia, tetapi beresiko tinggi terhadap kerabat dekatnya
Kemungkinan besar pula DNA ybs sudah ada dalam data base BGI Tiongkok .
Nah... ketika DNA nya sudah ada dalam database BGI Tiongkok maka dengan mudah pihak Tiongkok , bila tidak senang padanya lagi, akan dengan mudah merekayasa patogen spesifik melalui bio enginer ditujukan pada nya ,
Terutama bila dia lakukan kebijakan macem macem yang bertentangan dengan kepentingan Tiongkok
DNA dia tentu akan mirip dengan DNA keluarganya , maka ancaman serangan biologi virus patogen bukan pada dia semata tapi juga keluarganya dan kerabatnya yang terkait secara genetik.
Boleh saja dia ngaku ga takut peluru, tapi ketinggalan jaman, dimana serangan dari lawan sebuah negara itu sekarang , lebih banyak, bukan berupa serangan militer dengan persenjataan tempur tetapi melalui perang hybrida.
Salah satunya melalui Bio Weapon atau Senjata Biologi yang jauh lebih murah tapi efektivitasnya jauh lebih kuat tinimbng senjata nuklir sekalipun.
Dan China memang tengah gencar mengumpulkan data genomic DNA dari berbagai ras di seluruh dunia melalui berbagai jalan .
Apa tujuannya ? tentu alasan covernya adalah kepentingan ilmiah.
Namun di sisi lain, bahwa pejabat publik, diplomat ,pejabat milite, r warga negara itu bisa menjadi target serang yang empuk bila DNA nya sudah diketahui lawan.
Pada gilirannya sasaran targetnya bukan hanya orang orang yang tidak disukai tetapi meluas pada ras .
Lawan tinggal lepaskan virus patogen spesifik yang tidak mungkin diantisipasi oleh DNA tertentu yang dimiliki sebagian besar warga negara target
Dampaknya , negara target akan menjadi lemah secara ekonomi karena terpaksa harus lakukan pengeluaran dana besar besaran untuk atasi wabah bakteri /virus yang meluas di dalam negeri oleh lawan
Ketika negara target lemah maka kepentingan lawan masuk dengan mudah , berupa pura pura menolong namun menggerogoti eksistensi dan kemampuan negeri target
Aku pikir , strategi Tiongkok seperti ini lupa diantispasi oleh bapak itu , maklum dah beda generasi dan mungkin dulu waktu kelas bio weapon , dia bolos.. 🤣
Begitulah akibatnya , jadi lupa pintar...malah membanggakan dan promosi senjata biologi Tiongkok yang berpotensi menyerang Indonesia 🤣🤣🤣
Semoga saran ybs tidak diikuti oleh pejabat negara dan warga negara Indonesia
Itulah pula berkali kali kuingatkan di beberapa statusku terdahulu untuk jangan pernah serahkan data kesehatan kepada entitas/ negara asing apalagi Tiongkok .Bahaya ...
Adi Ketu
Program Health Silk Road berdampak terbukanya data genomic DNA warga Indonesia yang bisa pula dimanfaatkan sebagai data valid untuk target serang bio weapon oleh penginisiasi..
Copas WAG
@DokterTifa Tulisan atau ucapan seseorang itu cermin diri .. yang komen sesebapak si @KikiAdityaPratama itu yang pakai pinjol. Otomatis komen nya seperti itu
-Saya Diteror-
Sepanjang Maret - April 2020, tiga tahun lalu, ketika WHO mengumumkan Pandemi Corona terjadi,
Saya Diteror oleh Buzzer-Buzzer, karena saya berani bersuara tentang Pandemi. Saya berteriak kencang memberikan Peringatan Keras kepada seluruh Rakyat Indonesia, tentang ancaman Coronavirus varian paling awal, COVID Wuhan generasi 1.0 yang menyebar (paling tepat adalah disebarkan) begitu cepat ke seluruh dunia.
Pada akhirnya, ketika fakta satu demi satu bermunculan, penyebaran Virus Sintetis ini ternyata sudah terjadi jauh sebelum Maret 2020, jauh sebelum Desember 2019, jauh sebelum peristiwa Wuhan Leak terjadi.
Saya berteriak melalui berbagai media, terutama Facebook, agar Rakyat segera antisipasi, meningkatkan IMUNITAS Tubuh dengan cara sealamiah mungkin melalui akronim 3I Iman, Ilmu, dan Imun
Melalui KOL - Kuliah Online Dokter Tifa saya mesharingkan secara masif, apa Virus itu dan bagaimana agar terhindar dari Kerusakan dan Metabolisme yang terjadi akibat masuknya Virus Anorganik ini.
Apa yang terjadi?
Saya diserang habis-habisan dari berbagai penjuru. Serangan paling hebat dilakukan Para Buzzer, yang mengintimidasi, mengirimkan gambar dan video tak senonoh, kepala anjing yang ditebas, badan kucing yang dibelek, dengan ancaman kalau saya tidak bisa diam, maka mereka akan lakukan itu kepada saya dan keluarga.
(Semua ancaman itu masih tersimpan di inbox)
Ancaman kedua, datang dari paltform FB dan YouTube.
Setiap saya bicara Pandemi, COVID, Corona, Cara Pencegahan secara alami, saya langsung kena banned. 15 hari, 30 hari, hingga 6 bulan.
Total selama 2020, saya hanya bisa posting lebih kurang 90an hari dari 365 hari yang ada.
Berapa kali video saya ditakedown, juga penjelasan saya di berbagai podcast.
Selama 2021, ketika di awal tahun saya sudah memperingatkan tentang ADE - Antibody Dependent Enhancement, akibat pemberian Vaksin masif di saat Pandemi.
Memberi informasi tentang bagusnya Penggunaan Ivermectin dan Hydrochloroquin, juga Pemberian Herbal Remedies kepada Penderita COVID sedang hingga berat.
Ketika saya mengingatkan akan risiko KIPVI - Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi - dari ringan hingga kematian. Tentang VADE Vaccine-Associated Disease Enhancement,
Ketika saya mengingatkan bahwa akan banyak kematian mendadak, sebagai akibat dari Kerusakan Endotel Pembuluh Darah dan impact Comorbiditas
Serangan Buzzer bertubi-tubi, juga Buzzer-Buzzer Jas Putih, Pro Vaksin garis keras.
Tidak tanggung tanggung, Bullyan, fitnahan silih berganti.
Banned lebih gila lagi. Total hanya 11 hari selama 365 hari saya bisa posting di FB
(saya baru ke Twitter Maret 2022, setelah ilfil abis dengan FB).
Beberapa kali mengalami Teror, hanya karena ingin menyampaikan kebenaran, dan memberi peringatan kepada banyak orang.
-----
Ketika dua hari lalu, saya menjelaskan tentang UU Kesehatan, Teror datang kembali, sampai detik ini.
Setelah melihat benang merah,
Teror kepada saya, selalu terjadi ketika kencang bicara tentang Kesehatan.
Rupanya ini. Oligarki Kesehatan atau siapapun juga, tidak senang
Ketika:
Memberi informasi soal Virus
Memberi peringatan soal Vaksin
Memberi penjelasan soal UU Kesehatan.
Jadi ini.
Padahal
Tugas saya sebagai Ilmuwan dan Akademisi, untuk menyampaikan informasi sejelas mungkin kepada masyarakat.
Tugas yang seharusnya diemban Menteri Kesehatan dan para Pemangku Kebijakan Kesehatan lainnya.
Karena ada DAMPAK DAN IMPLIKASI yang jelas kepada masyarakat luas. Sehingga rakyat harus tahu dan segera antisipasi.
Agar mereka lebih peduli dengan kesehatan, lebih cerdas dalam melihat segala kejadian.
Saya hanya mengingat, 280 kita rakyat Indonesia, siapa yang peduli kepada kalian, ketika Penguasa hanya sibuk memikirkan kepentingan mereka sendiri.
-----
Btw, gimana Doktif, rasanya pindah dari FB ke Twitter?
Brutal kan penduduk Twitland?
Gpp. Asik aja. Di sini Buzzer2nya enak ditabokin pake bakiak mesjid.
Kalo di FB Buzzer2nya lemes.
https://t.co/knzuP0BRUX
@hinetizen Tidak ada kebutuhan yang mendesak. Tidak ada yang urgent. Tidak ada yang darurat.
Pandemi dengan Virus yang CFR nya hanya 0,6% pada Indivividu non Comorbid dan 3% pada Individu Comorbid tidak perlu pengadaan Vaksin yang bikin kalangkabut sedunia.
Dokter Tifa tidak menolak vaksin tetapi harus Vaksin dalam negeri yang dibuat dari Virus yang ditemukan di Indonesia.
Bukan Vaksin Luar Negeri yang Virusnya dari mana tidak jelas.
Ini statement saya sejak DUA TAHUN LALU.
Statement ini jadi berita ini tanggal 13 Januari 2021, tepat pada hari dimana Pencanangan Vaksin COVID diberikan.
Sekali lagi saya tegaskan, saya bukan DOKTER ANTI VAKSIN.
Karena for some cases, under ceritain circumstances, Vaksin diperlukan.
Tapi Vaksin yang mana dulu?
VAKSIN MERAH PUTIH
Atau
VAKSIN NUSANTARA
Yang manapun pokoknya Vaksin Dalam Negeri bukan Vaksin impor!
Saking gemesnya sampai saya bilang:
Biar ditodong pistol, saya akan menolak tubuh saya kemasukan Vaksin yang bukan Asli Indonesia.
Karena apa?
Tidak saja Indonesia SANGAT BERPENGALAMAN dalam pembuatan Vaksin. Indonesia juga Exportir Vaksin sejak 40 tahun lalu
Lalu ngapain Pemerintah import Vaksin COVID sementara Anak Bangsa seperti Dokter Terawan, dan teman teman lain dari Eijkmann, UGM, UNDIP, UNAIR siap membuat Vaksin COVID sendiri?
Jawabannya: karena ada Oknum Pemerintah yang rakus!
Lalu kenapa PARA DOKTER juga mau maunya jadi Sales Vaksin, jadi Pihak yang pasang badan atas penggunaan Vaksin Import?
Karena Dokter itu pada Goblok!
Saya masih ingat sekali, IDI bahkan membully itikad baik Dokter Terawan yang ingin memproduksi Vaksin Nusantara.
IDI tidak tahu atau begitu gobloknya tidak tahu dipakai Oknum Pemerintah untuk menggagalkan upaya Dokter Terawan.
Padahal ternyata,
Oknum-Oknum Pemerintah yang menjadi Makelar Vaksin Impor, justru merekalah yang antre disuntik Vaksin Nusantara oleh Dokter Terawan sendiri.
Sementara Rakyat Jelata disuruh baris berbaris antre Vaksin dongdong.
Rakyat yang mau ikut Vaksin Nusantara tidak diberi akses. Jahat! Sungguh jahat!
Dan kalian, Dokter-Dokter yang patuh perintah Menkes pujaan kalian,
Dan yang sekarang ini membully nasib kalian
Saya ucapkan: Rasain!
https://t.co/pIBCCHhO7B
RUU Kesehatan jadi UU?
- 1 -
Dokter Tifa tidak mau punya pendapat tentang ini?
OK.
Saya mau bicara kepada PARA DOKTER.
Ketika 22 Desember 2020, Presiden secara sewenang-wenang MEMECAT Dr Terawan, dan menggantikannya dengan orang ini, seorang Bankir
Apa pendapat kalian?
Kalian tertawa-tawa kan, mencemooh dan melecehkan Dr Terawan.
Dokter Terawan, dipecat jadi Menkes, karena beliau bersikukuh membuat Vaksin COVID Dendritic Cell yang dinamakan Vaksin Nusantara, dan sudah dicanangkan Oktober 2020.
Dr Terawan juga bersikukuh, menunda pembelian Vaksin COVID Secara jor-joran, dan lebih memilih untuk mendukung Vaksin dalam negeri.
Apa yang kalian, Para Dokter Lakukan terhadap Dr Terawan?
Kalian bully, kalian hina habis-habisan.
-----
Dari awal, ketika Menteri Kesehatan yang ditunjuk, adalah seorang Bankir, saya sudah tahu dengan apa yang bakal jadi kebijakan Pemerintah rezim ini.
Apa itu?
KAPITALISASI KESEHATAN SEMAKSIMAL MUNGKIN.
Itulah kenapa Menkes nya seorang Bankir. Agar apapun atas nama kesehatan manusia, dalam segala aspek sampai sekecil-kecilnya, bisa dikapitalisasi, bisa dimonetisasi, bisa dibikin jadi duit.
Dan apa sikap kalian terhadap Menkes yang seorang Bankir ini?
Bukan satu dua kali, berkali-kali di berbagai acara ilmiah, WA grup, dan sebagainya
Kalian, Para Dokter, puja puji dia, Menkes kalian ini, dengan kata-kata jilatan macam: " Baru ini kita punya Menteri Kesehatan terbaik".
Dan itu yang bilang, Para Dokter yang kemarin juga ikut demo. Kalian kalian itu yang bilang sendiri, memuja muji, menyambut dia seakan pahlawan COVID
Dan kini, ketika Periuk nasi kalian terancam. Baru sadar.
Betapa gobloknya kalian semua.
Betapa gobloknya kalian menghina-hina Dokter Terawan. Dan memuja-muja Antek Kapitalis.
Betapa gobloknya kalian bagai kerbau dicucuk hidung mau saja jadi Sales Vaksin, mau saja promosikan Vaksin bikinan Dajjal.
Dan mematikan kesempatan dan memproduksi Vaksin sendiri, karya anak bangsa, yang diperjuangkan dengan segenap jiwaraga oleh Dokter Terawan.
Iya udah marah-marahnya.
Lalu pertanyaan tadi dijawab, dong.
Jawaban saya:
Makan tuh Menkes Bankir.
Sembah saja sekalian.
-----
https://t.co/Hsor94TvGY
@DokterTifa@Jolipool1@aniesbaswedan Klo turis asing naik taxi duduk di belakang .. melihat lihat pemandangan . Klo turis lokal duduk dibelakng ... Ga melihat pemandangan tapiiii liatin argometer ... #upppsss
Ini lho bahayanya pengerukan sedimen (pasir) di pantai. Pada perairan pantai yang dikeruk sedimen pasir nya,beberapa lama setelah pengerukan kubangan yang terbentuk oleh pengerukan akan memicu migrasi pasir pantai ke daerah kubangan sehingga menyebabkan erosi pantai.