Ini bukan kemenangan PDIP tapi kemenangan rakyat Indonesia.
Yg aneh itu Jokowi, dulu waktu sama PDIP ikut menolak keras, tapi skrng ada isu ini ga ada suaranya.
PDIP Soal Putusan MK: Tak Ada Lagi Wacana Pilkada Lewat DPRD.
https://t.co/QzhayrlPf0
SD negeri SPP gratis,,tapi harus ada uang kas 15ribu tiap bulan,buku paket beli sendiri,sama dengan NGIBULkan
Tugasยฒ para penjilat semakin Berat bersihยฒ kotoran para bajingan
Guys, udah pada tau bekum nih?
Baru-baru ini Ketua Komisi XI DPR bilang pemerintah harus lebih agresif ngejar penerimaan pajak supaya kemampuan bayar utang negara tetap terjaga.
sekali lagi dewan perwakilan rakyat
menyuruh pemerintah agar lebih tegas
dan berani dalam mempajaki rakyat
Soalnya utang pemerintah terus naik dan sekarang nilainya sudah tembus ribuan triliun rupiah.
Yang bikin banyak orang bertanya-tanya, kenapa solusi yang sering dibahas selalu nambah penerimaan pajak?
Padahal di sisi lain masyarakat sudah menghadapi banyak tekanan ekonomi, mulai dari harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, biaya kesehatan, sampai daya beli yang belum sepenuhnya pulih.
mereka ini perwakilan rakyat bukan sih?
BGN Tiba-Tiba Bicara Kantin Sekolah Padahal Charles Honoris Oktober 2025 Sudah Menyampaikan Soal Kantin Sekolah, Giliran APBN Jeblok dan Korupsi Pimpinan BGN Baru Libatkan Kartin Sekolah
Roy Suryo : Maklampir minim baca Undang undang, pengetahuannya nol koma. Kok masih dipakai sebagai lawyer. Pantes saat debat dengan Abdul Ghafur sangadji keok Sinenek ini. ๐๐๐
SANDIWARA POLITIK MURAHAN UNTUK MENYELAMATKAN MUKA ORANG NOMER SATU.
KITA TIDAK PERCAYA KARENA BARU KEMARIN TERIMA BINTANG KEHORMATAN.
INI AKAL2AN DASAR KELAKUAN OTAK CULAS SEMUA โผ๏ธ
@Opposisi6890@Alfa_Rohadi Dugaan:
Kasus jual-beli/gratifikasi SPPG dan mark up harga pengadaan sepeda motor listrik, sepatu, tablet, televisi program MBG.
Menjabat selama 1,5 tahun sejak 2025. Perkiraan per hari bisa nyerok satu milyar rupiah.
Gila !!!
Pembacaan pleidoi oleh Nadiem Makarim kemarin ditutup dengan kalimat yg menyentuh:
"Majelis Yang Terhormat, di tengah segala kesulitan yang dialami negara kita, Yang Mulia diberikan kesempatan untuk memberikan harapan baru untuk Indonesia. Dengan rasa hormat, dengan segala kerendahan hati, saya mohon kepada Majelis Hakim: berikanlah harapan itu kepada kami."
Majelis hakim semoga dapat mendengar dan mempertimbangkan pleidoi yg sdh dibacakan Nadiem. Harapan terwujudnya keadilan itu ada di tangan mereka.