Larilah dengan egomu
Sesalkan masa lalu mu
Semburat sinar senja hanya butuh untaian lisan
Harusnya kau tau dimana letak lemahku
Ada seuntai kata tak tersalurkan
Sesakkan jiwa, hempas semua sendu
Tak mengertikah beratnyablangkah?
Tapi tak apa kukecewa bukan hanya sekali ini saja
Hampir semua tenaga, perasaan, pikiran bahkan harta ku habisakan tuk lupakan.
Hampir 11tahun lalu pertama ku tersenyum melihat tutup hijau di kepalamu masih membuatku tersenyum.
Biar saja jadi kenangan, tertanam.
Durimu membuat lubang.
Terisi serpihan,