bapak ini cerita istrinya kepala sekolah, berani menghentikan mbg di sekolahnya:
- setelah kumpulkan semua wali murid
- mayoritas wali murid setuju mbg dihentikan
- alasannya mubazir karena tidak dimakan anak dan mengganggu waktu belajar
- pas lapor ke dinas pendidikan, dinas malah balik tanya "apakah di sekolah ibu sudah punya program pemenuhan gizi?"
- istrinya jawab "memang kewajiban pemenuhan gizi jadi tanggung jawab sekolah pak?", dinas cuma diam
- pesannya: "menerima mbg adalah hak, bukan kewajiban", jadi kalau mau berhenti tidak usah tuntut pemerintah, hentikan dari sekolah masing-masing