*Ada apa dgn negeri kita... Bos CINA mulai Berani menembakkan senjata di Ruang ktr di Sampali.. ia menyebutnya senjata dari kapolda Viralkan biar dilacak polisi siapa itu. Apakah ada yg kenal dgn polisi?,,, dia menjual nama kapolda👆*
@LULUSAN_SD_@hc_poirot@choymarkochoy
Dalam pernyataan resminya, Lu Kang, Duta Besar Republik Rakyat China untuk Indonesia, menyatakan bahwa Kereta Cepat Jakarta Bandung adalah salah satu bagian dari Belt and Road Initiative (BRI).
Clear and clean.
Rakyat Bpk suruh berhenti makan beras krn mahal, sementara uang rakyat Bpk habiskan bukan utk kebutuhan rakyat tapi utk nambah utang ke China, subsidi mobil listrik dll. https://t.co/rx7EDtpZ1x
Masih ingat video ini?
5 JULI. Lima warga Muaro Jambi yang dituduh mencuri sawit perusahaan PT FPIL, ditangkap polisi.
20 JULI. Warga yang bersolidaritas memblokade jalan perusahaan, ditangkapi polisi.
3 OKTOBER. Saksi-saksi yang meringankan terdakwa, semalam ditangkap polisi.
LOKASI PANTAI LABUAN BAJO DI NTT DIJUAL KE INVESTOR, RAKYAT DIUSIR TIDAK BISA MENGAKSES MASUK. LOKASI TERSEBUT SUDAH DIKUASAI INVESTOR ASENG/ASING
HAMPIR DISEMUA PROVINSI DIBUAT PROYEK STRATEGIS NASIONAL SEPERTI INI, TERNYATA UNTUK KEPENTINGAN ASENG/ASING, BUKAN UNTUK PRIBUMI
Kalau pendapatan hanya Rp 2,7 milyar per hari maka rugi operasional saja sdh Rp 100 juta per hari krn biaya operasional diperkirakan sktr Rp 2,8 milyar per hari.
Artinya makin dijalankan makin rugi.
Pantas saja China minta jaminan APBN krn sudah dipastika rugi.
Pada saat mulai maraknya media sosial di dunia, China memproteksi warga negaranya dengan memblokir media sosial 'impor' dan mengembangkan media sosial lokal. Hingga kini mereka 'tidak kenal' Facebook, Whatsapp, Twitter/X, Instagram, dll kecuali mereka menggunakan VPN yg tentunya hanya dilakukan oleh sedikit orang saja.
Saya memahami kebijakan Xi Jinping ini. Jika saya menjadi pemimpin negara terbesar kedua di dunia dengan total penduduk 1,43 Milyar, saya pun akan melakukan hal yg sama demi sebesar-besar manfaat dan keuntungan bagi rakyat banyak. Xi Jinping tidak mau negerinya hanya menjadi konsumen saja. Negerinya harus jadi produsen, apa pun caranya. Ia sadar, dampak sosial media bukan hanya masalah bisnis besar, melainkan juga tentang behavior rakyatnya.
Lahirlah WeChat sebagai pengganti Whatsapp yg bahkan lebih canggih karena terintegrasi menjadi platform penjualan online dan dompet digital. Pengguna WeChat di China menyentuh angka 1,2 Milyar orang. Lahir pula Youku Tudou sebagai pengganti Youtube. Ada Baidu sebagai pengganti Google (ada mapnya, cloud drive yg mencapai gratis 2 TB, dll). Sebagai pengganti Twitter atau X, China merilis Weibo. Dan platform lain termasuk Douyin sebagai pengganti Instagram yg kemudian versi internasionalnya yg membuat dunia termasuk negara kita resah sekarang-sekarang ini: TikTok.
Douyin atau TikTok-nya China ini sama sekali beda algoritmanya. Sebagai contoh misalnya: Douyin itu mayoritas kontennya pendidikan, skill improvement dan personal growth. Sering kita lihat merebaknya video 'inspirasi dan motivasi' yg talent-nya masyarakat China di Instagram atau TikTok atau Short bahkan di X? Itu salah sedikitnya. Sementara algoritma TikTok (Douyin versi internasional) adalah hiburan dan kelucuan.
Negara yg pertama kali aware dengan 'bahaya' TikTok adalah Taiwan. Taiwan memblokir TikTok di negaranya. Disusul Amerika Serikat, India, dan beberapa negara Uni Eropa, Australia, Selandia Baru, dll walau baru dimulai dari para pejabat dan perangkat ASN-nya. Mereka sadar bahwa algoritma dan misi besar China melalui TikTok ini 'membahayakan' iklim ekonomi dan perilaku bangsanya khususnya generasi muda.
Bagi negara yg tidak melakukan proteksi, mari perhatikan saja. Adakah iklim ekonomi dan behavior masyarakatnya (terkhusus generasi mudanya) berubah? Saya kira tak oerlu dijawab juga kita sudah merasakan akibatnya.
Saya mengajak melihat dari sudut pandang lain. Sudut pandang yg mestinya memacu kita untuk sadar dan naik kelas. Sudut pandang yg meng-encourage kita untuk tidak hanya mengeluhkan apa yg terjadi apalagi hanya 'mencak-mencak' saja.
Segenap lapisan masyarakat sampai elit penguasa harusnya aware, bahwa kita sebagai negara yg penduduknya besar ini jangan sampai menjadi komoditas mereka saja. Mereka serius menciptakan generasi muda di negara yg ingin mereka kuasi untuk nyaman 'rebahan'. Sementara merekalah yg akan 'bangun dan bekerja'.
Bangkit! Kita bisa! Merdeka!
Anies kritisi revisi UU KPK yg jadikan pegawai KPK ASN & posisi KPK di bawah presiden, KPK harus independen seperti dulu lagi..
Yang setuju silahkan retweet!!
Woi @bahlillahadalia kenapa ga kau bawa aja investasi China itu ke kampung bapakmu di Fakfak Papua sana ?
Seperti yang kau katakan jika investasi itu membuka lapangan kerja biarlah warga kampung bapakmu yang menikmati itu.
Yang setuju dengan gue rettwet aja.
😁
Warga Garut mengultimatum Rezim !
#Aksi259 Bela Rempang Di Garut, Kalau Negara Mengusir warga di Rempang, maka warga Garut akan mengusir TKA China dari Garut.
Ini baru Aksi !
#SaveTanahLeluhur#SaveTanahUlayat
Sebarkan Terus Agar Terwujud Perlawanan Rakyat Semesta, Sudah Saatnya People Power Menyelamatkan Negri.!!!
Proyek negara berlabel "ramah lingkungan" seperti kendaraan listrik dan geothermal, atau Eco City seperti IKN dan Rempang, bisa sangat menyesatkan.
Tidak saja klaim itu perlu diuji secara teknis, juga karena dalam prosesnya bisa berdarah-darah dan tak lebih dari proyek oligarki.