rujak adalah salah satu hidangan tertua asli Nusantara yang memiliki sejarah sangat panjang. Makanan ini merupakan kombinasi buah atau sayur segar dengan saus berbumbu manis, asam, pedas, dan gurih. Secara historis, tidak ada satu nama individu (pembuat pertama) yang tercatat dalam sejarah sebagai penemu tunggal rujak. Kuliner ini lahir secara komunal dari kebudayaan masyarakat Jawa Kuno. Berdasarkan catatan filologi dan arkeologi, berikut adalah asal-usul lengkap dan perjalanan sejarah rujak di Indonesia
Ilmuwan Stanford scan otak orang yang suka mengeluh hasilnya bikin merinding. 🧠
Tiap kali mengeluh, otak lepas kortisol yang menyusutkan hipokampus bagian otak yg harusnya bantu kamu mecahin masalah. Makin sering ngeluh, makin tumpul kemampuan kamu benerin hidup sendiri.
Gulma tidak pernah kita pupuk.
Tapi kenapa mereka selalu kelihatan sehat dan subur?
Jawabannya bukan karena gulma tidak butuh nutrisi. Mereka jago bertahan hidup.
Begini alasannya;
Eh, dah tau belom?
Otot kita tuh ternyata bisa ‘ngobrol’ loh sama organ2 lain!
Ya meski bentuk komunikasinya beda dg komunikasi kita, tp obrolan antarmereka tuh penting banget!
Soalnya, tiap kali otot berkontraksi, terutama pas olahraga, otot melepas macem2 sinyal molekuler yg dg sinyal2 itu, otot berkomunikasi dg jaringan lain!
Ini seru banget buat disimak! Haha
Baca utasnya sampe abis yaaa!
Mirip yg gw pikirin.
Guru yg masih ngajar pake hafalin perkalian jadi diejek2 karena ga memicu higher thinking skills.
Tapi bayangin lu ngerjain kalkulus atau aljabar linear yg perlu higher cognitive tapi working memory lu masih kerja penjumlahan berulang untuk 6×7.
Pernah dengar pepatah ini gak?
"Sometimes, holding on does more damage than letting go."
Kadang kita takut menerima takdir kehilangan, atau keinginan yang tak tergapai. Sampai sampai ketakutan dan kekhawatiran itu sendiri yang menggerogoti kebahagian kita, dibanding kalo kita bener bener menerima takdir yang ada.
Mungkin realitanya pahit, tapi kalo kita merangkul kepahitan itu dan berusaha mengatasinya, ternyata ada jalannya.
Hanya saja kadang kita sudah terlalu takut untuk menerimanya dan masih berusaha memaksakan keinginan kita.
Alasan kenapa orang dengan sifat-sifat itu perlu “DIWASPADAI”, bisa dibuat dari SISI PSIKOLOGIS seperti ini:👇👇
1. PENDIAM — biasanya lebih banyak mengamati dari pada berbicara.
2. TATAPAN TAJAM — cenderung fokus membaca situasi dan bahasa tubuh.
3. SUKA MENGALAH — bisa menyimpan banyak hal sampai batas kesabarannya habis.
4. TIDAK SUKA KERAMAIAN — lebih nyaman dengan lingkungan kecil dan orang yang dipercaya.
5. SUKA MENOLONG — sering peka terhadap kebutuhan orang lain, tapi belum tentu mudah dimanfaatkan.
6. PEDULI PADA ORANG — biasanya punya empati tinggi, sehingga cepat menyadari perubahan sikap orang.
INTINYA:👇👇👇
Jangan salah mengartikan diam, mengalah, dan baik sebagai kelemahan. Orang yang tenang pun punya batas.
Mau sehebat apa pun kamu bekerja, kenyataannya kita semua tetap replaceable di tempat kerja.
Hari ini kamu mungkin dianggap penting.
Besok, kalau kamu sudah nggak ada, perusahaan tetap akan mencari orang lain untuk mengisi posisi kamu.
Bukan berarti kerja keras itu nggak penting.
Bukan berarti kamu harus jadi orang yang nggak peduli sama pekerjaan.
Justru, do your best. Kerjakan dengan baik. Bertanggung jawab.
Tapi jangan sampai pekerjaan mengambil seluruh hidupmu.
PERNAH TERFIKIR NGGAK, APA YANG TERJADI DI ACEH SAAT GUNUNG KRAKATAU MELETUS DI MASA KOLONIAL TAHUN 1883?
Teman Kongkow, beberapa hari lalu Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi di mana abu vulkanik menyebar, suara dentuman terdengar, bahkan aktivitasnya sampai mengganggu penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia.
Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang di Aceh sendiri, menjadi landasan darurat bagi pesawat yang tadinya hendak mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Bahkan penumpangnya diinapkan di Asrama Haji Banda Aceh. Namun nih teman kongkow, 140 tahun yang lalu, induknya yaitu Gunung Krakatau pernah meletus jauh lebih dahsyat, yang bahkan menyebabkan bencana alam, menerbangkan abu vulkanik ratusan kilometer dan suara dentumannya konon terdengar hingga Benua Afrika.
Lalu, apa yang terjadi dengan masyarakat Aceh pada tahun 1883 saat Gunung Krakatau ini meletus?
Aceh baru 10 tahun setelah kedatangan Belanda Saat Krakatau Meletus tahun 1883.
Gunung Krakatau meletus pada Agustus 1883, ini tepat setelah 10 tahun Belanda menginvasi Aceh sejak tahun 1873. Maka pada tahun-tahun ini Belanda sedang gencar-gencarnya menyerang beberapa benteng yang dibangun oleh orang Aceh sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajah Belanda.
Dalam catatan R.A. van Sandick salah seorang insiyur Hindia Belanda yang pernah bekerja di Dinas Pekerjaan Air/Waterstaat tentang Krakatau, ia menuliskan bahwa suara letusan Gunung Krakatau terdengar di beberapa pos Belanda di Aceh. Di antaranya Malaboeh atau Meulaboh, Anagaloeng (Aneuk Galong), Kleh Gambing (Gle Kameng), dan Edi (Idi) di pantai timur Aceh. Yang mereka dengar bukan seperti suara gunung meletus melainkan mirip seperti suara pertempuran atau rentetan suara senapan dan tembakan meriam.
Letusan perang & gunungnya terjadi bersamaan, suara perang tanpa peperangan.
Yang menariknya nih teman kongkow, karena Aceh sedang dalam masa peperangan melawan penjajah Belanda saat letusan Gunung Krakatau ini, para komandan Belanda sempat mengira ada benteng mereka yang sedang diserang saat kejadian. Di Kuta Radja atau saat ini dikenal dengan nama Banda Aceh, para komandan militer Belanda itu bahkan mengirim utusan untuk mencari tahu: “Pos mana yang sedang diserang?”
Namun anehnya, suara letusan itu tidak terdengar sama di semua tempat di Aceh. Beberapa kapal Belanda yang berada di sekitar Ulee Lheue justru tidak mendengar suara letusan sama sekali. Jadinya, sebagian tidak tau apa-apa sebagian lainnya mendengar suara seperti perang, tetapi tidak menemukan peperangan. Fenomena membingunkan!
Letusan Gunung Krakatau adalah peristiwa besar, kabarnya seolah tak terdengar.
Teman kongkow, tanpa menafikan dampaknya, bicara tentang letusan maha dahsyat Gunung Krakatau pada tahun 1883 bisa dibilang tidak dirasakan langsung oleh orang Aceh. Bahkan informasi tentang letusan itu tersebar hanya diantara para serdadu Belanda. Sementara masyarakat Aceh masih berjuang membebaskan diri dari serangan yang terus menerus dilakukan oleh Belanda dari berbagai penjuru Aceh. Maka tak salah kemudian, suara letusan yang terdengar hanya seperti suara letusan senjata di benteng-benteng pertahanan. Situasi yang sama juga terjadi saat Tsunami Aceh 2004 silam, kabarnya baru tersebar setelah masuk berita tv nasional dan mancanegara.
Letusan Gunung hingga Tsunami adalah bencana alam yang sama-sama tidak bisa diprediksi kapan terjadi. Namun mengetahui lokasi Aceh, Sumatera dan sebagian pulau Jawa di titik Ring of Fire yang rentan mengalami berbagai bencana alam, pengetahuan tentang prediksi hingga mitigasi harus menjadi bagian dari hidup masyarakat, sehingga bukan hanya cerita lama yang baru diingat setelah bencana terjadi.
Kalau di masa depan ditimpa bencana lagi, apakah kita sudah siap dengan mitigasinya? Atau cukup menyalahkan konser, maksiat yang merajalela atau sejenisnya?
Sumber info:
In Het Rijk Van Vulcaan: De Uitbarsting van Krakatau En Hare Gevolgen Door, Karya: R.A. Van Sandick, 1890 (Terjemahan manual)
Ada penelitian menarik yang menunjukkan bahwa orang yang rutin berhubungan intim, tepatnya mengalami orgasme, ternyata memiliki risiko meninggal dunia 50% lebih rendah.
Definisi rutin adalah minimal 2 kali seminggu.
Beberapa alasan mengapa berhubungan intim bisa menurunkan risiko kematian antara lain:
1. Aktivitas hubungan intim berhubungan dengan aktivitas fisik serta menurunkan tingkat stress. Selain itu juga diduga berhubungan dengan kualitas pernikahan yang lebih baik.
2. Orang yang lebih sehat cenderung berhubungan intim lebih sering
Semoga bermanfaat!
Sumber Ilmiah:
-Sex and death: are they related? Findings from the Caerphilly cohort study.
Anw,
Diantara banyaknyaa berita buruk dan sedih di Indonesia, terbesit 1 berita gemash! 🐘🩶🤍
Nona Seroja,
Gajah 'mungil' di Flying Squad Tesso Nilo adek dari Gajah Domang, puteri dari Mamah Ria genap berusia TIGA BULAN! 🥰
Nona cantik nan menggemaskan dengan berat 'hanya' sekitar 200kg ini sudah mulai suka srudak sruduk sperti Abangnyaa 😭
Pak Ata dan Opung Erwin sudah berulang kali menjadi korbannyaa 🤣
Wishes buat Nona Roja sederhana saja,
Tetap sehat dan ada, Nona Roja harus jadi mama juga nantinyaa 🥰
Tapi kata Opung jangan tumbuh besar cepat-cepat, kami masih ingin melihat setiap tingkah lucu adek Roja 🐘🩶🤍
Selamat monthversary, Nona Seroja! 🥳🎂
Cr:
Ig official Tesso Nilo
Setiap pria maskulin selalu memiliki Plan B jika situasi kondisi sudah tidak menghormati batasan dan mengganggu kedamaiannya.
Realitas akan bercermin pada apa yang pria putuskan. Berbuat baik saja tidak cukup jika apa yang kamu tawarkan hanya dimanfaatkan mereka.
Pria besar membangun relasi dan legasi bukan membagi dan kehilangan hormat.
Inilah kenapa setiap pria maskulin selalu membawa standar hidupnya sendiri sebagai realitas yang dia tawarkan. Dan ketika para wanita sulit mengubah standar hidupnya, dia akan berkata narsistik, toxic dan kejam.
BGN dan Koperasi Merah Putih: Proyek Ambisius yang Gagal di Lapangan
BGN: Program Rp335 Triliun yang Meracuni Anak Sendiri
BGN minta anggaran hampir dua kali lipat — dari Rp171 triliun jadi Rp335 triliun — tapi hasilnya bukan makin aman, malah makin banyak korban. Sejak Kepala BGN baru menjabat 22 Juli 2026, dalam waktu kurang dari dua bulan sudah ada 5.482 korban keracunan dari 71 kejadian. Insiden di Semarang saja menghantam 707 orang sekaligus.
Yang paling memalukan: BGN sendiri mengaku lebih dari 80% penyebab keracunan adalah pelanggaran SOP bukan nasib sial, tapi kelalaian yang dibiarkan berulang. Lebih parah lagi, setelah setahun lebih program berjalan, hampir dua pertiga SPPG masih belum punya sertifikat higiene sanitasi. Artinya BGN tahu dapurnya banyak yang tidak layak, tapi tetap dibiarkan memasak untuk jutaan anak setiap hari.
Pola kerjanya cuma satu: tunggu ada anak masuk rumah sakit, baru bikin pernyataan tegas soal "zero tolerance", lalu kejadian yang sama terulang di provinsi lain minggu berikutnya. Ini bukan tata kelola keamanan pangan, ini manajemen krisis reaktif yang dibayar Rp217 triliun per tahun dari uang rakyat.
Koperasi Merah Putih: Gedung Berdiri, Isinya Kosong
Puluhan ribu unit koperasi dikejar berdiri demi angka proyek strategis nasional, tapi ekonom sudah wanti-wanti: masalahnya bukan bangunan, tapi orang di dalamnya yang belum siap. Gedung, gudang, dan cold storage bisa dibangun dalam hitungan bulan sementara manajer yang akan menjalankannya baru selesai direkrut belakangan, itu pun masih harus dilatih dulu.
Kajian kebijakan independen bahkan menyimpulkan sesuatu yang ironis: program yang namanya "koperasi" ini justru melemahkan prinsip dasar koperasi keanggotaan sukarela, pengelolaan demokratis, kemandirian ekonomi karena dipaksakan top-down dengan target pembentukan massal tanpa mempertimbangkan kondisi tiap desa yang berbeda-beda.
Sekarang RUU Perkoperasian mau memberi koperasi ini wewenang kelola tambang, plasma sawit, sampai rumah sakit.
Tata kelola di level dasar saja belum beres, tapi mandatnya sudah mau diperbesar. Ini resep klasik proyek mercusuar yang rawan jadi ladang penyimpangan.
klo hidup itu soal waktu,
baiklah kita coba mulai dari:
-waktunya kurangin GULA
-waktunya perbanyak minum AIR PUTIH
-waktunya RAJIN OLAHRAGA
-waktunya perbaiki IBADAH
-waktunya kurang²in DRAMA
-waktunya RAPIHKAN pakaian & penampilan
-waktunya pinter² MENGATUR WAKTU
-waktunya perbaiki KARIR
-waktunya perbaiki FINANSIAL
-waktunya mulai SECUKUPNYA dalam hal apapun yg ga ada manfaatnya buat 5-10thn kedepan.
*sedikit usaha lebih baik, daripada hanya berdiam diri menunggu MATI !
Cowok itu paling sering
1. Nunda periksa sampai gejalanya parah
2. Mengabaikan kesehatan mental karena merasa harus "kuat"
3. Acuh berat badan dan lingkar perut sampai sering "offside"
4. Menganggap sakit sebagai "ah, paling masuk angin"
5. Jarang olahraga tapi berharap badannya tetap fit
6. Anti cek tekanan darah, gula darah, dan kolesterol sebelum muncul masalah.
7. Tidak memperhatikan kesehatan seksual dan reproduksi sampai ada keluhan.
8. Mau ditepuktangani ketika pidato 😌
Semoga setiap muslimah senantiasa diberi taufik untuk menjadi penyejuk hati bagi keluarga, menghadirkan keharuman akhlak, bijak dalam mengelola amanah, serta menjadikan rumah sebagai tempat yang penuh ketenangan dan keberkahan.
Simak Selengkapnya:
https://t.co/cdeiFktNDI
Jangan takut berjalan dalam diam.
Tidak semua perjuangan harus disaksikan, dan tidak semua keberhasilan membutuhkan tepuk tangan.
Karena nilai sebuah pencapaian bukan pada seberapa banyak orang yang melihat, tetapi seberapa tulus kamu menghargai proses yang telah kamu lewati.