Cewek.....
Akan jauh lebih respect kalau kamu datang ke hidupnya dengan jelas, niatmu apa. karena bagi mereka, kepastian bukan selalu berarti buru-buru menikah atau harus segera berpacaran. seringkali kepastian hanya sebatas arah, agar dia tau bagaimana harus memposisikan diri haruskah menunggu dengan tenang, atau justru pergi dengan ikhlas.
@tanyakanrl Nikmatin aja sakitnya. Dari awal km tau itu salah, tp dengan sadar kamu sambut rasa itu, km jalani. Yg satu deketin, yg satu buka pintu. Nikmati prosesnya, semoga dengan ini km bisa petik pelajarannya. Gak ada cara instan yg mudah, itu harga yg harus km bayar.
ketika orang tulus kehilangan pasangannya hal yg akan dilakukan adalah; dia akan banyak habisin waktu untuk nenangin dirinya sendiri, bahkan untuk orang baru pun dia kesulitan membuka hatinya lagi, karena bagi orang tulus, kehilangan pasangan sama seperti kehilangan jati diri.
cantik banget doa nya :
“Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ketidakpastian masa depan, dari keputusan yang keliru, dari perihnya kenyataan, dari pahitnya kekecewaan, dari hati yang berbolak balik, dari penghianatan manusia dan cinta yang salah.”
orang bilang "jangan terlalu lama nutup hati, ga semua yang datang bakal sama kayak yang kemarin", tapi mereka gatau, yang hancur bukan cuma percaya ke orang lain, tapi percaya ke diri sendiri juga ikut jatuh, sekarang setiap ada yang deketin, selalu mikir "kalo yang kemarin aja bisa segitunya nyakitin, berarti siapapun bisa", jadi ini bukan soal belum move on, ini soal belajar ngerasa aman lagi.
karena kenyataannya ngga semua orang akan selalu ada, dan ngga semua hal berjalan sesuai yang kita mau. dari situ kita pelan pelan belajar buat ngandelin diri sendiri, nenangin diri sendiri, dan nguatin diri sendiri.
jangan pernah kamu sengaja menghilang atau pura-pura sibuk hanya untuk menghindari seseorang yang menyayangimu, jangan mainin perasaan orang yang tulus sama kamu, dia menunggu kabarmu sampai ketiduran, karena dia takut mengganggumu.
apa kamu gak tau dia kangen?
pernah gak sih kamu mikirin perasaannya?