@Sipitungscbd Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) bilang harga yang lebih rendah yang menang. Laporkan ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen.
Jadi, secara ontologis, orang terkaya bukanlah yang punya harta benda (atau hal apa pun) paling banyak, melainkan yang paling sedikit kebutuhannya untuk mencapai perasaan puas.
Lagi-lagi timing matters.
Dulu gw kerja di oren, ketika badai layoff 2023 dan banyak divisi dihapus gw gak kena. Tapi gw melarikan diri dan pindah FMCG. Post-covid, industri ini recovernyanya luar biasa. Gw lucky karena berkesempatan dapet fast track.
And right now, gw juga memutuskan untuk melarikan diri dari FMCG. Buying power menurun, ekonomi susah growth, itu kerasa bgt di bisnisnya.
Conditions are always conditioning. Semoga kita semua bisa cepat tanggap bereaksi terhadap perubahan. Makanya emang "self-dev advices" itu mungkin akan terasa represif dan destruktif, cuman ya mau gmn lagi.
OTW JADI DRAKOR EDAAAAN
Jangan pernah remehin bocah yang duduk di bangku paling belakang. Dosen ini udah jadi buktinya 😭😭
#NotesFromTheLastRow sudah rilis 6 episode di Netflix
Gara gara satu tulisan yang terlalu bagus buat diabaikan, hubungan dosen mahasiswa ini malah berubah jadi drama obsesi penuh rahasia, gak sehat dan permainan psikologis. Setiap episode bikin makin suudzon ke semua karakter 🔥
Cast: Choi Min Sik, Choi Hyun Wook
bro… aku dulu minus 20% di saham “blue chip”, itu bukan cuma rugi duit. Itu bikin hidupmu ga tenang 24 jam sehari.
aku pernah di situasi itu:
- ga bisa tidur
- mood swing parah
- bahkan ketemu keluarga pun jadi sinis
sekarang aku belajar keras: cut loss di -10% itu self-love.
tim “hold sampai mampus” masih ada? ngakuuu?? 😄😄
Susah diukur karena seringkali kandidat jago faking good pas interview. Tapi kalau mau dibedah, biasanya kita gali lewat Locus of Control & Respon terhadap Kegagalan.
Coba cek 3 poin ini pas interview (pake teknik BEI/STAR):
1. Diksi "Saya" vs "Mereka/Situasi" saat Masalah Muncul
Tanya tentang kegagalan terbesar mereka.
🚩 Red flag: "Projectnya gagal karena tim marketing telat kasih data." (External Locus of Control — menyalahkan keadaan).
✅ Green flag: "Saya kurang proaktif nge-chase tim marketing, jadi datanya telat. Dari situ saya belajar buat..." (Internal Locus of Control: dia ambil porsi tanggung jawabnya).
2. Inisiatif di "Area Abu-abu"
Tanya: "Pernah nggak ada kerjaan yang sebenernya bukan job desc lo, tapi lo kerjain karena kalau nggak dikerjain bakal berantakan?"
Orang yang ownership-nya tinggi biasanya "gatel" kalau liat ada bola liar jatuh, meskipun itu bukan tugas utamanya.
3. Investasi Emosional
Perhatiin gimana dia cerita tentang achievement masa lalu. Apakah nadanya bangga kayak nyeritain "anak sendiri" (territoriality), atau datar kayak cuma nyelesain checklist?
Intinya, cari orang yang merasa "sakit" kalau kerjaannya jelek, bukan yang cuma takut dimarahin kalau kerjaannya jelek.
Gimanapun cara nyaringnya, chance dapet zonk itu akan selalu ada. Buat saya pribadi, paling efektif referral check atau simply ambil anak lulusan MT.
One thing yang suka lupa adalah, sense of ownership team member itu bisa turun/hilang kalo ga kita jaga motivasinya.
Caranya jagainnya sangat case by case tergantung sikon environment perusahaan dan karakter si team member karena tiap orang punya "drive" yang beda2. Boleh baca The Four Faces of Motivation: (Needs, Desires, Wants, and Fear).
Bisa dengan cara jagain dari rusuhnya politik kantor, accomodate interestnya, support growth nya, dll.
Kalo kata Harvey Specter: “Loyalty is a two-way street. If I’m asking for it from you, then you’re getting it from me.”
HR: We lost a talented employee today.
CEO: What happened?
HR: She couldn’t cope with the overwhelming workload.
CEO: But we pay well for this job.
HR: It’s not about the money. She felt like her voice didn’t matter, like no one was really listening.
CEO: That’s unfortunate, but we have targets to hit.
HR: Targets are important, but so are our people. We’re losing them to burnout while we chase numbers.
In the race for results, let’s not forget the people behind those results. No job is worth sacrificing your well-being.
When was the last time you took a step back to care for yourself at work?
Stop bayar Google One.
Gue gue pernah panik gara2 Google Drive gue penuh dan ga bisa terima email. Hampir aja gue subscribe bayar Google One buat upgrade kapasitas drive.
Ternyata gak perlu.
15GB gue yang "penuh"? 11GB-nya sampah yang Google sembunyiin.
Gue bersihin dalam 20 menit. Gratis. Tanpa hapus file penting.
Gini caranya:
ceritain kantor lu yg greenflag itu ✅💚🫵
1. salary up to 3-4x umr jakarta
2. bonus per quartal up to 1-2x gaji
3. ada yg remote, ada yg ngantor
4. gratis ikut event ke negara lain
5. urusan kantor, naik bluebird bisa reimburse
6. ada gym super lengkap
7. ada apart di subsidi kantor
8. pokoknya urusan kerjaan, bisa reimburse
9. ‘lingkungannya’ international
@erlanishere Catatan emas:
1981 ≈ Rp4–5 ribu/gram → 2026 ≈ Rp3 jt/gram
Rp25 juta tahun 1981 punya daya beli setara dengan ±Rp1,4–1,6 miliar di 2026
Inflasi sdh mengubah jutaan menjadi miliaran. Menyimpan uang tunai = pasti kalah. Rumah mengimbangi inflasi. Emas mengalahkan inflasi. 🤔