134 warga lemas dan 1 balita meninggal usai menyantap menu MBG yang dibagikan lewat posyandu.
Program makan bergizi seharusnya menyelamatkan generasi.
Bukan malah bikin warga masuk IGD massal.
Kalau distribusi dan pengawasannya amburadul, yang dibagi bukan gizi.
Tapi bencana.
Tak Mampu Bayar Tunggakan, 2 Siswa Madrasah di Padang Dikeluarkan Dari Sekolah
Raut kesedihan membasahi wajah dua orang siswa MAS Madrasah Aliyah Al-Furqon, beralamat di Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senen 4-5-2026.
Kenapa tidak, wajah polos itu terdiam saat dikeluarkan oleh pihak sekolah, disebabkan belum membayar tunggakan.
Kasus ini, menjadi catatan hitam dunia pendidikan. Bahkan, menggemparkan warga, sebab dua orang anak yang tumbuh besar dan berkembang di salah satu Panti Asuhan, tak mendapat kompensasi keterlambatan membayar tunggakan
Saat ini kedua siswa berada di Panti Asuhan Nur Ilahi kurao Nanggalo Padang
Abi Renol Putra SPd, Pimpinan Yayasan, membenarkan pemberhentian dua siswa. Tidak saja, kekecewaan yang dirasakan, juga mencoreng wajah pendidikan di Kota Bingkuang ini...
padahal pemerintah kota padang telah menjamin biaya pendidikan bagi siswa yang tak mampu...
Biadab.. !! 😡😡😡 Dari kemarin gak viral2 ini kasusnya!! Bantu UP gaesshh.. !! Sampe pelaku di hukum seberat2nya!
Seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial AKS (12), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI di wilayah Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, dilaporkan mengalami depresi. Korban cenderung mengurung diri di dalam kamar, kerap melukai tubuhnya dengan cara mencakar, serta sering menangis histeris karena ketakutan.
Tante korban berinisial VN mengungkapkan bahwa korban sebelumnya tinggal bersama keluarga di perumahan milik terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Namun, sejak kasus ini mencuat, keluarga memutuskan pindah dan kini tinggal di rumah nenek korban di Kota Kendari.
Selama berada di rumah neneknya, korban disebut enggan keluar rumah dan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. Saat bersama keluarga, korban cenderung diam dan tidak ingin bercerita.
VN menuturkan, kondisi korban justru memburuk saat berada sendirian. Korban kerap menangis histeris, menunjukkan rasa takut berlebihan, bahkan melukai tubuhnya sendiri hingga menimbulkan luka.
“Kondisi korban semakin memprihatinkan karena mengalami depresi berat. Ia sering mencakar tubuhnya dan menangis histeris karena ketakutan,” ujar VN, Minggu (3/5/2026).
Baca selengkapnya di https://t.co/sQhrdmxzRA
Ibu Guru Atun yg dihina oleh muridnya: saya sedih tapi ikhlas. Ibu yg dihina, hati saya yg sakit, Masya Allah, ibu baik banget, sungguh mulia dan ikhlas, sehat selalu ibu.🤲
Kenapa ya anak anak jaman sekarang? amit amit sakit hati banget liatnya, guru diginiin 😔
Sman 1 purwakarta atau smansa ini sma favorit disana, kacau banget, ini harus dikasih efek jera gak sih? jahat banget, tegaaaa begini sama guru. nangisss 😭
#Breaking 🚨According to this report, the latest attacks have been carried out by Hezbollah on Israel, which suggests that a lot of damage has been caused and destruction has been caused by the explosion of cylinders in houses. At least 81 Israeli soldiers have been killed in this.
Video Pengeroyokan Karyawan di Lingkungan Kerja, Korban Tak Berdaya Dihujani Pukulan
NASIONAL – Sebuah video singkat yang memperlihatkan aksi kekerasan di area yang diduga merupakan lingkungan sebuah perusahaan mendadak viral di media sosial. Dalam video berdurasi kurang dari satu menit tersebut, seorang pria berseragam kerja tampak menjadi sasaran pengeroyokan oleh beberapa orang pria lainnya.
Dalam rekaman yang beredar, korban yang mengenakan kemeja putih dengan aksen abu-abu dan celana hitam tampak duduk di sebuah kursi tunggu. Tanpa perlawanan berarti, korban berkali-kali menerima pukulan dan tendangan dari setidaknya tiga orang pria.
Salah satu pelaku terlihat bertelanjang dada, sementara pelaku lainnya mengenakan kaos berwarna gelap. Korban hanya bisa menunduk dan melindungi kepalanya dengan tangan sambil sesekali terdengar suara rintihan meminta ampun.
Meski sempat mencoba berkomunikasi dengan gestur memohon, para pelaku tampak tetap emosional dan terus melayangkan serangan fisik ke arah wajah dan tubuh korban.
Lokasi dan Identitas Belum Diketahui
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai lokasi pasti kejadian tersebut. Namun, melihat dari atribut seragam yang dikenakan korban dan latar belakang ruangan yang menyerupai area fasilitas kantor atau pabrik, kejadian ini kuat dugaan terjadi di lingkungan perusahaan swasta.
Beberapa petunjuk visual seperti papan petunjuk arah "Jalur Evakuasi" dalam bahasa Indonesia memperkuat dugaan bahwa peristiwa ini terjadi di wilayah Indonesia.