Selamat kpd POLRI yg tlh menjebol tembok penyembunyian harta2 yang diduga hasil korupsi di sebuah kafe dan beberapa titik lainnya. Selamat kpd KEJAGUNG yang terus memburu koruptor di BGN dan MBG. Silahkan berlomba utk saling bongkar korupsi. Itu bagus utk pemberantasan korupsi.
5 musim adalah sebuah statement,
dari Persija dan Adidas.
Dalam jangka waktu yg panjang itu,
seharusnya, mereka bisa kasih kita, produk yg luar biasa,
makanya, kuncinya ada di dalam waktu development yg panjang.
Setelah ini Jakarta 500 tahun,
setelah ini Persija 100 tahun.
Tidak mgkin momen luar biasa spt itu dilewatkan bgitu saja,
kami tunggu buah karya kolaborasi kalian.
Kami, para jersey enthusiasts
bener2 antusias menyambut akan spt apa sih jersey Persija utk musim yg baru,
dan dr kerjasama ini,
semoga baik utk bola lokal Indonesia.
Sebagai mantan kolektor Jersey Persib yang sudah 5 tahun terakhir ini vakum, justru saya senang Persija kerjasama dengan Adidas.
Mau apapun bentuk kerjasamanya, itu salah satu tanda kemajuan bahwa sepakbola Indonesia mulai dilirik. Brand sebesar Adidas yang mau melirik pangsa pasar di Industri Sepakbola Indonesia menjadi bagian perjalanan yang perlu di apresiasi.
Jika medio 2016-2024 Persib mempertahankan Sportama sebagai salah satu brand yang memang Persib 'bentuk sendiri', atau AZA sportwear dengan Persebaya nya, justru di 2025/2026 Persib berani melepaskan Sportama dan menggaet KELME untuk mengarah ke perjalanan yang lebih jauh.
Saya melihat, Self Production sudah tidak lagi menjadi prioritas untuk Persib seperti tahun-tahun sebelumnya, jika sebelumnya Persib 'ngarawu ku siku', tahun 2025/2026 Persib memandang penjualan merchandise dari sisi yang lain. Sehingga fokus pengembangan bukan lagi di tahap R&D dan produksi, tapi ke Pemasaran.
Dan terbukti kan, penjualan jersey Kelme di tahun ini meledak berbanding lurus dengan prestasi Persib.
Kembali ke Adidas dan Persija,
Dari segi geografis saya melihat Persija sebagai salah satu wajah sepakbola Indonesia karena letaknya di Ibu Kota dan jumlah supporternya yang banyak, makanya sangat-sangat wajar jika Persija menjadi salah satu tim yang seharusnya menarik dari sisi sponsorship.
Justru manajemen Persija bisa disimpulkan 'Bodoh' jika tidak mampu menggaet sponsor besar dengan lokasi strategis di Jakarta dimana perputaran uang satu Indonesia mungkin terbesar ada di Jakarta.
Saya pernah komunikasi via DM dengan @Bola_Jakarta diskusi soal sponsor yang nempel di jersey Persib dan Persija di tahun 2024 yang pada intinya, sponsor akan melihat apa yang bisa dirasakan dampaknya paling besar terhadap brand mereka. Makanya manajemen Persib menjadikan Jersey lebih dari kaos bertanding dan merchandise supporter, tapi juga 'Papan Iklan' berjalan.
Untuk Bobotoh, sekeras apapun kalian mencari celah lewat "Jersey Template" atau "Kerjasama Jual Lepas" ketika 'panas' melihat dapur tetangga sedang memasak, tidak akan berpengaruh untuk PERSIB jika kalian tidak mengeluarkan uang lebih banyak untuk Jersey Persib Original yang sudah lengkap mulai dari SV, Replika, hingga PI dan lebih memilih KW sambil bilang: "Nu ieu mah mirip pisan siah anjir jeung nu asli na".
Dan untuk Teman² Jakmania, sekeren apapun Jersey Adidas Persija nanti, tidak akan membantu keuangan PERSIJA jika kalian lebih bangga menggunakan kaos korwil dibandingkan Jersey Original Persija itu sendiri.
Akhirul Kalam, Pandanglah kemajuan setiap klub sebagai ekosistem yang baik untuk kemajuan sepakbola dalam negeri.
Saya perlu diingatkan dan kita perlu saling mengingatkan.
Untuk perjalanan menuju Rivalitas yang sehat.
Salam.
tuhan melindungi setiap langkah mereka yang turun ke jalan hari ini. terima kasih sudah memperjuangkan kepentingan semua orang. doa baik selalu. ✊🇮🇩 tinju ke atas.