punya tetangga yang tiap pagi anjingnya dikeluarin cuma buat berak. aku pas lewat.
aku: “eh lagi main di luar ya? mau pup ya?”
tetangga: “ada masalah emangnya mb?”
aku: “gak secara langsung sih, tapi keinjek-injek lho itu.”
tetangga: “kan keliatan, ya jangan diinjek.”
aku: “lah ya kalau lagi bawa kendaraan pasti keinjek dong bu, itu kan pupnya di mana-mana bekasnya.”
tetangga: “islam repot banget ya hidupnya.”
aku: “menggebu kok bawa agama, bu. islam ngajarin beradab, bukannya repot.”
tah tai anjing.
"Kalau mau di-takedown, harus yang bersangkutan sendiri yang datang dan minta maaf!"
Perkembangan terbaru terkait kasus viral dugaan sikap arogan oknum anggota DPRD Gunungkidul inisial S terhadap penjual bakmi di Playen!
Pengunggah postingan, Erwin Widodo, mengungkapkan bahwa pihak keluarga oknum dewan tersebut (putrinya bersama suami) sudah mendatangi rumahnya. Bahkan, beberapa saat kemudian petugas Babinsa juga turut hadir di lokasi.
Namun, pihak korban/pengunggah menegaskan sikapnya: mereka tetap menolak memboikot atau menghapus (takedown) postingan tersebut sebelum yang bersangkutan, (oknum Dewan), yang datang dan meminta maaf secara langsung atas perbuatannya.
Kronologi Kasus:
Awal Kejadian:
Pada Kamis malam (13/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, oknum anggota DPRD Gunungkidul (inisial S) makan di warung "Bakmi Mbak Tri Gading VI", Playen.
Pemicu Masalah:
Saat membayar, pihak warung kehabisan uang kertas pecahan Rp1.000, sehingga sisa kembalian Rp8.000 diberikan dengan tambahan 2 keping uang logam Rp500. Pelayan warung sudah menyampaikan permohonan maaf terlebih dahulu sebelum memberikan kembalian.
Respon Arogan:
Oknum dewan tersebut diduga tidak terima, melemparkan uang logam ke meja, membentak pelayan warung, hingga mengeluarkan kalimat "Kamu tahu siapa saya?".
Bukan yang Pertama:
Pihak warung menyebut perlakuan tidak sopan ini bukan pertama kalinya terjadi setiap kali oknum tersebut mampir.
Viral di Sosmed:
Pihak keluarga pedagang mengunggah kejadian ini ke media sosial hingga viral dan mendapat sorotan publik luas karena dinilai tidak menghargai pedagang kecil alias wong cilik.
**Copas
Foto sekedar pelengkap
Penjahit bali yang viral maki pelanggan, akhirnya berikan klarifikasi saat ditemui AWK. Tak mau minta maaf!!
▪︎Kronologi versi penjahit : Mengaku tersinggung karena pelanggan datang dant Vira meminta jahitan saat ia sedang makan, menilailag pelanggan tidak sopan.
▪︎Kronologi Versi Pelanggan : Dia memasukkan permak jahitan dijanjikan 1 hari, sampai 4 hari belum dikerjakan, saat minta cancel order, penjahit marah marah.
*Yaelah buk, gak tau diri banget ibunya, udah salah plus hina suku jawa dan gak mau minta maaf, miris banget liatnya
BREAKING🚨
DIDUGA KARENA ORANG TUANYA KRITIS TERJADAP PROGRAM MBG, MURID DISALAH SATU SD DI PEMALANG DIBERHENTIKAN DARI SEKOLAH❗
Seorang Siswa SD Di Kec. Randudongkal, KAB. PEMALANG Diberhentikan dari Sekolah oleh pihak Sekolah.
Ini kronologinya 👇🏼
Semoga masalah ini segera selesai.
Semoga anak itu bisa kembali bersekolah.
Karena satu anak kehilangan akses pendidikan bukanlah persoalan kecil.
Apalagi di Kabupaten Pemalang, sektor pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Pemalang tercatat berada di posisi paling bawah dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Tengah. Salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah sektor pendidikan.
Dan ironisnya, angka putus sekolah di Kabupaten Pemalang masih menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BPS Jawa Tengah tahun 2025:
• SD: 3.739 anak
• SMP: 9.623 anak
• Total ATS/LTM: 13.362 anak
Angka ini bukan sekadar data.
Di balik angka itu ada anak-anak yang kehilangan kesempatan belajar, kehilangan masa depan, dan kehilangan hak dasar mereka.
Maka ketika ada satu anak lagi yang terancam kehilangan hak sekolah karena konflik orang dewasa, kita semua patut prihatin.
Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah.
Pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama.
Jangan biarkan satu anak tertinggal.
Karena masa depan Pemalang ditentukan oleh bagaimana kita menjaga hak pendidikan anak-anak hari ini.
"INI BUKAN BECANDAAN"
Ngeliat pegawai SPPG ketawa sambil nginjek keranjang isi melon itu keterlaluan banget‼️
Gak ada respect sama makanan, apalagi soal kebersihan‼️
Harus diproses📌
Jangan ditutup-tutupi📌
Ini soal tanggung jawab, bukan lucu-lucuan‼️