“Kita tak pernah mengerti. Kau dan aku menyakitkan”
.
Kayak mimpi manggung di Prambanan Jazz. Padahal seingat saya, yang jazz dari saya cuma mobil. Tapi terima kasih karena sudah diberi kesempatan. Sungguh sebuah keseruan yang hakiki. Terima kasih juga, Dulur Jogja ❤️