temenku pernah bilang: “saya tau kalau saya punya tempat buat bersujud. tapi saya juga ingin dipeluk.”
kalimat itu bikin aku langsung mewek, manusiawi banget. iman kuat, tapi tetap butuh pelukan & kehangatan manusia. keduanya penting.
Hati-hati sama orang yang HIGH FUNCTIONING DEPRESSION.
Mereka keliatan produktif & baik-baik aja dan normal, tapi sebenarnya lagi struggle sendirian tiap hari.
Gini gue jelasin ya:
Jabatan bisa hilang, karir bisa koyak, kekayaan bisa habis. Tapi caramu memperlakukan manusia itu abadi. Tetaplah rendah hati, biarkan yang tinggi itu langit.
Ada satu kalimat di When Life Gives You Tangerines yang begitu menyentuh banget:
"Jika bagimu anakmu adalah anugerah yang tak ternilai, ingatlah bahwa anak perempuan yang menjadi menantumu juga merupakan permata berharga di mata orang tuanya."
Kalimat ini sederhana, tapi maknanya dalam sekali.
di kesempatan berikutnya, semoga aku menjadi seseorang yang direngkuh tanpa keraguan, dihargai tanpa harus meminta, dan dicintai tanpa ada syarat tersembunyi. aku ingin menjadi rumah bagi hati yang tulus, tempat dimana kehangatan bukan sekadar basa basi, dan perhatian tak pernah setengah hati.
Tidak semua kebaikan datang dengan wajah yang menyenangkan.
Berhenti bertanya "kenapa ini terjadi?" dan mulai bertanya "apa yang sedang Tuhan siapkan?"
aku baru sadar
ternyata orang nangis tu ga selalu karna sedih, bisa jadi karna akumulasi dari kemarahannya, tumpukan rasa frustasinya atau bisa jadi karna rasa capek yang lagi dialamin.
Entah kenapa, tulisan ini lewat di waktu yang pas. 🥀
"dari banyaknya manusia di dunia ini, ternyata yang paling pantas untuk terus dinasihati adalah diri kita sendiri."
QS Asy-Syura ayat 30. 🥺
tugas kita cuma berbuat baik dan tulus kepada orang yang datang ke hidup kita. mau dibalas dengan kebaikan, kejahatan, penipuan, atau sebaliknya, itu urusan mereka dengan tuhan.