Teman-teman, di daerah kalian tidak terjadi kelangkaan BBM? Bensin, solar, gas di daerah ku susah sekali di dapat. Apa di daerahku saja yang susah yah?
Tidaklah sepantasnya bagi figur publik (Umara, ulama, politisi, akademisi, kaderisasi, dan lainnya) untuk untuk selalu menjadikan candaan sebagai argumentasinya, karena setiap ucapan yang di sampaikan di depan publik akan mengundang perdebatan yang akan memecah masyarakat..
Jika air hanya secangkir, sesendok garam saja sudah cukup untuk mengasingkannya tapi jika airmu ada setelaga jangankan sesendok bahkan seember garam pun tak cukup untuk mengubah rasanya.
Utas 1
Imam Asy syafi'i berkata:
akhy! Engkau tidak akan meraih ilmu kecuali dengan 6 perkara, aku akan mengajarkan kepadamu dengan jelas, kecerdasan, semangat, kesungguhan, bekal harta, bimbingan guru dan waktu yang panjang.
Hari pertama puasa selalu membawa rasa yang berbeda. Lapar dan dahaga menjadi latihan sabar, sementara hati belajar lebih peka dan bersyukur. Semoga langkah awal di bulan suci ini dipenuhi niat yang tulus, amal yang ikhlas, dan harapan akan ampunan serta keberkahan.
Hari pertama puasa adalah awal perjalanan menata diri. Bangun lebih pagi, menahan lapar, menjaga lisan, dan menguatkan niat. Di balik rasa haus, ada pelajaran tentang sabar dan syukur. Semoga hari ini menjadi langkah kecil menuju pribadi yang lebih bersih dan penuh makna.
Hari pertama puasa terasa berbeda. Ada kantuk setelah sahur, ada lapar menjelang siang, namun ada pula semangat baru yang tumbuh di hati. Ini bukan sekadar menahan haus dan lapar, tapi belajar mengendalikan diri, menjaga kata, dan memperbanyak doa.
Untuk mendukung suatu organisasi atau kelompok tertentu atau bahkan dalam lingkup pemerintahan, maka perlu persatuan perspektif demi keberlanjutan organisasi atau kelompok atau bahkan lingkup pemerintah tersebut demi menjaga keberlangsungan organisasi tersebut.
Langit masih pucat, embun belum kering. Di sudut jalan, tukang sapu bekerja dalam diam. Setiap ayunan sapunya bukan sekadar membersihkan debu, tapi menghadirkan kenyamanan bagi banyak orang. Pagi mereka sederhana, namun maknanya luar biasa bagi kota yang kita cintai.
Di saat kota masih menguap dan jalanan belum ramai tukang sapu sudah lebih dulu menyapa pagi. Dengan langkah sederhana dan sapu di tangan ia membersihkan jejak semalam agar kita berjalan nyaman hari ini. Kerjanya sunyi, tapi jasanya nyata. Hormat untuk pejuang pagi tanpa pamrih.
Fajar belum sepenuhnya terang, tapi tukang sapu jalanan sudah menunaikan tugasnya. Di antara udara dingin dan sepi pagi, ia menyapu harapan di setiap sudut kota. Tanpa sorotan, tanpa tepuk tangan, ia menjaga kebersihan demi kenyamanan bersama. Terima kasih, pejuang pagi.
Hujan turun di pagi hari bukan alasan untuk bermalas-malasan. Rintiknya adalah pengingat bahwa hidup tetap berjalan, meski langit mendung. Bangkit, rapikan niat, dan mulai langkah hari ini. Produktif bukan soal cuaca, tapi soal tekad dan semangat diri.
Pagi ini hujan menyapa bumi dengan lembut. Jangan biarkan dinginnya membuat semangat ikut redup. Justru di tengah rintik itulah kita belajar disiplin dan konsisten. Melangkahlah tetap pasti, karena kesuksesan tak pernah menunggu cuaca cerah.
Hujan pagi hanya membasahi jalan, bukan membasahi semangatmu. Jangan jadikan mendung sebagai alasan untuk menunda. Tetap bangun, tetap bergerak, tetap berjuang. Karena masa depan dibentuk oleh tekad, bukan oleh cuaca yang datang dan pergi.
Bulan Ramadhan segera hadir, membawa cahaya keberkahan dan kesempatan memperbanyak amal. Saatnya menata hati, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian kepada sesama. Semoga Ramadhan kali ini menjadikan kita pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan penuh syukur.
Ramadhan kembali menyapa, membawa kesempatan memperbaiki diri, memperkuat iman, dan menebar kebaikan. Mari kita sambut dengan hati bersih, niat tulus, serta semangat berbagi. Semoga setiap langkah ibadah menjadi jalan mendekat kepada-Nya. Penuh harap dan syukur. semua!!
Budaya menunda sering muncul karena merasa masih ada waktu. Padahal kebiasaan ini membuat pekerjaan menumpuk, menurunkan kualitas hasil, dan memicu stres. Perubahan kecil seperti disiplin waktu dan komitmen menyelesaikan tugas dapat menjadi langkah awal memutus kebiasaan menunda.
Budaya menunda masih menjadi kebiasaan yang sering dianggap sepele orang hari ini. Pekerjaan, tugas, hingga keputusan penting kerap ditunda hingga batas waktu mendesak. Jika terus dibiarkan, kebiasaan ini dapat menghambat produktivitas, kualitas kerja, dan kemajuan seseorang!!
Penyebaran hoaks makin marak akibat rendahnya literasi digital. Banyak orang membagikan informasi tanpa memeriksa kebenarannya. Dalam ajaran agama, tabayyun adalah kewajiban agar tidak menimbulkan fitnah. Bijak bermedia sosial adalah bagian dari menjaga amanah dan akhlak.