Sehari setelah turunnya Soeharto tentara mulai bergerak memukul mundur mahasiswa yang masih bertahan dan membuat barikade di Gedung DPR/MPR.
Aparat mengerahkan truk-truk militer dan bus untuk mengangkut pulang para mahasiswa.
📽️ BBC
suami bangkrut aja langsung kepikiran ganti suami… ini lagi ngarep mereka ngasih ginjal ke lakinya 😂
A man can love a thousand women and be ready to die for each of them.
A woman can love just one man and still not be willing to die for him.
Memang ciptaan Allah itu luar biasa indahnya.
Coba deh kalian lihat gelembung-gelembung bening pada air susu ibu (ASI) yang dilihat melalui mikroskop ini.
Gelembung bening itu namanya adalah 𝗴𝗹𝗼𝗯𝘂𝗹𝗮 𝗹𝗲𝗺𝗮𝗸 𝘀𝘂𝘀𝘂 (𝗠𝗶𝗹𝗸 𝗙𝗮𝘁 𝗚𝗹𝗼𝗯𝘂𝗹𝗲𝘀 / 𝗠𝗙𝗚). Bukan MBG ya!
Jadi ASI itu mengandung lemak, sekitar 3–5% dari total ASI, dan lemaknya tidak mengambang bebas, melainkan dibungkus oleh membran khusus bernama Milk Fat Globule Membrane (MFGM).
Hasil dari pembungkusan membran ini adalah globula yang seragam struktur dan ukurannya dibandingkan susu sapi atau susu formula. Struktur emulsi alami ini membuat ASI lebih stabil, mudah dicerna bayi, dan kaya nutrisi.
Gelembung lemak ini di permukaannya juga ternyata mengandung zat-zat yang dapat membuat usus bayi serta mikrobiota didalamnya menjadi lebih baik.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Lee (2018). Compositional Dynamics of the Milk Fat Globule and Its Role in Infant Development.
Jadi ceritanya bbrp hari lalu tiba2 ibu gw nelpon. Dalam kondisi agak panik, katanya ga sengaja ngeklik undangan digital yg formatnya APK.
Langsung lah gw minta forward APKnya ke gw. Lalu gw coba bongkar untuk caritau apa yg dilakukan sama app tersebut.
Guys, Ivan Gunawan baru cerita sesuatu di podcast Aging Talk yang menurut gue menarik
Bukan cerita yang dibuat-buat.
Bukan yang dramatis pake nangis-nangisin dosa.
Tapi justru karena itu ceritanya terasa nyata banget.
Dulu Ivan seperti ini:
Gua tuh dulu salat enggak pernah.
Shalat Jumat enggak pernah.
Puasa enggak pernah sama sekali.
Dan yang paling bikin gue kaget dia bukan orang yang gak kenal Allah karena miskin ilmu.
Dia justru pernah berpikir seperti ini:
Ah, Allah enggak ada Allah gua tetap bintang.
Allah enggak ada gua tetap terkenal.
Allah enggak ada gua tetap punya uang.
Semodernnya pemikiran dia waktu itu.
Sampai teman dekatnya yang beragama Kristen Edrik Chandra justru yang paling khawatir dan sering nyuruh pendeta-pendeta doain Ivan supaya dia punya iman.
Dari agama manapun.
Yang bikin Ivan berubah dan ini yang unik:
Allah tidak memanggil Ivan balik di saat dia lagi jatuh. Tidak di saat dia bangkrut.
Tidak di saat putus cinta. Tidak di saat ada masalah besar.
Allah mengajak pulang di saat aku lagi baik-baik aja.
Ivan lagi birthday holiday di New York.
Bosan.
Iseng ngomong ke teman:
Yaudah umrah deh.
Telepon travel hari itu.
Landing Jakarta besoknya langsung umrah.
Dan umrah itu jadi umrah pertama dalam hidupnya yang dia benar-benar ibadah.
Bukan yang sebelumnya yang dia sendiri akui: umrahnya 2 hari, Paris-nya 6 hari.
Datang foto sama banner Ivan Gunawan terus pergi lagi.
Doa di Ka'bah yang terkabul:
Di umrah itu dia minta satu hal spesifik ke Allah butik di atas tanah 450 m di Jalan Abdul Majid.
Pulang dari umrah tahu-tahu ada uang.
Tahu-tahu kebeli.
Di situ aku ditampar.
Oh, ternyata Allah ngedengerin ya doa kita.
Kalau mau sesuatu ngapain harus minta ke orang lain?
Minta aja langsung.
Puasa 30 hari penuh pertama kali di usia 43:
Tahun 2025.
Seumur hidup baru pertama kali puasa full sebulan.
Di usia 43 tahun.
Dan malam takbiran itu untuk pertama kalinya dia benar-benar merasakan arti Idul Fitri.
Dengar takbiran tuh merinding.
Ngerasa menang beneran.
Kayak kita tuh champion.
Karena kita benar-benar ngelaksanain suruhan Allah.
Haji yang dia persiapkan seolah tidak akan pulang:
Sebelum berangkat haji Ivan gunting semua kartu kreditnya.
Lunasi semua utang.
Selesaikan semua urusan bisnis.
Bukan karena disuruh.
Tapi karena dia genuinely takut mati di sana dan mau berangkat dalam kondisi bersih.
"Aku berangkat sendiri.
Tidur sendiri.
Ngurusin sendiri.
Semuanya sendiri.
Dan ternyata kesendirian itu memperkenalkan siapa diri gue.
Perubahan yang paling konkret:
Ivan memutus kontrak desain botol minuman alkohol yang lagi laris-larisnya minta namanya dihapus dari botol.
Tutup semua kartu kredit.
Pindah ke bank syariah.
Di butiknya sekarang ada speaker besar dari Madinah yang bunyi keras pas waktu salat. Satu butik kedengaran. Semua karyawan salat berjamaah.
Kalau lu enggak salat, lu budek berarti.
Ivan tidak punya anak.
Tapi kalau suatu hari dipanggil Allah dia mau meninggalkan brand yang stabil, beberapa masjid, ratusan anak yatim yang bisa mendoakannya, dan karya-karya yang pernah dia buat.
Di Islam yang dilihat adalah hasil akhirnya.
Semoga finish di situasi yang baik.
Dan untuk anak muda yang mau jadi seperti Ivan:
Kalau kalian mau jadi saya kalian harus melewati 25 tahun berkarya.
Apa yang kalian lihat hari ini?
Saya bukan orang kemarin.
Saya bukan orang hari ini.
Tapi saya orang yang hadir dari 25 tahun yang lalu.
Yang bikin cerita Ivan ini berbeda dari kisah hijrah kebanyakan adalah dia tidak drama.
Tidak ada mimpi didatangi malaikat.
Tidak ada kejadian supernatural.
Cuma gerakan hati yang pelan-pelan dan dia ikutin.
Dan ternyata itu cukup.