@kompascom Untuk komdigi jika vukan kalian terus siapa? Apa ada oknum DPR yg membayar tiktok untuk menghilangkan fitur live?
Kasihan yg pada jualan live d tiktok
@bekalicky@kompascom Tolong jgn rusak lagi kantor2, fasum2 yg memang gk bersalah.
Tolong jgn menjarah atau menyakiti sesama (rakyat jaga rakyat).
Tolong jangan tersulut provokator.
Berkumpul dengan kelompok masing2 dan saling jaga kelompok masing2.
Pelampiasan fokus habya d gedung DPR bkn yg lain
@kompascom@prabowo kalau mau d percaya rakyat pak, bantu rakyat untuk bubarin DPR si beban APBN dan penghabis uang pajak Rakyat.
Rakyat d cekik dengan pajak yg terus naik, pendapat Parlemen 33x lipat lebih besar dari pendapatan rakyat
@sudutkamare@hahahiheho Dasar polisi ne yoo tulul.
Yg gaji polisi iku rakyat, harus e bela rakyat bukan membela DPR keparat itu.
Di pendidikan polisi itu ada kurikulum bela negara & rakyat gak sih? Kok podo tululยฒ
@tempodotco@korantempo@temponewsroom Masa iya biaya akomodasi undangan atau tamu kenegaraan, dll pakai uang rakyat?
Yaaah banyak mudhorotnya, lebih baik buat kestabilan ekonomi atau buat rakyat yg membutuhkan
@BosPurwa Kalau segitu banyaknya yang mukul nendang tu mahasiswa, itu bukan oknum tapi jelas2 polisi segitu kroyokan nya. Klu yg nyiksa Afif sampek wafat mending d pecat, hukuman mati/ hukuman seumur hidup tanpa remisi. Masak nyawa d bayar pensiun dini ๐คฃ