Sedang Membaca:
๐ Alok โโ Arie Septaji
139 halaman
Penerbit Post Press
C1, November 2025
Sebelum membuka buku-buku tebal, ada baiknya yang dibuka seminggu lalu ini dibaca dan diselesaikan. Tapi kalau nanti bosan, ya buka yang lain :-D.
Temani baca dan nulis utas ini, yuk!
@ningen66666@basebuku Huhu, buku ini seru jugaa. Terpinggirnya anjing-anjing itu karena suksesi Pondok pesantren yang menganut paham lain..
Btw, selera kita sama keknya. Buku ukuran kek gini aku suka karena bisa dibaca 1 tangan, ada saran lain kakk?
Baru benar-benar membuka dan membaca jam 8 tadi.
30/139
Meski hanya di halaman ke 30 (sebetulnya kaiau dilihat dari jumlah halaman sudah memakan banyak ruang), ceritanya sudah mulai menghantam dada.
Agak merinding membaca buku ini, mungkin karena waktu sd dulu, 2 sepupu jauh meregang nyawa di laut selatan, tapi jasadnya masih dikubur layak, keluarga dekat masih memandikan.
Sedang di buku ini, meninggalnya orang terdekat pertiwi, tanpa pemakaman layak, ditambah 1 hal penting menjadi pembuka cerita yang membuat bulu roma meremang..
Sedang Membaca:
๐ Alok โโ Arie Septaji
139 halaman
Penerbit Post Press
C1, November 2025
Sebelum membuka buku-buku tebal, ada baiknya yang dibuka seminggu lalu ini dibaca dan diselesaikan. Tapi kalau nanti bosan, ya buka yang lain :-D.
Temani baca dan nulis utas ini, yuk!