Tapi pada akhirnya tetap hati ini lebih pengen argentina menang.
Karena messi lah yang bikin gua suka, bukan hanya barca, bahkan sepak bola.
Sejarah di hati itu yang gak bisa dikalahkan
Sudah ketebak banget, kaga ada psywar.....karena fans spanyol respect sama messi dan fas argentina banyak fans barca wkwkwkwm
Messi jadi idola pemain spanyol, messi respect pemain spanyol, pelatih spanyol gurunya pelatih argentina
Sudah ketebak banget, kaga ada psywar.....karena fans spanyol respect sama messi dan fas argentina banyak fans barca wkwkwkwm
Messi jadi idola pemain spanyol, messi respect pemain spanyol, pelatih spanyol gurunya pelatih argentina
🚨🗣️ 𝗡𝗘𝗪: Jürgen Klopp on Tuchel's performance against Argentina:
"People always speak after the game like coaching is easy. Like you just choose attack or defend’and that’s it. It doesn’t work like this. Football is much more complex.
"I see the criticism of Tuchel for trying to defend the 1-0 against, but let me tell you something: if he didn’t do that, if he kept pushing forward and they conceded the same people would be saying, ‘Why didn’t he control the game? Why didn’t he defend the lead?’
"In knockout football, whatever decision you make, someone will criticise you. I’m not saying every decision is perfect, but you have to understand the logic behind it.
"Managing a game at that stage is never simple."
Zlatan Ibrahimović on Hossam Hassan's claim that Argentina were favoured because of World Cup marketing:
🗣️ “Every time Messi wins, people suddenly start talking about conspiracies. It's the same story over and over again. Instead of accepting defeat, they look for excuses.
“If you're leading 2–0 and still don't win the match, don't blame marketing, the referees, or the tournament. Look at yourselves first. Football doesn't forgive mistakes, especially at the World Cup.
“I have no respect for excuses like that. A national team manager should be setting the example by taking responsibility, not creating narratives that take attention away from what happened on the pitch.
“Argentina fought until the end and earned their result. If you lose, accept it, learn from it, and come back stronger. That's what football is about.”
Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah 🇮🇩 tidak memenuhi undangan Iran utk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yg terbunuh dlm serangan militer ilegal.
Yg saya dengar, berbagai upaya gigih Iran utk mengundang Pemerintah 🇮🇩 tidak mendapat tanggapan. (Mereka kan juga punya harga diri - tidak mungkin mengemis-emis kehadiran kita.) Akhirnya, yg hadir hanya Dubes RI di Teheran - yg dianggap oleh Teheran sbg sikap menyepelekan undangan ini, bahkan dianggap sbg tamparan. Sementara Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Kazakhtan, Mesir, Pakistan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, Bangladesh dll (lihat daftar dibawah) sama sekali tidak ragu mengirim delegasi resmi pada tingkat Menteri, bahkan Pakistan pada tingkat Presiden. 🇮🇩 sbg negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yg ABSEN mengirim delegasi. Bahkan Malaysia nampak lebih bebas aktif dari Indonesia.
Apakah ini berarti polugri "bebas aktif" kita mulai LUNTUR krn 🇮🇩 takut/sungkan thdp Amerika ? Has “FEAR” become a factor in Indonesian foreign policy ? Ataukah kekhilafan ini lebih mencerminkan MANAJEMEN sistem politik luar negeri yang penuh masalah - sebagaimana biasanya, surat undangan macet di berbagai meja dan tidak ada yg berani mengambil keputusan. Paling tidak 🇮🇩 bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta - tapi beliau justru keliling Asia Tengah utk kunjungan yg sifatnya rutin.
Kita seakan melupakan bhw Iran adalah sahabat lama Indonesia, hubungan selalu terjaga dgn hangat dan saling menghormati, dan tidak pernah ada konflik antara kedua negara. Kehadiran delegasi resmi 🇮🇩 dlm acara penghormatan terakhir Ayatollah Khamenei (yg sayangnya tidak terjadi) seharusnya menjadi momen pembuktian diplomasi bebas aktif Indonesia, momen persahabatan RI-Iran sekaligus sinyal tegas dari Jakarta bhw adalah aksi pembunuhan Ayatollah Khamenei adalah aksi ilegal yg melanggar hukum dan norma internasional.
Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dlm situasi yg sensitif, kita bersembunyi.
Please remember : bebas aktif adalah #diplomasiberprinsip, bukan #diplomasisungkan
Boleh dikutip.