Salah satu alasan saya menyukai konsep ibadah Islam adalah siapa pun (laki-laki) boleh menjadi imam (asal bacaan dan hafalannya bagus) dan bisa berdiri di baris mana pun.
Tidak ada kasta hirarkis profesi. Pedagang cilok bisa sejajar dengan bupati sekalipun jika sudah shalat jamaah.
Bahkan pedagang tersebut bisa saja mengimami seorang presiden.
Tidak ada istilah “tempat ini khusus untuk bapak/ibu A, B, C (donatur utama, pejabat, orang penting) seperti di agama sebelah.
Seorang muslim ketika shalat juga melepaskan semua harta bendanya di lantai (hape, tas, dompet dll).
Tidak ada yang dibawa dan dipegang lagi kecuali iman dan takwa.
@MenteriPekerja Skema PKWT 2004
Kontrak awal 2 tahun
Kontrak kedua 1 tahun
Off 1 Bulan
Kontrak ketiga 2 tahun
Setalah itu harus PKWTT
Kalau tidak harus putus
Makanya biar PKWT bisa lama siasatnya
PKWT kontrak outsourcing 5 tahun
+
PKWT kontrak perusahaan tempat kerja 5 tahun
Baru PKWTT
@MenteriPekerja PKWT sebagai karyawan outsourcing 5 tahun
+
PKWT kontrak perusahaan tempat kerja 5 tahun
=
10 tahun
Setelah 10 tahun baru PKWTT
Sebelum 2004 (Bu Mega) cuma masa percobaan 3 bulan kalau cocok langsung PKWTT
@LambeSahamjja Setuju...
Ojol merah putih menarik driver jadi anggota KDMP
Sekalian aja
Pasar online merah putih menarik UMKM
Paket online merah putih menarik tukang paket
Travel online merah putih menarik pelaku pariwisata
Jadi anggota KDMP gak hanya keluarga pak RT/RW/kades/lurah saja
VIRAL🔥
Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, mengirimkan DM meminta izin kepada pendaki sekaligus konten kreator (Canro Simarmata) untuk menggunakan cuplikan video drone jalur Torean,
Kemudian dibalas dengan sangat soft spoken dan mengirimkan rate card 10 juta untuk penggunaan videonya.
Cetaaaasss ✨
@RagilSemar Setuju...
Kembalikan koperasi kepada rohnya
Usaha bersama dan kekeluargaan
Dari anggota oleh anggota untuk anggota
Bebas dari intervensi pihak manapun
Bukan "dari" "oleh" "untuk" penguasa (RT/RW/Lurah & Kel)
Bukan "dari" "oleh" "untuk" tujuan partai politik manapun
@LambeSahamjja Platform online/aplikasi grab/gojek hanya sarana...
Yang punya Kendaraan? driver
Yang punya jalan? negara
Kenapa negara gak buat aplikasinya aja?
Sehingga Data driver, data penumpang dan Data transaksi bank dijamin negara, sekaligus keamanan penumpang, driver dan kendaraan.
In order to be born, you needed:
2 parents
4 grandparents
8 great-grandparents
16 second great-grandparents
32 third great-grandparents
64 fourth great-grandparents
128 fifth great-grandparents
256 sixth great-grandparents
512 seventh great-grandparents
1,024 eighth great grandparents
2,048 ninth great-grandparents
For you to be born today from 12 previous generations, you needed a total of 4,094 ancestors over the last 400 years.
Think for a moment:
How many struggles?
How many battles?
How many difficulties?
How much sadness?
How much happiness?
How many love stories?
How many expressions of hope for the future? – did your ancestors have to undergo for you to exist in this present moment...
[theoretical calculation not considering the Pedigree Collapse]
@LambeSahamjja Yup... Top down dari pemerintah pusat, apakah masih bisa/pantas disebut koperasi?
Berarti sebutan yang pas apa dong?
BUMN kah?
Secara koperasi adalah usaha bersama dan kekeluargaan, dari anggota oleh anggota untuk anggota (Bottom-up/arus bawah) trus peran anggota ngapain?
@direktoridosen Setahu saya koperasi adalah usaha bersama dan kekeluargaan
Dari anggota oleh anggota untuk anggota.
Arus bawah (Bottom-up) bukan top down.
Ini koperasi apa BUMN?
Kenapa manager koperasi tidak dipilih oleh anggota/pengurus saja?
Koperasi milik anggota?, apa milik pemerintah?
Bandara menyaksikan lebih banyak pelukan dibanding majelis pernikahan.
.
Rumah sakit mendengar lebih banyak doa-doa dan harapan dibanding tempat ibadah.
.
Pemakaman lebih banyak menerima bunga dibanding taman.
.
Kenapa?
.
Karena saat kita pergi, orang akan lebih menghargai.
Ke-aku-an ku memberontak saat di warung jajan pasar tadi pagi, saat aku sdh menyodorkan risol sayur dan lumpia ala-ala ke penjualnya, tiba2 ada suara seorang ibu kepada penjualnya," Saya dulu pak. Saya terburu2."
Ego ku langsung protes," Jangan boleh! Kamu udah duluan. Itu hakmu!"
Kujawab santai," Biar saja. Dia terburu2. Mungkin mau mengantar anaknya sekolah."
Si Ego ngeyel lagi," Gak boleh! Itu orang gak tau aturan. Gak menghargai orang lain. Jangan mau!!!"
Karena ngeyelnya si Ego, akhirnya kubilang padanya," Heh!! Harga kamu itu berapa kok minta dihargai? Sini bilang, kubeli kamu, tapi kamu gak boleh crewet lagi! Apa kamu tahu, mungkin karena keikhlasanku diserobot ini justru menjadi sedekahku yg menjadikan Allah ridha? Gak tahu kan kamu? Makanya diam!"
Dia diam.
Sejenak kemudian, kubilang pada si ibu," Bu, karena ibu buru2, kalo diizinkan, jajan yang ibu beli ini, saya aja yang bayar."
"Oh, iya, terima kasih, Mas. Ini saya buru2 mau ngantar anak ke sekolah. Biar makan jajan dulu pagi ini sebelum berangkat. Beneran ini?" tanya beliau.
"Beneran, Bu," jawabku.
Beliau mengambil jajanan yang sdh dihitung dan mengucapkan terima kasih.
Saat jajannya saya dihitung, habis 15 ribu. Totalnya jadi 35 ribu dengan jajanan yg ibu itu beli.
Saat kubayar, kuntanya lagi sama si ego," Mau ngomong apa lagi kamu?"
Dia diam.
"Makanya, gak usah crewet aja. Kamu itu boleh muncul dan ngomong saat kuperlukan kamu ngomong. Gak semau kamu muncul dan nrocos aja. Jingan!" kataku padanya.
Dia diam. Gak ngeyel lagi :)
@kopi_sindang9@LambeSahamjja@hmydarman@prabowo Keuntungan jadi anggota koperasi bisa punya toko online (bisa jualan online), bisa ngojek, kirim paket, kalo mo traveling juga tinggal pesan hotel, tiket pesawat, tiket kereta lewat koperasi merah putih, hehe... semoga dilirik pak @prabowo
@kopi_sindang9@LambeSahamjja@hmydarman@prabowo Idealnya lagi
Pos Indonesia urus paket online
Perhubungan dan transportasi urus ojek online
Ekonomi Koperasi UMKM urus pasar online
Pariwisata urus Travel online
Kalo ini digabung di kopdes merah putih kang ojol, UMKM, kang paket akan tertarik jadi anggota koperasi
@earrthwarr@LambeSahamjja@hmydarman@prabowo Seharusnya lebih baik dari platform swasta karena keamanan data pribadi (no hp, email, alamat), data bank (rekening), keamanan transaksi dikontrol langsung oleh negara
Jika belanja di swasta siapa yang jamin (no hp, email, alamat, rekening, transaksi) tidak disebar?
@banoe34n03@LambeSahamjja@hmydarman@prabowo Iya, pedagang UMKM cukup memproduksi barang, Pemasaran dibantu koperasi misalnya lewat lapak platform online (marketplace) versi negara hehe... Semoga dilirik pak @prabowo
@OrangeUc1000@LambeSahamjja@hmydarman@prabowo Kalau negara ga ada versi online (MARKETPLACE), negara KESULITAN mengontrol distribusi dan harga barang
Swasta yang pegang data marketplace, ya rentan monopoli
Semoga negara punya marketplace sendiri yaitu TOKO ONLINE/PASAR ONLINE MERAH PUTIH, jadi pasar tidak dikuasai preman
@orangbesarrr@LambeSahamjja@hmydarman@prabowo Paling simpanan pokok, simpanan wajib saja pak, ditambah potongan pajak jika ada transaksi tentu tidak sebesar aplikasi swasta
Potongan pajak langsung masuk kas negara
Simpanan pokok dan wajib tetap punya anggota, jadi modal
Mengurangi beban APBN (yang triliunan)