Di sebuah negeri dongeng yang punya raja zalim dan serakah, guru itu ga akan dibiarkan sejahtera, karena nanti jadi banyak anak yang bisa pintar. Kalau banyak yang pintar, nanti banyak yang bisa paham. Kalau sudah banyak yang paham, nanti bisa banyak yang bisa melawan.
Jadi daripada membuat rakyatnya bisa pintar, lebih aman kalau membuat mereka cukup sampai bisa makan. Yang penting tidak mati.
Sebagaimana makhluk yang hanya diberi makan setiap hari, maka hidupnya hanya tentang menunggu kapan akan makan lagi.