Hari hari paling membahagiakan ๐ฅบ saat mengetahui apa yang dikejar diyakini secara penuh sejalan dengan apa yang Allah mau.. Bukan tuntutan manusia, bukan buat manusia, bukan buat nafsu sendiri, bukan buat terlihat bgini dan begitu..
Untuk sampai ke sini. Memang butuh melalui semua yang dilalui, butuh ilmu ilmu yang udah di pelajari. Mungkin kalau keputusan tsb diambilnya beberapa tahun lalu, dijalaninya ga benar benar dengan ilmu yang mumpuni, sehingga tekad untuk sampai di akhir g sekuat yg dipunya sekarang
Di usia 30 sekian, stlah muter sana sini. Bertanya sama diri sendiri apa yg bener bener pengen dicari di dunia ini. Apa yg Allah pengen bener bener kita buat kejar, di dunia ini. Jwbn itu dateng di usia segini. Setelah melalui perjalanan panjang. hari ini di mulai..
@convomfs Dulu pake dua duanya, ntah kenapa di Shopee barang2 yg muncul depan mata yg emg sesuai sm yg dicari.Ya baju, ya benda benda lucu, kek apa aja ada.Wktu di tokped aga serius ye, gtw yg muncul barang2nya ga menyenggol keinginan. Jdlah skrg uninstall tokped karena jarang beli disitu
Perempuan belajar banyak skill, profesional di bidangnya adalah sesuatu yang islam berikan tuntunan. Ga bertentangan, banyak contohnya di masa lalu maupun masa kini. Namun, bila ia belajar banyak skill tsb, krn takut kelak kalau suami meninggal ga ada yang mencari nafkah, sungguh
@CoolJomblo Bukan menghindari rasa takut si lebih tepatnya poin twit sblmnya, tp lebih ke pendidikan untuk diri bahwa Allah Maha Mengatur dn Memberi rezeki, di kitab kitab ulama hal ini jg dibahas. Namun media ini terbatas :'
@CoolJomblo Hal ini ga lantas membuat kita jg me ngerdilkan diri kita/manusia yg takut akan masa depan ko. Tp sebuah pengingat bahwa keimanan itu ga stagnan, dia bisa dididik untuk terus naik..
@CoolJomblo Iya betuul manusiawi ko, ditataran aqidah ada tingkatan tingkatan keimanan sebagaimana yg kita tau. Manusia jg punya pilihan untuk melatih diri agar keimanannya lebih kuat. Sehingga rasa takutnya akan sesuatu berganti pada keyakinannya yg lebih kuat pada Allah yg Maha Mengatur.
@CoolJomblo Siapp, ada sedikit perbedaan pendapat kita di poin ini aja, mgkin karena ada landasan yg kita pake aga beda aja. Ga masalah, trims udah memperkaya poin ini ya. ๐
Sungguh, ia letakkan Allah pada posisi yang tidak seharusnya. Padahal Allah Maha Pemberi Rezeki. Jadi perempuan belajar, punya banyak skill, jadi profesional tidak lain niatnya adalah sebagai bentuk ibadah dan pengabdiannya kepada Allah sebagai hambaNya..
@CoolJomblo Betul mmpersiapkan sesuatu g bertentangan dg ajaran islam, justru bagian dr adab kita kpd Allah, karena Allah mewajibkan kita berikhtiar. (Klw kita mau harta tp malas berikhtiar itu yg ga beradab) .Tp jg bukan karena tkut klo dimasa depan ga ada yg nafkahin/kekurangan rezeki
Kalau salah memilih pijakan, ga heran banyak manusia hidup jadi kayak robot. Beranjak dari satu kegiatan pada kegiatan lainnya, lalu di satu titik ia merasa jenuh karena kehilangan makna.. Timbullah penyakit pada diri, rusaknya hubungan dll..
Kalau ada suami, atau orang lain yang mengerdilkan kamu hanya karena kamu "tidak berpenghasilan" sungguh sombongnya mereka. Merekapun berpenghasilan setelah dimampukan dan diberi kekuatan oleh Allah. Sering kali masalahnya dalam rumah tangga, memang pijakan yang kita ambil.
Buat ibu rumah tangga yang merasa inferior karena di anggap atau merasa tidak berpenghasilan sendiri dan dibilang "nebeng" idup sama suami. Sayang, rezeki itu minnallah, dari Allah nafkah yang dibawa pulang suami itu udah include rezeki untuk kamu.
Lagian pengabdian yang kamu lakukan untuk rumah itu jelas pekerjaan yang membutuhkan skill, dan kamu statusnya bekerja, bedanya atasannya langsung Allah. Bayaranmu dalam berbagai bentuk, yakni pahala, ridho, berkah, atau tadi materi yang hadir dengan berbagai cara.