Cowo kalo tiba2 gini tuh, bener2 udag lost interest ya? Bantu aku sadar guys. Help😭
Guys kalo balasan nya gitu berarti dia nggak tertarik nggak sih?😭
Sesibuk nya kerja nggak sempet bales chat kah😭
sc:threadsurscrt_admirer24
Sekarang gue udah jarang ngejelasin diri ke orang.
Udah gak terlalu berharap.
Dan gak lagi kebanyakan mikir soal orang lain.
Kalau ada, ya syukur.
Kalau gak ada, hidup tetap jalan kok.
Dan percaya deh...
rasa tenang itu mahal banget. 🤍
dibikin nangis sama tulisan ini🥺
Tuhan akan menghadirkan seseorang yang mirip denganmu, yang setulus dan sebaik dirimu, yang benar-benar pantas untukmu.
Seseorang yang memahami jiwamu, sehingga kamu tidak perlu lagi menghabiskan hidup hanya untuk menjelaskan.
Teruslah menjadi baik, karena energi tidak pernah berbohong. Tetaplah tulus, tetaplah jadi dirimu sendiri. Biarkan waktu yg mengantarkan seseorang yg benar-benar ditakdirkan untukmu.
Kangen jadi “perempuan” yang bener bener jadi “perempuan” dalam hubungan. Kek, gue juga pengen manja”an atau di momong gitu layaknya cewe pada umumnya. Bukannya selalu ada di mode survive dalam segala aspek. Cape anjirr
untuk perempuan yang ga sengaja baca tweet ini, semoga segera tiba giliranmu untuk merasakan hal-hal membahagiakan yang selama ini hanya bisa kamu lihat dan dengar dari orang lain.
me god i wish
dapet cowo yang gila komunikasi, kecintaan sama aku, nolak kalo temennya nawarin cewe, selalu call dalam situasi apapun, bisa jadiin aku rumah ternyaman, selalu cerita hal hal kecil, GA GILA CEWE, sekali lagi GA GILA CEWE
Dulu aku sering berdoa,
“Kalau dia bukan orang yang baik untukku, hilangkan dia dari hidupku sebelum aku makin jatuh terlalu dalam.”
Tapi sekarang aku sadar, kadang seseorang datang bukan untuk langsung dimiliki, melainkan untuk sama-sama belajar menjadi lebih baik.
Jadi doaku berubah.
“Kalau memang kami belum siap untuk bersama, jangan langsung pisahkan kami karena keadaan. Bimbing kami tumbuh di jalan masing-masing. Perbaiki hati yang masih luka, dewaskan cara berpikir kami, kuatkan apa yang masih rapuh. Dan bila memang kami ditulis untuk saling kembali, pertemukan kami lagi di waktu yang lebih tepat, saat cinta tidak lagi dipenuhi ego, ketakutan, atau luka lama, tapi dipenuhi ketenangan dan kesiapan untuk saling menjaga.”