Lucunya, ketika dalam praktik kebijakan masih muncul kritik tentang ketidaktepatan sasaran, lemahnya pengawasan, maka komunikasi yang rapi tidak cukup untuk menutup jarak antara narasi dan pengalaman sosial.
#MakanBergiziGratis
Kita semua tahu polisi juga manusia.
Tapi ketika seragam dipakai, ada janji:
bukan cuma janji ke institusi, tapi janji ke rakyat.
Kalau janji itu dilanggar, kepercayaan publik runtuh.
#POLISI
driver ojol pergi selamanya.
Bukan karena jalanan yang keras, tapi karena roda negara yang seharusnya melindungi.
Di titik ini, kita dipaksa bertanya: apa arti “pelindung dan pengayom masyarakat”?
Pertanyaannya sekarang:
Apa langkah konkret setelah permintaan maaf?
Apa hukum bisa adil buat semua, termasuk aparat?
Rakyat lagi nunggu jawaban, bukan sekadar kata-kata.
Driver ojol, Afan Kurniawan, meninggal setelah terlindas mobil rantis Brimob pas demo di Jakarta.
Kapolri udah minta maaf.
Tapi jujur aja, cukup nggak sih cuma “maaf”?
Apa Gimana menurut kalian tentang Polisi ini?
#POLISI#polisimusuhbersama
Mengapa tidak seperti Gus Dur? menyikapi dengan santai, tidak reaktif, dan tidak perlu adanya penangkapan di desa-desa?
Ruang publik, biarlah menjadi pertarungan wacana bebas yang dihadirkan oleh rakyatnya.
https://t.co/v3Hxs8Nygu
#ONEPIECE1156#ONEPIECE
Indonesia burns again as the second wave of #IndonesiaGelap protests explodes onto the streets. Students across the country are rising up against a new military law that allows active-duty officers to take civilian posts. Many see it as a return to the kind of military dominance that once defined the Suharto dictatorship.
From Yogyakarta to Malang, protests have turned violent. Police used tear gas, water cannons, and brutal force. In response, protesters in Malang set part of the DPRD building on fire. In Yogyakarta, student leader Tiyo Ardianto now faces open intimidation after leading a protest last week. Blood-red banners appeared near the demonstration site, accusing him and other activists of being foreign pawns.
#Sukatani bukan hanya sekedar lagu, lebih jauh ini adalah sekumpulan keruwetan dan kegundahan yang hadir dari fakta lapangan, dan seharusnya pemerintah menangkap ini sbg pesan keindahan, bukan justru dibungkam.
dan pd akhirnya, masyarakat akan terbelah semakin menjadikan Jokowi idola atau justru musuh bersama. Dan keinginan dari nalar politik Hasto, menjadikan Jokowi adalah manusia yang patut untuk dimusuhi bersama. Wacana politik penting dalam memengaruhi masyarakat. #Hasto
nyanyian Hasto mulai terdengar, suaranya nyaring, perlahan, satu persatu akan diperdendangkan. Apakah Jokowi akan takut? mari kita bahas analisa politik dua tokoh yang lahir dari rahim PDIP, dengan megawati sebagai bunda politiknya, penasaran?
#Hasto#jokowiterpojok
pada akhrinya bukan persoalan menang kalah, karena pastinya, bisa dipastikan, bargaining Jokowi masih sangat kuat, yang coba dinalarkan oleh Hasto adalah citra dan identifikasi diri yang melekat pada Jokowi yang buruk akan diperdalam olehnya, dengan keterbukaan banyak hal.