28012023 ketemu pertama kali di Pringsewu.
12032023 keluarganya dateng kerumah.
25-26032023 chek in berdua di Bandar Lampung sekaligus beli bahan gaun tunangan.
18042023 doi kerumah, kenalan sama mama sekaligus jemput gue buat kerumahnya.
Semalam dapet insight mahal dari temen cowokku soal dinamika hubungan. Dia bilang: "Kalau pasanganmu mulai narik diri (menjauh), jangan di-block, jangan ngemis-ngemis. Lakuin satu hal ini, dan lihat gimana efeknya memukul mental dia." โบ๏ธโฌ๏ธ
Paparan sumber ilmu yang tinggi belum tentu berbanding lurus dengan tingkat pemahaman seseorang terhadap ilmu tersebut. Tiap2 individu itu unik. Ada yang gampang paham dg paparan minimal, ada yg susah paham meskipun paparan sudah banyak banget
Guys, ini salah satu berita yang menurut gue paling mengerikan yang keluar hari ini dan bukan karena dramatis, tapi karena implikasinya sangat nyata terhadap keselamatan jutaan anak Indonesia.
BPOM secara resmi mengakui di depan DPR:
mereka belum pernah melakukan
sampling makanan MBG.
Sama sekali.
Karena tidak ada anggaran.
Mari kita letakkan ini dalam konteks yang benar:
Program MBG sudah berjalan berbulan-bulan.
Sudah menjangkau 27.000 SPPG di seluruh Indonesia.
Sudah menyerap Rp60 triliun anggaran.
Dan selama itu semua tidak ada satu pun sampel makanan yang diuji oleh BPOM.
Tidak ada verifikasi independen bahwa makanan yang masuk ke mulut anak-anak kita itu aman.
Tidak ada pengujian laboratorium resmi.
Tidak ada audit kualitas dari lembaga yang berwenang.
Dan angkanya membuat gue tidak habis pikir:
MBG: Rp60 triliun sudah terserap.
Hampir Rp1 triliun per hari.
Anggaran BPOM untuk mengawasi program ini yang tersedia saat ini: Rp2,9 miliar.
Bukan Rp2,9 triliun.
Bukan Rp2,9 miliar per bulan.
Total Rp2,9 miliar.
Perbandingannya:
anggaran pengawasan keamanan pangan untuk program yang menelan Rp60 triliun hanya 0,005% dari total anggaran program itu sendiri.
Dan kondisinya lebih buruk dari sekadar kekurangan anggaran:
BPOM sebelumnya sudah mengajukan anggaran Rp196 miliar untuk pengawasan MBG.
Sudah disetujui.
Tapi kemudian ada kewajiban pengembalian dana ke bendahara umum negara artinya dana itu dipotong dan tidak bisa digunakan.
Ada juga dana swakelola Rp675 miliar yang sudah disetujui Komisi IX DPR tapi sampai hari ini belum bisa dieksekusi karena masih menunggu tahapan administrasi yang entah kapan selesainya.
Jadi BPOM punya anggaran di atas kertas tapi tidak bisa digunakan.
Sementara makanan untuk jutaan anak terus dikirim setiap hari tanpa pengujian.
Dan ini yang paling ironis:
Kepala BPOM Taruna Ikrar bilang mereka sudah melatih 32.000 lebih tenaga ahli untuk mengawasi SPPG.
Tapi tidak ada anggaran untuk mengambil dan menguji satu pun sampel makanan.
Jadi kita punya 32.000 orang terlatih tapi tidak ada alat ukur yang bisa membuktikan bahwa makanan yang mereka awasi itu aman.
Itu seperti punya 32.000 dokter tapi tidak ada satu pun alat diagnosa.
Mereka bisa melihat.
Tapi tidak bisa membuktikan.
Konteks yang membuat ini semakin mengerikan:
Kita sudah tahu bahwa 6.457 orang dilaporkan terdampak keracunan MBG angka yang BGN sendiri laporkan ke DPR.
Belatung ditemukan dalam makanan MBG dan diakui sendiri oleh Hashim Djojohadikusumo.
Kasus keracunan terjadi di Duren Sawit, Bantul, dan berbagai daerah lain.
Dan selama semua itu terjadi lembaga yang seharusnya bertugas memverifikasi keamanan pangan itu tidak pernah melakukan satu pun uji sampel karena tidak ada anggaran.
Yang tidak masuk akal dari seluruh situasi ini:
BGN punya anggaran untuk:
Motor listrik Rp1,2 triliun
Digitalisasi Rp3,1 triliun
Semir sepatu Rp1,25 miliar
Sikat semir Rp272 juta
Tapi BPOM lembaga yang bertugas memastikan makanan itu tidak meracuni anak-anak hanya tersisa Rp2,9 miliar yang bisa digunakan.
Prioritas anggaran ini mengatakan sesuatu yang sangat jelas tentang apa yang dianggap penting dalam program ini dan apa yang tidak.
Pertanyaan yang harus dijawab:
Satu โ Selama berbulan-bulan program MBG berjalan tanpa pengawasan sampling BPOM, siapa yang bertanggung jawab memastikan keamanan pangan dari 27.000 SPPG itu?
Dua โ Apakah BGN tahu bahwa BPOM tidak bisa melakukan sampling karena tidak ada anggaran? Kalau tahu โ kenapa tidak ada tindakan untuk mengalokasikan anggaran yang memadai?
Tiga โ Apakah 6.457 korban keracunan itu bisa dicegah kalau sampling BPOM berjalan sejak awal? Tidak ada yang bisa menjawab dengan pasti.
Tapi pertanyaannya sangat valid dan harus ditanyakan.
Empat โ Dana swakelola Rp675 miliar yang sudah disetujui tapi belum bisa dieksekusi apa yang menghalanginya dan siapa yang bertanggung jawab atas kemacetan administrasi itu?
Bottom line:
Indonesia menjalankan program makan gratis terbesar dalam sejarahnya dengan anggaran hampir Rp1 triliun per hari tanpa pengujian keamanan pangan yang independen.
Bukan karena teknologinya tidak ada.
Bukan karena BPOM tidak mau.
Tapi karena anggarannya tidak tersedia sementara di sisi lain uang mengalir untuk motor listrik dan semir sepatu.
Ini bukan kelalaian kecil.
Ini adalah kegagalan sistemik dalam memprioritaskan keselamatan anak-anak di atas kepentingan pengadaan dan administrasi.
Dan yang paling mengejutkan dari semua ini bukan fakta bahwa BPOM tidak punya anggaran.
Yang paling mengejutkan adalah bahwa program senilai Rp60 triliun ini diizinkan untuk terus berjalan hari demi hari tanpa mekanisme pengawasan keamanan pangan yang paling dasar sekalipun.
atau ini bukan program makan bergizi
atau cara menghabiskan anggaran dengan gaya??
makin sini makin sadar, orang yang bisa memanusiakan manusia itu adalah top tiernya manusia.
karena itu perkara mudah, it takes more than knowledge, more than intelligence, bahkan lebih dari sekadar pengalaman. karena itulah adab selalu ditempatkan lebih tinggi daripada ilmu.
semua orang bisa jadi pintar, bisa menguasai banyak hal. but not everyone knows how to respect, listen, and treat others with dignity. ilmu bisa dicari, tapi adab lahir dari hati yg sadar akan nilai kemanusiaan yang tinggi
โ ๏ธmuslim onlyโ ๏ธ
kita bahas hukum brazilian waxing dalam pandangan fiqh ya guys~
brazilian waxing sendiri tuh salah satu cara utk membersihkan *maaf* bulu kemaluan secara total dengan cara diolesi cairan lilin (wax) trus didiemin bentar sampe nempel semua bulunya ke wax itu, baru dicabut.
nah, pada asalnya, membersihkan bulu bulu badan itu boleh ya guys (walau ada beberapa yg gaboleh dicukur habis kayak alis atau disunnahkan utk dipelihara kayak jenggot bagi laki laki)~
tapiiii islam mendetailkan lagi terutama soal brazilian waxing iniโจ
@ErsaTriWahyuni Ngapunten ibu dosen yang terhormat. Paparan sumber ilmu yang tinggi belum tentu berbanding lurus dengan tingkat pemahaman seseorang terhadap ilmu tersebut. Tiap2 individu itu unik. Ada yang gampang paham dg paparan minimal, ada yg susah paham meskipun paparan sudah banyak banget
Kalian lihat mobil ini? Yes. Ini mobil pick up dari India.
Pemerintah akan membeli 105.000 mobil dari India. 70.000 dari Tata Motor, 35.000 dari Mahindra.
Total anggaran 24 triliun.
Buat apa mobil ini? Yes! Operasional KMP. Koperasi Merah Putih.
Proyek satu ini benar-benar mengocooor deras. Crazy, beli mobil langsung 105.000 unit! Tahniah rakyat Indonesia, jika sukses KMP ini betulan dahsyat.
Jika gagal? Wah, wah, kalian kayak lupa sama KUD, BUMDes, dkk. Begitulah. Tapi buat apa dipikir toh? Yang penting duitnya telah ngocor deras.
Itu produsen mobil India tertawa bahak deh! 24 triliun. Mobil beginian satunya 235 juta, wakakak, beli 100.000 unit, harganya itu teh betulan? Benar2 antek aseng, deh. Padahal di Indonesia itu ada ESEMKA. Tanya Jokowi, mesti dia bisa jawab soal ESEMKA.
KMP membuka lapangan kerja kata si fans2 gemoy. Iyyyaaaa, lapangan kerja di India, cuy. Ih, kamu begonya to the bone.
*Tere Liye
๐ดKetua Kopdes Merah Putih di Sleman speak up, ungkap resiko mengerikan, nih yang ngomong pelaku sendiri...
Analisa Risiko Nyata: Satu Koperasi di Satu Desa
Oleh: Bambang Sutrisno
Ketua KDMP Sidokarto, Sleman, DI Yogyakarta
Mari kita hitung sederhana. Dengan kepala dingin, tidak emosi, ini juga saya berpotensi dituding mengeluh atau sambat. Karena biasanya di grup kalau ada yg speak up langsung dituding cengeng, lemah, kakean sambat, keluh kesah bahkan ada yg usul ngeledek : "group diganti jadi group ketua koperasi sambat."
๐๐คฃ
Saya adalah pengusaha UMKM (Usaha Mikir Keluarga Megap Megap). Kalau tulisan salah, saya mohon maaf, wong namanya rakyat ngeluarin uneg uneg, mungkin karena kurang literasi jadinya malah dipandang bodoh. Tapi gak papa, daripada dipendam ..๐คญ
Ini itung itungan saya wong cilik yg ditunjuk jadi ketua koperasi desa Sidokarto.
Pinjaman: Rp3 miliar.
2.5M untuk bangunan, alat prasarana dan kendaraan.
500 juta modal muter usaha.
Ini utang bosskuh bukan hibah, bunga 4% per tahun.
Jadi begitu kita ready duit modal diterima dan bangunan sudah dibikin, maka bulan depan kita sudah harus bayar angsuran 50 juta / bulan.
Atau
Cicilan: Rp600 juta per tahun
๐Untuk menghasilkan Rp50 juta laba bersih per bulan:
Jika margin bersih koperasi 5%,
maka harus menghasilkan:
Rp50 juta รท 5% =
Rp1 miliar omzet per bulan.
Artinya koperasi harus memutar omzet:
ยฑ Rp33 juta per hari, stabil.
Kalau margin hanya 3% (lebih realistis untuk retail sembako), maka:
Rp50 juta รท 3% =
Rp1,67 miliar omzet per bulan.
Apakah semua desa punya daya beli sebesar itu?
Belum tentu.!!!
Apakah pengurus koperasi punya pengalaman ngelola duit sebesar itu stabil beberapa tahun?
Coba cek, ketua koperasi yg berlatar belakang pengusaha dengan omzet di atas 1 M sebulan, ada gak?
KDMP bukan bisnis warung kelontong di desa yg omzetnya cuma beberapa desa.
Tapi harus 33 juta perhari. Biar bisa bayar angsuran 50 juta perbulan. Itu belum buat bayar pegawai, SHU dll.
Pegawai digaji, para patriot pengurus koperasi dapat SHU, yg dibayar dengan Yen, yen Ono sisa keuntungan setelah bayar angsuran dan biaya operasional.๐๐คญ
Skenario Gagal Bayar
1๏ธโฃ Macet Ringan
Koperasi hanya mampu menghasilkan laba Rp35 juta per bulan.
Defisit Rp15 juta per bulan.
Setahun defisit Rp180 juta.
Kemungkinan akan terjadi restrukturisasi.
2๏ธโฃ Macet Sedang
Koperasi hanya mampu bayar Rp25 juta per bulan.
Defisit Rp25 juta per bulan.
Setahun defisit Rp300 juta.
โCashflow tertekan.
โPengurus mulai disalahkan.
โKepercayaan mulai retak.
3๏ธโฃ Gagal Total (Zonk)
Koperasi tidak menghasilkan laba sama sekali.
Lubang Rp600 juta per tahun.
Bunga tetap berjalan.
Status kredit bermasalah.
Sekarang hubungkan dengan kondisi desa yang ruang fiskalnya sudah sempit.
Jika desa harus ikut menopang atau terdampak skema pembiayaan, alias yang bayar utang dibebankan dana desa maka:
โPembangunan jalan bisa berhenti.
โSaluran air tertunda.
โProgram pemberdayaan terpangkas.
โInfrastruktur kecil desa terancam macet.
Dalam ekonomi publik, ini disebut crowding out:
anggaran pembangunan tersedot untuk menambal risiko usaha.
Harga tiket di Traveloka NAIK setiap kali lo cek.
BUKAN karena seat makin dikit dan orang udah pada beli, tapi ini algoritma.
Gue cek tiket Jakarta-Bali kemarin. Rp850rb.
Cek lagi 2 jam kemudian. Rp1.1jt.
Pake HP temen? Balik ke Rp870rb.
Mereka pake dynamic pricing buat maksimalin revenue.
Kita bisa lawan algoritma mereka.
Ini cara yang gue lakuin buat hemat tiket pesawat yang Traveloka gak mau lo tau:
Alhamdulillah Muhammadiyah sudah secara resmi mengakui bahwa berpuasa mulai 18 Feb itu MENDAHULUI sebelum hilal wujud di manapun di muka bumi, dalam hal ini di Alaska ๐บ๐ธ
Dan menyatakan โberpuasalah 18 Feb karena hilal AKAN terlihat siangnyaโ
Jadi jelas ya kalau berubah drastis
kalau sebelumnya Muhammadiyah kadang-kadang lebih cepat puasa/lebaran dengan argumen:
Muhammadiyah dulu:
โberpuasalah karena hilal SUDAH wujud (>0โฐ pada maghrib), meski BELUM kelihatanโ
(hilal musti kelihatan adalah prinsip mayoritas umat Islam dunia mengikuti hadits Rasulullah SAW berpuasalah karena melihat hilal โ yang juga diikuti oleh Saudi, Salafi/Wahabi dan NU)
kini berubah drastis memaksimalkan perbedaan dengan mayoritas umat Islam Indonesia, Asia Tenggara bahkan dunia:
Muhammadiyah kini:
โberpuasalah karena hilal AKAN kelihatan di ujung dunia lain nanti siang, tarawihlah meskipun hilal BELUM wujudโ
kalau sudah faham perubahan drastis ini, silahkan ditanyakan kepada hati masing-masing, apakah mengikuti perintah pimpinan ormas ini sesuai dengan perintah hadits Rasulullah SAW:
Rasulullah SAW bersabda:
ุตููู ููุง ููุฑูุคูููุชููู ููุฃูููุทูุฑููุง ููุฑูุคูููุชููู ููุฅููู ุบูู ูู ุนูููููููู ู ููุฃูููู ููููุง ุงููุนูุฏููุฉู ุซูููุงุซูููู ููููู ูุง
โBerpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah karena melihatnya. Bila penglihatan kalian tertutup mendung maka sempurnakanlah bilangan (bulan Syaโban) menjadi tiga puluh hari.โ
kalau sudah faham betul, bahwa tarawih anda pada 17 Feb mendahului wujudul hilal (Indonesia Timur) dan puasa anda mendahului terlihatnya hilal di manapun di muka bumi, tapi tetap memutuskan untuk taqlid ikut perintah ormas, ya monggo mawon
๐๐
Sini gue ceritain.. ngapa Muhammadiyah itu bisa beda sendiri awal puasanya.
1. Kita tahu semua Muhammadiyah memakai hisab dalam menentukan bulan-bulan Hijriyah, termasuk dalam awal/akhir Ramadahan dan awal Dzulhijjah. Dan pendapat mereka ini tidak sendiri, ada Syekh Ahmad Muhammad Syakir dari Mesir, pentahqiq kitab Ar Risalah Imam Asy Syafi'i yang berpendapat demikian.
2. Dulu, hisabnya itu pakai metode WH (Wujudul Hilal) yang hanya berlaku untuk Indonesia saja. Jadi, kalau ada hilal di manapun di wilayah Indonesia, maka Indonesia sudah masuk bulan baru.
3. Sekarang, Muhammadiyah berubah metode melalui ijtihad (bukan rapat-red) dengan menggunakan KHGT (Kalender Hijriyah Global Tunggal). Intinya metode ini adalah di mana pun di DUNIA ini yang sudah muncul hilalnya (dengan kategori elongasi 8 derajat dan tinggi hilal 5 derajat), maka sudah masuk bulan baru untuk SELURUH DUNIA.
Nah, disinilah mengapa Muhammadiyah itu puasa lebih cepat satu hari daripada yang lain. Karena di tanggal 17 Februari itu, menurut Muhammadiyah sudah nampak hilal di kota Port Heiden, dataran benua Amerika.
Karena sudah nampak di sana, berdasarkan poin ketiga di atas, maka seluruh dunia dianggap sudah masuk bulan baru.
Berbeda dengan pemerintah Indonesia yang kemungkinan besar akan puasa di tanggal 19 Februari. Kenapa? Karena memang baru di tanggal 18 Februari sore itu, hilal nampak di salah satu daerah Indonesia.
Kalau diringkas lagi.... Muhammadiyah itu menganut pendapat ittihad al mathali (satu dunia, satu tanggal) sedangkan yang lain menganut ikhtilaf al mathali (setiap regional itu memiliki penanggalan sendiri).
Jadi gimana? Pilih puasa tanggal 18 atau 19 Februari? ๐
Secara teori, dana MBG bukan uang baru, melainkan hasil re-alokasi belanja rumah tangga. Daya beli yang sebelumnya beredar di ekonomi mikro dipindahkan ke skema terpusat. Uangnya memang tidak hilang, tetapi pola sirkulasinya berubah.
Mengapa demikian?
Di Indonesia terdapat sekitar 149 ribu sekolah dasar. Artinya, ada 149 ribu simpul ekonomi lokal yang berputar setiap hari. Di sekitarnya hidup ibu kantin, pedagang kecil, pemasok bahan, hingga pekerja informal yang bergantung pada belanja harian siswa dan guru.
Ketika MBG diberlakukan, arus belanja ini dialihkan dan ripple effect pun mulai terasa.
Omzet pedagang sekolah menurun, permintaan ke pemasok lokal melemah, dan arus kas harian semakin tertekan.
Daya beli keluarga ikut tergerus, ketergantungan pada utang harian meningkat, dan pada titik tertentu muncul kelompok rentan baru dari pelaku ekonomi informal yang sebelumnya masih bisa bertahan dari perputaran harian.