Di garis hidup yang kian samar akan usia.
Hadirmu melengkapi suka dan duka.
Menjadikannya nikmat tiada tara.
Meski.
Hujan badai kehidupan tak kunjung usai.
Disisimu, kedamaian justru membuai.
Rumit. Tak harus ku mengerti. Karena smakin ku paham, kau smakin menghilang
@Bait_Puisi
Malam dingin tiba, menyeruak tulangku.
Meski tiada sambutku.
Derai air mata,
sederas sungai tak terbendung.
Tapi mengapa?;
Kau menjadi alasan kekalnya rasa sakitku
Mengapa kau asah bibirmu untuk melukaiku?
Tak ada kah barang secuil ibamu pada seonggok kecil hadirku @Bait_Puisi
@tanyakanrl Suami aku bukan dari keluarga kaya.. Tp dia bener2 ngusahain apa yg aku mau.. Gak nuntut banyak, tp dia rela ngejual semua yg dia punya termasuk game kesayangannya..
Dan satu hal lagi, dia gak pernah minta ke aku walau aku nawarin
@tanyakanrl Sebentar, jadi kalian udah plan buat nikah, itu pun sederhana karena budget terbatas kan? Kok bisa dia kepikiran beli barang 1,8jt yang gak ada hubungan sama pernikahan?
Skala prioritasnya gimana? Bukankah butuh nabung untuk biaya nikah & honeymoon dan kebutuhan setelah nikah?
@tanyakanrl Plis lihat ini red flag. Dia jelas ga tau mana skala prioritas kebutuhan primer, sekunder, tersier. Dia suruh tidur pake velg aja. Dan biasanya ini udah mindset. Amit2 besok kamu punya anak pengen beli vitamin hamil duitnya buat beli spakbor atau knalpot mbreng.