Saya kasihan sekali dengan Pak Kasmudjo ini.
Sudah sepuh, sudah pensiun, dijadikan tameng persekongkolan.
Disuruh menghapal sebuah cerita
"Anaknya pendiam, tapi pinter. IP nya antara 2,5 sampai 3,5.
Sederhana, suka pulang ke Solo naik sepeda...."
(Padahal yang ngaku mahasiswa bimbingannya bilang sendiri kalau IP kurang dari 2. Terus lahir di RS Brayat Minulyo artinya tidak mungkin mahasiswa melarat pulang Solo naik sepeda, impossible banget!)
Mungkin beliau ini sambil mengais-ngais ingatan dengan susah payah:
"Bocahe jane sing endi yoo???"
Artinya, sebenarnya yang diceritakan pak Kasmudjo apakah tentang mahasiswa yang sama atau beda ya....
Sekarang, Pak Kasmudjo mau disidang. Komisaris engga, disidang iya.
Kasihan.