Kesalahan purbaya yang membuat prabowo murka
1. Karna purbaya berani memotong anggran MBG.
2026: Rp 268 Triliun
2027: Rp 250 Triliun
2. Yang kedua karna gagal memberbesihkan bea cukai dari para mafia.
Ini janji yang harus dipenuhi tapi purbaya gagal dengan janji ini.
Dan yang ke 3-10 kita bahas di bawah👇
teddy ngejauhin mic prabs setelah singgung karhutla di IKN
"yg perlu diperhatikan kebakaran deket IKN. kita harus kerahkan kekuatan lebih jgn sampai kebakaran itu sampai ke zona inti"
teddy ngejauhin mic sambil ngejelasin sesuatu, prabs ngangguk-ngangguk aja
Info dari istana: api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa dipadamkan dgn tepung singkong. Aneh, tapi mungkin itu benar asal tepungnya sekian puluh kali lipat dari luasan hutan/lahan yg terbakar yg menurut Menhut (18/8/2026) sdh menjalar di luasan 202.000 hektar. Ayo dicoba.
Laporan analisis terbaru Harian Kompas melempar alarm ekonomi paling mengerikan tahun ini: Setelah fenomena "MANTAP" (Makan Tabungan), kini masyarakat kelas menengah-bawah meluncur ke fase "MATANG" (Makan Utang) hanya demi mencukupi kebutuhan perut sehari-hari.
Ketika Istana sibuk mengklaim "fundamental ekonomi bagus" & pertumbuhan di atas 5%, data OJK & Bank Indonesia per Mei 2026 justru membongkar kenyataan berdarah-darah di lapangan.
1. Pinjaman Konsumtif Meroket Rp160,7 Triliun.
Total saldo utang dari Pinjol (Pindar), Kartu Kredit, dan Paylater melonjak 26,4% (YoY) menembus Rp160,7 Triliun. Pinjol memegang porsi terbesar hingga Rp103 Triliun, sementara pembiayaan Paylater tumbuh paling liar mencapai 42,04%.
2. Pegadaian Kebanjiran Warga yang Gadai Barang.
Pembiayaan industri Pegadaian meledak 57,97% (YoY) menjadi Rp131,2 triliun, di mana 84% di antaranya adalah rakyat yang terpaksa menggadaikan barang berharga demi bertahan hidup.
3. Tsunami PHK Sektor Riil
Sebab utamanya dibeberkan oleh CELIOS (Nailul Huda): badai PHK sektor riil kian tak terkendali. Data Kemnaker per Juni 2026 mencatat korban PHK melonjak 23 kali lipat dalam sebulan (dari 829 orang di Mei menjadi 19.530 orang di Juni).
4. Konsumsi Semu Hasil Numpuk Cicilan
Guru Besar FEB Unand (Prof. Syarifuddin Karimi) menegaskan: tingginya angka belanja warga hari ini bukan karena pendapatan riil naik, melainkan ditopang utang berulang . Warga terjebak lingkaran setan cicilan yang siap meledak menjadi krisis kredit macet (NPL) dan pemicu kriminalitas sosial.
Inilah dampak nyata dari kebijakan fiskal ugal-ugalan: APBN dibakar ratusan triliun untuk proyek pemborosan non-produktif, sementara sektor riil dibiarkan sekarat, BBM dinaikkan, dan daya beli rakyat dihancurkan. Mengelola negara itu menggunakan rasio ekonomi riil, bukan modal omon-omon klaim statistik di atas kertas.
Video ; kompas tv
Pray for sumbar🥀🥀🥀
Berita ini akan lambat menyebar karna algoritma baru
Tapi dengan kekuatan akun² lebah kita semua berita kemanusiaan ini gak boleh dikalahkan oleh algo busuk ini wak
DEMO HARI INI GAK ADA YANG UPDATE KAH DI X?
Baru satu akun awak lihat yang update tadi, apa jangan-jangan udah ada yang up tapi gak keluar buble?
Awak tahu dari tadi siang ada demo, dalam hati bilang biar lah yang lain yang up, tapi sampai malam gak ada lewat 😭
Gila sebobrok ini Indonesia dipimpin Prabowo🇲🇨 Demo sebesar itu ga ada stasiun tv yg nampilin, semua di bungkam! I know,, kita masih kebawa Euforia bola.. tapi inget ada yg lagi berjuang melawan bangsa sendiri!!! Udah separah ini lo guys??! biasanya rame di timeline kok sepi banget ga ada yang upp!!?!!