Ini beneran pajak kita dipakai buat bayar mereka? Jam segini, pukul 10.34 WITA, udah nongkrong di Starbucks. Keren emang!
Disclaimer: Kerjaan saya remote, jadi bisa kerja dari mana aja asalkan ada laptop dan koneksi internet.
Relawan masih ngap-ngapan padamkan api. Toxic haze bikin lansia dan bayi sesak nafas dan menangis. Kalian malah plesiran bak artis.
Satwa kehilangan rumah entah mereka tidur di mana. Sendirian atau mungkin terpisah dari induknya.
Gimana Singapura lebih segar udaranya dari pada Kalimantan? Di mana empati kalian?
Orchid road atau bugis street? Rakyatmu semua sedang sakit!
Gue nggak pernah lihat para pejabat nangis sampai kayak gini ketika lebih dari 90 orang meninggal di pengungsian, saat tragedi Kanjuruhan, ketika 50 ribu anak keracunan MBG, saat kebakaran hutan, ketika seorang ayah kehilangan pekerjaan, bayi menangis kelaparan, sekolah-sekolah rusak, lansia terlantar, sampai kekayaan bangsa yang besar ini terus dikeruk habis-habisan...
Mereka bisa nangis untuk hal ini. Tapi bencana banjir Sumatera, gempa di NTT, kebakaran hutan di Kalimantan, Papua, Sumatera, puluhan ribu anak keracunan MBG, korban kecelakaan Kapal Virgo, bisa gitu gak ada setetes pun air mata yg jatuh.
Gpp sih klo gercep nanganin semuanya, tp kenyataannya juga nol besar..