Jujur, bahkan gue udah lupa sama rasa sakitnya, itu kan yang di namakan ikhlas? tapi hukum alam itu gak punya pengacara buat membela, karma pasti akan datang sesuai dengan perbuatan kita. Jadi gue cerita ini murni cuma buat pengingat bahwa karma itu ada, adil dan tepat.
Gue gk mau nyebarin aib siapapun, cuma gue mau cerita tentang "Karma" yang luar biasa dahsyatnya, tanpa gue menyumpahi apapun. "Karma" itu datang ketika hati gue mulai ikhlas.
Ini chat beberapa hari lalu, sebenernya 6 tahun lalu dia pun pernah chat kaya gini. Jadi gue mau cerita
Karma yang dia tanggung :
1. Yang dia pertanggung jawabkan sampe nyakitin gue, ternyata bukan anak kandungya
2. Istrinya selingkuh dengan banyak laki-laki
3. Anaknya sempet koma 2 minggu
4. Dia di pecat karena absen terus jagain anaknya di r.s
5. Harta nya habis di bawa si istri
6 tahun berlalu, tiba-tiba dia chat gue pakai akun profesional buat promoin youtube nya, dia tlp di ig minta maaf dengan suaranya yang berat, dia bilang semenjak dia ninggalin gue, hidup nya mulai berantakan, dan puncaknya sekarang dia sudah hancur lebur, katanya....
Si "i" ini sampe nyari no hp gue ke beberapa temen gue, dan kita mulai kontakan lagi, gue bilang "kita udah selesai dan aku mau nikah, aku sudah relain kamu dulu, aku sudah ikhlas" dan ternyata kata-kata gue itu malah jadi karma buat dia, gue gak ngerti sama sekali.
Pada akhir nya orang lama pemenangnya. Yap, gue setuju sama kalimat itu, gue dan Sandy mau nikah 6 tahun lalu.
Dan si "i" ini tiba-tiba chat ig gue bilang "aku mau cerai, dia ternyata bukan anak aku, kamu tunggu aku ya, aku beresin ini dulu" dan gue langsung tutup akses, percuma.
Beberapa bulan berlalu, gue dateng lah ke konser musik di Jackloth, dr sekian ratus orang mata gue malah tertuju sama ex gue, dia suami gue. Kita sudah lost contac padahal tapi semesta kaya selalu mempertemukan kita lagi, dan kita mulai deket lagi. Sandy nama ex itu, hai sayang♡
Gue sangat paham perasaan dia, harus menikah dengan perempuan yg gak dia cinta itu pasti kaya Neraka setiap hari nya.
Dia masih suka sms, telfon, skype, kadang komen di postingan media sosial, tapi sedikit pun gak pernah gue respon, mengingat dia sudah jadi milik orang lain. :'(
Dari awal gue bilang dia gentleman, gak semua laki-laki bisa mengakui kesalahannya, tapi dia bisa meminta maaf dan bertanggung jawab. Dan perasaan gue saat itu pastinya kecewa, patah hati sekali lagi, tapi untung nya gue masih bisa berjalan, masih bisa makan dan beraktifitas
Gak ada 1 kata pun yang keluar dari mulut gue, otak gue masih mencerna semua nya, saat itu gue masih 19 tahun, dalam teori gue udah dewasa memang, tapi telinga gue masih tabu.
Gue lupa saat itu gue nangis atau enggak, tapi yang gue inget gue bilang "yaudah, aku gpp" :')
Hari itu dia tlp, suaranya berat, agak gemetar, dia mulai jelasin semua nya dengan pelan-pelan biar gue gak histeris, ternyata dia pernah one night stand saat mabuk sama salah satu teman perempuan di club motornya, perempuan itu hamil dan minta pertanggung jawaban :')
Setelah 1 bulan pulang dari Bali gue ngerasa dia jauh lebih manis, dari awal gue bilang dia green flag, dan sekarang ijo royo-royo, tapi ada yang aneh setiap chat atau telfon dia selalu minta maaf terus sama gue, insting gue bilang "lo kenapa?" "Apa yang lo sembunyiin dari gue?"
Tapi gue ngerasa ada yang beda dari dia, dia mulai gelisah dan selalu cek hp terus, bahkan mulai keringatan padahal di bioskop kan dingin. Gue mutusin kalo lebih baik kita pulang aja, gak perlu ke apartement lagi, Dia mulai nganterin gue pulang dan semua baik-baik aja.
Setelah dia kembali ke Jakarta, kita ketemu dan nonton bioskop, pulang nya kita makan dan dia mulai ngajak gue ke apartement nya yang di Bintaro, katanya ada hadiah yang mau dia kasih dan dia lupa bawa. Btw, dia emang lebih milih tinggal di apartement dari pada di kost-kost an.
Dia itu suka motoran dan masuk club Ninja, dia kerja jadi fotografer merangkap jadi youtuber misteri, suatu hari dia bilang mau touring ke Bali selama 1 minggu, dan gue bilang oke go ahead, gue bukan type perempuan yang mau selalu di kabarin, atau perempuan yang nuntut banyak hal
Perempuan akan jatuh cinta ketika di perlakukan dengan baik, betul?
Dan dia memperlakukan gue kaya gue ini kaca, ringkih dan mudah pecah.
Contoh kecilnya dia gak pernah lepasin pandangan nya ke gue saat kita ngobrol, gak pernah lepasin genggaman nya saat kita jalan, sesimple itu
Jujur, dia satu-satunya pria yang sangat mengerti gue, dia pendengar yang baik dan gue mulai fall in love dalam waktu 3 bulan aja, secepat itu? Yap, secepat itu.
Bahkan saat suami gue, I mean "Ex" gue waktu itu, dia masih suka hubungin gue pun, but I don't care :'(
Gue pacaran sama suami gue itu 7 tahun, tapi kita sempet putus waktu itu, gue pernah deket sama beberapa laki-laki tapi gak ada yang bisa bikin gue bener-bener move on.
Malam itu laki-laki ini datang dengan inisial "i" dia bisa di bilang seorang pria, gentlemen and green flag.
Tau gak kenapa laki-laki yang sudah berkeluarga itu mau sama lo? Pertama, karena dia insecure sama istri nya. Kedua, karena dia nyari sesuatu yang murah dan gampang, kebetulan lo punya kedua nya.
Kalo perempuan "mahal" gak akan mau respon suami orang.
Jadi jangan ge-er dulu :D
Kalo ada laki-laki yang sudah berkeluarga bilang ke lo, lagi ada masalah sama istri nya, mau cerai dalam waktu dekat, atau dia bilang cinta sama lo, plis jangan di percaya, itu bulshit semua. Istrinya aja di tipu apa lagi lo :D