Ada kalanya sesuatu diambil dari diri kita lantaran hal itu begitu sangat merepotkan batin, melelahkan hati dan begitu menyita perhatian. Maka setiap apa yang Alloh ambil, bisa jadi itu adalah awal longgarnya semua kerumitan.
Wahai para wanita.
Sekuat apapun cintamu, kendalimu atas cinta amatlah lemah. Maka pilihlah laki-laki yang mempertahankan cinta sekuat engkau mencintainya. Dan itu terlihat dari seberapa mampu ia menahan amarahnya di hadapanmu.
Menghapus beberapa orang yang membawa racun dalam hubungan adalah salah satu keberanian yang diperlukan untuk bergerak menuju masa depan yang lebih baik.
Karena semakin tua, kita harus lebih bijak memilih untuk menghabiskan waktu bersama siapa.
Tenang itu barang mahal. Cara mendapatkannya ilmu yang mahal. Mereka yang belajar tenang, akan selalu menang. Yang kehilangan ketenangan, pasti urusannya berantakan.
Banyakin berdoa saat silaturahim.. tahan komentar. Karena setiap apa yang dimiliki orang lain, bisa jadi itu adalah hasil kesabarannya dan caranya bersyukur kepada Alloh.
Maafin ya..
Tanpa kita harus tahu dan memberi tahu apa yang harus dimaafkan. Agar yang punya salah tak malu atas aibnya, dan yang memberi maaf tak berpotensi kecewa karena tetap tak tahu apa yang salah.
Semua pasti ingin dirinya yang paling benar. Tapi ingat, orang lain juga ingin hal yang sama. Dan salah satu cara menikmati kebenaran itu sendiri adalah dengan tidak memaksakannya.
Berkata "Tidak" juga adalah seni yang harus dipelajari agar hidupmu berada di jalur prioritas. Sebab, hanya kita yang tahu kerepotan apa yang sedang dihadapi.
Semua orang insyaallah ingin sabar. Tapi memang tidak semua orang diberikan hati yang kuat. Sabar dengan ujian, tapi menangis saat perjalanan pulang. Tak apa.. itu bagian dari sabar.
Sebesar apapun kita tetaplah anak. Sehebat apapun kita tetaplah anak. Jangan memperlihatkan perbedaan duniamu dengan ayah ibumu. Karena mereka akan merasakan kehilangan dirimu.
Hiduplah yang jujur. Bukan untuk menyenangkan siapapun, tapi untuk menenangkan dirimu sendiri.
Tidak ada yang lebih melelahkan daripada menyusun cerita dusta dari waktu ke waktu.
Semua hanya giliran saja.. Yang jualan tak akan selamanya rame, ada masanya pernah rame. Itu hanya giliran saja. Ingat.. Dunia itu tidak hanya untuk melayanimu. Semua juga pingin laris. Syukuri dan nikmati.