Memilah-milah kekerasan mana yang "lebih boleh dimaklumi" justru mengaburkan fokus utama, yaitu penghentian segala bentuk kekerasan di dunia sepak bola. Another "make nih orang"
Menyuarakan Kanjuruhan bukan soal mewakili korban saja, Kanjuruhan adalah contoh bagaimana negara represif kepada rakyat, imunitas aparat, dan preseden buruk. Soal Aremania yg tetap dukung Arema itu hal lain.
Pertandingan persahabatan antara Konyaspor dan timnas Palestina yang digelar di kota Konya, Turki kemarin.
Pertandingan dibuka dengan banner raksasa dengan pesan “Diam itu saat anak-anak sedang tidur, bukan saat mereka meninggal.” Pesan untuk dunia luar yang diam saja ketika Palestina digenosida.
Lalu, pada menit 10:14, lampu stadion dimatikan sebagai penghormatan bagi 1.014 anggota komunitas olahraga Palestina yang dilaporkan tewas sejak 7 Oktober 2023, daftar nama korban ditayangkan di layar.
Para suporter juga melemparkan mainan dan boneka ke lapangan yang nantinya akan disumbangkan untuk anak-anak.
Terakhir, wasit meniup peluit akhir secara simbolis pada menit 89:59, diiringi pengumuman bahwa 'pertandingan ditunda sampai PaIestina merdeka.'
Pernah sekali waktu, perayaan juara PSM 4 musim lalu terus banyak yang komen
"Klubnya asik sendiri"
Bukannya sepakbola esensinya memang perayaan yakk. Juara, menang, gol bahkan pertemuan pun dirayakan.
Made for the game. ✅🔥
Want to pull one off too? The official Persija x adidas jersey is available at Persija Store and https://t.co/Usvni8NPF6 😉
#Persija