Dari trailer, MURDER REPORT ini menarik juga.
Pembunuh berantai ngajak jurnalis buat wawancara dia yang lagi mempersiapkan pembunuhan berikutnya.
Coming soon di bioskop!
awalnya ngira Dollhouse ini bakal jadi horor Jepang cerita boneka setan standar pada umumnya~
..tapi setelah liat nama Shinobu Yaguchi; penulis dan sutradaranya Swing Girls, Wood Job, Survival Family, Dance With Me-- ini keknya bukan horor biasa deh ๐
Apakah demo di Korea Selatan itu selalu damai seperti sekarang?
Nggak.
1980: Gwangju Uprising
- Presiden Park Chung-hee terbunuh di tahun 1979, di Korsel terjadi ketidakstabilan politik.
- Awal Bulan Mei 1980, Jenderal Chun Doo-Hwan (Setara Panglima TNI) bertindak sebagai "Presiden", mengumumkan darurat militer, pemerintahan sipil diambil alih oleh militer.
- Kampus diduduki oleh tentara, para aktivis ditangkap, pimpinan oposisi Kim Dae-jung ditangkap.
- Demo tumpah di mana-mana, tapi yang paling besar terjadi di Gwangju.
- Tentara dikerahkan untuk membubarkan demo, mereka bawa senjata, bayonet, pistol, dan senapan. Mereka menyerang siapa saja, termasuk orang lewat. Puluhan pendemo terbunuh.
- Rakyat Gwangju tidak terima, mereka menjarah kantor polisi dan gudang senjatanya, mengorganisir diri, berperang lawan tentara.
- Rakyat menyandera seluruh tentara yang ada di kotanya, dari 20 Mei sampai 27 Mei, mereka kurung mereka dengan senjata jarahan.
- 27 Mei, "Presiden" Chun Doo-Hwan memobilisasi tentara, lengkap dengan tank dan artileri, lalu menyerang dan membuka pertempuran, melawan rakyat sipil Gwangju.
- Tentu saja tentara menang. Dari sipil, 200 orang tewas, 800 cedera, dan 1500 ditangkap oleh tentara. Rakyat kalah.
Setelah itu, berasa orde baru:
- Jenderal Chun Doo-Hwan dikukuhkan jadi Presiden.
- Sepanjang rezimnya, darurat militer diberlakukan.
- Tentara dipakai sebagai alat pemerintahan.
- Demo itu disebut sebagai "kerusuhan".
- Pendemo disebut disusupi dan didanai oleh Korut.
- Pemerintah mensensor media, menangkap aktivis, dan menekan oposisi.
- Chun Doo-Hwan merangkul para Chaebol (Konglomerat) untuk industrialisasi.
- Di kepemimpinannya, ekonomi maju, tapi segala aktivisme dan media terbungkam.
Lalu kenapa bisa seperti sekarang?
Ada episode selanjutnya: 1987.
Bersambung.