TANGISAN TUKANG OJEK DI DALAM MESJID
Pagi tadi, temanku seorang pengurus mesjid bercerita sambil meneteskan air mata.
Ia bertutur :
Malam tadi sekitar jam 11-an, ditengah gerimis dan dinginnya malam aku kembali ke mesjid karena hp ku tertinggal di kamar mesjid.
@FFOODFESS Tergantung selera + stock bahan yang ada 😄 menurutku ayam saos mentega lebih comfort food tapi memang kurang machteh. Kalau ayam woku bahan+rempah mayan banyak perlunya, tapi rasa lebih jos
@n_desilestari @lolilalisa @surelychan_ @kochengfs Sampai rumah mbatin ke kucingnya 'untung ndk racun', mau minta maaf tapi ndktau tetangga yang mana yang kehilangan ayam. Serba salah kak :")
@lolilalisa @surelychan_ @kochengfs Kucingku dulu ambil ayam bakar utuh besek hajatan punya tetangga 🤣 sampe rumah bingung ayamnya mau dikembaliin lagi atau ndk soalnya masih utuh 😭 ner bener agak merepotkan babu y
@Kuylaathifa @wongyuhoshyoun @convomf Samaa kek aku wkw. Cuma memang agak weird alasan2 si cowo. Menurutku, semakin dia membeberkan banyak alasan yang mengarah ke menjauh bukan mendekat, patut berhati-hati 😄 karena cowo itu kalau sudah memilih dan yakin (walaupun ndk semua cowo) dia akan 'prove' buka 'hiding'✌🙏
Perilaku kekerasan bisa saja dimunculkan dari luka pengasuhan. Namun hal ini bukan alasan pembenaran perilaku kekerasan terjadi. Kekerasan dalam hubungan tetap kekeliruan.
Adalah tanggung jawab kita pribadi untuk memperbaiki diri, untuk memulihkan luka, agar tidak menyakiti.
Otak akan terus menerima informasi baru (belajar), dan membentuk realita baru, 𝐬𝐞𝐩𝐚𝐧𝐣𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 𝐦𝐞𝐫𝐚𝐬𝐚 𝐚𝐦𝐚𝐧. Namun jika seseorang terfiksasi dengan trauma, maka kemampuan menerima informasi baru jadi hilang, sehingga kita terus merekonstruksi realita lama