Saya pernah terobsesi menjadi astronot.
Mungkin dari sana saya belajar mencintai fisika.
Saya sangat suka memikirkan bagaimana alam semesta bekerja.
Ada hukum gravitasi yang membuat planet tetap beredar.
Ada hukum Newton yang menjelaskan gerak.
Ada hukum relativitas yang membuat kita memahami ruang dan waktu.
Ada hukum kekekalan energi yang mengajarkan bahwa tidak ada yang lenyap begitu saja.
Dan salah satu hukum fisika yang paling menarik bagi saya adalah hukum termodinamika.
yang mempelajari panas, energi, dan bagaimana energi berpindah atau berubah bentuk.
Kelihatannya hanya relate sama mesin, suhu, tekanan, dan ruang tertutup.
Padahal, semakin saya pikirkan, hukum ini terasa sangat dekat dengan kehidupan manusia.
Hukum pertama termodinamika menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Energi hanya bisa berubah bentuk.
Artinya, semua yang kita serap pada akhirnya perlu kita lepaskan dalam bentuk lain.
Mungkin inilah sebabnya manusia hari ini begitu lelah secara mental.
Kita terus-menerus menyerap energi.
Stres. Emosi. Media sosial. Trauma.
Informasi. Kebisingan. Ekspektasi.
Bertubi-tubi masuk ke jiwa raga.
Lalu hukum kedua termodinamika mengatakan.
Ketika energi tidak punya tempat untuk mengalir, Entropi akan meningkat.
Muncullah kekacauan.
Panas.
Dan kerusakan.
Dalam psikologi, overthinking adalah bentuk entropi.
Sistem pemrosesan kita tidak pernah dirancang untuk terus-menerus mengolah rangsangan tanpa henti, tanpa pelepasan.
Jadi ketika tidak ada yang dilepaskan, energi itu berbalik ke dalam.
Ia berubah menjadi ruminasi.
Kecemasan. Kegelisahan. Burnout.
Dan kelelahan mental.
Otak kita seperti kepanasan, berusaha menahan energi yang sebenarnya perlu bergerak.
Karena itulah gerak menjadi obat.
Dan kreativitas terasa menyembuhkan.
Itulah juga mengapa seseorang bisa tiba-tiba menangis saat sedang mengemudi, melukis, berlari, bernyanyi, atau menari.
Tubuh sedang berusaha menyelesaikan siklusnya.
Melalui seni. Olahraga. Musik.
Tulisan. Koneksi. Dan tawa.
Semua itu adalah bentuk pelepasan.
Cara sistem saraf kita mengubah energi yang tersimpan, tanpa membuat kita tenggelam di dalamnya.
Jadi ayo bergerak, teman-teman.
Move. Do something. Anything.
Sumatra blackout lagi. Pulau ini penuh banget sama perusahaan tambang yang rakus listrik buat smelter & operasi mereka. Rakyat biasa yang kena getahnya gelap-gelapan. Kapan pemerintah berani prioritasin listrik buat masyarakat bukan korporasi? #BlackoutSumatra
@18fesss Harusnya ga sesakit itu, Cowo mu noob/kurang skill tapi maksa, kalian berdua kurang relax, kurang foreplay, ada rasa takut yang tertanam di alam bawah sadar, atau kamunya yang vaginismus.