Bertahun-tahun sebuah tulisan puisi yang berbeda dengan kisah orang yang sama.
Aku senang dengan suara renyah tawamu
menafsirkan bahasa luka yang kau simpan dalam usia. Aku sedih tapi kita paham bahwa perih
hanya persinggahan dalam tahun hidup
Kau memberi luka, jurang pada mataku
Setiap hal yang pernah ada dan memberi luka, kini berusaha dilepaskan meskipun sulit. Prasangka orang mungkin berbanding terbalik, tapi maaf bukan mauku untuk seperti ini.
Rasa cemas, khawatir, takut mungkin hal yang biasa, tapi ada sebuah keyakinan yang tak bisa d goyahkan.
Menunggu sebuah kabar baik di bulan selanjutnya adalah hal yang sedang dikerjakan.
Hari ini, saya memutuskan hal yang mungkin dulu saya kejar, jika ditanya kenapa?, Yaa karena banyak hal di balik semua ini yang tak kasat mata, yang tak bisa orang lain lain lihat. Tapi masih ada satu pintu yang sedang saya tunggu, harapan dan do'a yang slalu dilangitkan.
kagum karena pemikirannya, cara dia mengimplementasi sesuatu, dan cara dia menghargai sesuatu, beuhh terus di buat jatuh olehnya. Tidak pernah bosan karena selalu di ajak menyelami pikirannya dan berdiskusi dengan about something what happen in this words or something else.
Untuk siapapun yang menemani
saya sampai hari ini. terimakasih
untuk Ego yang sengaja dihilangkan
agar kebersamaan masih tentang
kebahagiaan.
Terimakasih untuk amarah yang
sengaja diredakan agar pertengkaran
tidak bertahan lama.
Terus gini
' kamu benci ke saya, ya gpp, tapi tenang justru saya bisa membuat orang yang kamu suka jadi benci k kamu, mungkin gak sekarang tapi pasti.'
Lebih sakit di benci sama orang yang di suka kan hha
#ucapgadisitu
Pernah gak si, rindu diskusi bareng sama orang, dengan orang-orang yang berpemikiran sejalan di tambah cara-cara berpikir merka yang kritis saat setiap menyikapinya.
Untuk kita semua yang sedang berjuang menyiapkan masa depan, supaya tidak merasa sendiri, selalu ingat bahwa tidak ada manusia yang terhindar dari rasa sedih dan kecewa. Ujian terberat ketika kita mengikhlaskan yang paling kita inginkan ditakdirkan "belum terwujud".
Pakaian yang berwarna hitam di bawah tangga asrama itu sempat membius matanya, warna yang sempat wanita itu benci bahkan warna yang sangat wanita itu sukai.
#tentangkita#warnahitam