"..... kamu baiik baik aja kan?"
Suaranya lembut, menenangkan, namun bukan dia... Bukan dia yang mau ku dengar suaranya saat aku rapuh...
Dia yang kuingin adalah dia yg membuat bening air mataku seribu kali jatuh ke muka bumi ..
Sial... Lagi lagi aku kecewa karenaku sendiri ..
Rumah yang tidak menjadi rumah... Selalu merasa asing walau tinggal berpuluh tahun di sana... Rumah yang tidak pernah menjadi rumah sesungguhnya. Aku ada di sana tapi tidak benar benar ada di sana
Aku dengan segala hayalanku... Bahkan kamu yang nyata saja masih jadi hayalan setiaku... Sudahlah.. aku dan kamu memang sebaiknya tak saling tahu...
.
.
.
Mungking tempe lebih enak :)
My friend: masih sekolah ditanyain mau main kmna dan kapan pulang, sekarangnya bebas karna udh gede
Me: masih sekolah bebas main kmna aja, sekarang ditanyain mau kmna sma siapa lama atau engga ..padahal udh gede..
Lah kebalik:(