@adealaine โ โ โ
โ โ โ
Setelah mencari beberapa saat, Ardhan melihat keberadaan sang kekasih yang saat ini sedang berbincang entah dengan siapa.
"Sayang.....aku udah milih ini. Bagusan yang man...ANJRIT." Ardhan sangat terkejut dengan keberadaan kakaknya itu.
โ โ โ
โ โ โ
@adealaine โ โ โ
โ โ โ
"Satu, dua.....lima. Banyak juga, masi banyak yang bagus lagi. Yaudahlah ini aja dulu." Ujarnya.
Setelah Ia puas memilih beberapa sepatu, Ardhan mencari keberadaan kekasihnya yang entah ada dimana.
โ โ โ
@adealaine โ โ โ
โ โ โ
"Kamu sehat kan?" Ujarnya lalu menempelkan punggung tangannya pada dahi @adealaine.
"Aneh banget lagian tiba-tiba mau ronda, terus banyak makan lagi kamu sekarang. Kamu gapapa kan?"
โ โ โ
โ โ โ
@adealaine โ โ โ
โ โ โ
"Hah? Jalan kaki? Ngapain coba....random amat jadi manusia."
Ardhan langsung memakai jaket yang diberikan oleh kekasihnya itu. Permintaannya aneh, tapi mau bagaimana lagi?
"Itu mah lama buset, ngapain sih..... tapi yaudah ayo sayang."
โ โ โ
โ โ โ
@adealaine โ โ โ
โ โ โ
Elaine? Adelaine? Siapa dia? Sepertinya Ardhana tidak pernah mengenalnya. Ia hanya bingung kenapa Adelaine itu berbicara bahwa Ia pernah memandikan Ardhana. Ah entahlah siapa dia, untuk saat ini Ardhana tidak ingin ambil pusing soal itu.
โ โ โ
โ โ โ
@adealaine โ โ โ
โ โ โ
Wajahnya memang terlihat seperti tidak asing, tapi Ardhana tetap tidak bisa mengingat siapa dia sebenarnya. Ardhana yang tidak sadar melamun akibat memikirkan hal ini pun akhirnya tersadar saat Natasha datang menghampiri keduanya.
โ โ โ
โ โ โ