Point 1 menarik..bgmana tau ayat yg masih asli dan ayat yg sdh rusak? Mana saja ayat yg asli mana yg sdh rusak? Siapa yg merusaknya? Kapan itu terjadi? Dimana merusaknya? Kenapa harus dirusak? Semuanya ini harus bisa dijawab oleh muslim dengan gamblang...silahkan dijawab dengan jelas ya ..saya tunggu...
@Om_HME@AyaniMel Yg ngomong diceraikan siapa? Hagar di usir! Ismael TETAP sbgai anak biologis BUKAN anak perjanjian antara Abraham dan Allah. Anak perjanjian itu Ishak.
Mengapa Ishak Disebut "Anak Tunggal" Meski Ada Ismail?
1. Ismail Sudah Diusir (Kejadian 21:10-14)
Sebelum peristiwa di Moria, Sara meminta Abraham mengusir Hagar dan Ismail:
"Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak." (Kejadian 21:10)
Tuhan sendiri menyetujui: "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak." (Kejadian 21:12)
2. Ishak adalah Anak Perjanjian
Dalam bahasa Ibrani, kata yang digunakan adalah yahid (יחיד), yang berarti:
"tunggal" / "satu-satunya"
"kesayangan" / "yang sangat dicintai"
"yang unik"
Ishak disebut "tunggal" karena ia adalah anak janji Allah — lahir secara ajaib dari Sara yang mandul — dan melalui dialah perjanjian Allah dilanjutkan. Ismail, meski biologis juga anak Abraham, bukan bagian dari garis keturunan perjanjian.
Dan itu ditegaskan dalam ayat lain
Keluaran 3:6 — Semak Belukar yang Menyala-nyala
"Lagi Ia berfirman: 'Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.' Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah."
Ini adalah pengungkapan pertama Allah menyebut diri-Nya demikian kepada Musa. Allah muncul dalam semak belukar yang menyala-nyala di padang gurun Midian.
Keluaran 3:15-16 — Instruksi kepada Musa
"Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun. Pergilah, kumpulkanlah para tua-tua Israel dan katakanlah kepada mereka: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Ishak dan Yakub, telah menampakkan diri kepadaku..."
Ayat lain
Kejadian 50:24 — Yosuf Menyebutnya
"Kemudian berkatalah Yosuf kepada saudara-saudaranya: 'Aku akan mati, tetapi Allah tentu akan memperhatikan kamu, dan membawa kamu keluar dari negeri ini ke negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub.'"
Allah SELALU menyebut Abraham, Ishak dan Yakub. BUKAN Ismael. Paham?
Ayat TDAK LOGIS. pengikutnya pun jadi tidak logis. Coba simak baik2 ayat di Alkitab
Kejadian 22:1-19 (TB) Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan."
Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."
Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.
Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh.
Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu."
Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: "Bapa." Sahut Abraham: "Ya, anakku." Bertanyalah ia: "Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?"
Sahut Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.
Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: "Abraham, Abraham." Sahutnya: "Ya, Tuhan."
Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."
Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham,
kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri — demikianlah firman TUHAN —: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,
maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.
Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku."
Kemudian kembalilah Abraham kepada kedua bujangnya, dan mereka bersama-sama berangkat ke Bersyeba; dan Abraham tinggal di Bersyeba.