Menurut saya banyak kelemahan pidato SBY di sini. Isi dan cara pidatonya sih sudah bagus. Rapi, runut, tertata. Mudah di tangkap audien.
Tapi ada beberapa hal yang terlewati yang mestinya bisa menambah bobot pidato beliau.
1. Gebrak-gebrak meja.
2. Ngaku2 paling gagah.
3. Kepala geleng-geleng.
4. Bibirnya merat-merot kayak Bu Tejo.
5. ??? apalagi ya?
Dia sejak awal sudah jujur bahwa tujuan dia berkuasa adalah agar bisnisnya bisa berjalan mulus kembali, tapi para pemilihnya menutup mata. Sekarang, kita semua yang merasakan.
Ini yg dikemukakan ama beberapa ahli ekonomi tempo hari.
Kenaikan barang itu terjadinya perlahan, mulai dari bahan mentah, setengah jadi, baru bahan jadi.
Kenaikan bensin itu baru langkah awal, yg akan memberikan efek domino ke naiknya harga2 yg lain.
Yg tercekik itu yg finansialnya dan gajinya terbatas.๏ฟผ
Ketika acara memanjatkan doa bersama membuatmu terusik . . . dan masih ada pembelaan walau sudah jauh melenceng dari konteks balbalan . . . ๐๐โน๏ธ