Lagi lagi pejuang mahasiswa dibenturkan alihkan isu
Apa yang salah 5 tuntutan ini!???
Tuntunan MAHASISWA kepentingan kita bersama sebagai Rakyat
Kebaikan untuk negeri ini
Ada gerombolan gak suka
Hal tersebut..
Gerombolan ini tugaskan
Untuk alihkan isu, tuntutan mahasiswa
Pola MEREKA tetap sama
-MAHASEWA :dibayar asing, soros, Singapura
-TIYO sasaran dikambing itam kan bahan untuk publik
-baru ; mahasiswa bersatu dukung
Program pemerintahan
Maka dulu belanda nyaman menjajah negeri ini, pribumi bisa di adu domba
Salam akal sehat.
Masa @fadlizon@Fahrihamzah@bang_dasco termasuk saya dll, anda sebut penjilat. Kami-kami berjuang bareng2 dengan Presiden @prabowo ikut perjuangan politik beliau sejak awal, masa ketika beliau menjadi Presiden, kami tidak bekerja bersama beliau memastikan agenda perjuangan politik beliau berlanjut. Dan, saat ini tugas saya memastikan agenda visi perhajian Presiden bisa berjalan, dan mengalami perbaikan-perbaikan signifikan.
Wakil ketua DPRD Gerindra yang komentar pedas kepada pendemo dengan komentar "lagian siapa yang mau kasih lu makan, udah gembrot" diduga punya belasan dapur embege, Wow
Ini bukan gosip.
Ini rekam jejak Anggota DPD yang lo pilih pake uang pajak lo.
AWK , Arya Wedakarna, DPD Bali:
📌 2009 : Ngaku Raja Majapahit Bali. Nama lengkapnya 12 kata. Dipolisikan warga Bali sendiri karena dianggap lecehkan sulinggih dan palsukan identitas.
📌 2017 : Provokasi penolakan Ustadz Abdul Somad masuk Bali. Dilaporkan ke BK DPD dan polisi oleh anggota DPR RI , dituduh jadi otak persekusi berbasis agama.
📌 Maret 2020 : Ajudannya sendiri, mahasiswa semester VI, gaji Rp700 ribu, dijambak rambutnya, diputar-putar kepalanya, dipukul, dicekik , gara-gara nggak sengaja jatuhkan tas. LP/135/III/2020/BALI/SPKT. Masuk Polda Bali.
📌 29 Desember 2023 : Di rapat resmi Angkasa Pura Bandara Ngurah Rai, bilang ke pejabat: "Jangan kasih yang penutup-penutup nggak jelas. This is not Middle East." Viral. Dikecam MUI, NU, Muhammadiyah, ICMI Bali.
📌 2 Februari 2024 : Dipecat BK DPD. Langgar sumpah jabatan dan kode etik. Tiga laporan polisi sekaligus : Polda Bali, Polda NTB, Bareskrim Polri. Keppres No.35/P Tahun 2024 diteken Jokowi 22 Februari 2024.
📌 Maret 2024 : Tetap ngantor setelah dipecat. Tetap klaim masih terima gaji. Ngotot nggak mau keluar sampai dipaksa.
📌 Pemilu 2024 : 378.300 suara. Balik lagi ke DPD 2024–2029.
📌 27 Maret 2026 : Sebar hoaks foto jurnalis https://t.co/0oxJUTcFBv sebagai pelaku pemerkosaan. Tanpa verifikasi.
Jurnalisnya bilang: "Mental saya langsung down."
Dilaporkan ke Polda Bali dan BK DPD. AWK minta maaf terbuka , Antara, 30 Maret 2026.
📌 2026 : dari akun Instagram verified-nya sendiri:
Ada warga lapor anak-anak SD 3 Batuyang nggak dapat MBG. Minta tolong ke anggota DPDnya
Jawaban AWK:
"Tanyakan sama mahasiswa yg DEMO itu ya... mereka demo MBG agar dihapus."
"Kami bantu daerah yg mau mau saja."
Rakyat lapor anak nggak dapat makan , dibalas dengan nyalahin mahasiswa yang demo.
Lalu ketika dikritik di kolom komentar, AWK jawab:
"Yg ga milih juga banyak termasuk elo. Ga usa sok paling berjasa."
Dipecat → minta maaf → balik lagi → masalah baru → minta maaf lagi → rakyat yang butuh bantuan disuruh tanya ke demonstran.
Pola ini bukan kecelakaan. Pola ini adalah model bisnis.
Dan model bisnis ini jalan terus , karena sistemnya memang dirancang untuk membiarkannya jalan.
Tugas DPD itu apa, Pak?
Sudah sangat banyak yg mengkritisi soal MBG, data, fakta dan akibatnya semua sudah disampaikan. Dari pemikir paling cerdas sampai hanya masyarakat level akar rumput sudah bersuara.
Semoga Tuhan YME masih menjaga negeri ini.
Panas Debat Budiman Sudjatmiko-Mahasiswa :" Anda Bukan Siapa-siapa, Silakan Pergi!
“Bapak jangan bicara soal keidealan negara kalau bapak tidak pernah memikirkan ide atau solusi yang menyentuh akar rakyat, seperti persoalan petani Pundenrejo, pikirkan hal demikian, jangan cacat logika terus,” lontar Rafli.
**🤣🤣Mengamuk dia genks
Logika Terbalik #SellSingapore: Yakin Mau Boikot Nih?
Rame gerakan #SellSingapore. Pertanyaan logisnya simpel:
Gimana cara kita "sell" kalau kita gak pegang barangnya? Punya obligasi Singapura atau nyimpen SGD aja boro-boro. Realitanya justru kebalik total.
Per April 2026, Singapura itu statusnya pemberi utang terbesar buat Indonesia dengan nilai fantastis US$52,18 miliar. Merekalah yang konsisten masuk dan serok surat utang (SBN) kita.
Bayangin kalau kampanye ini bikin institusi sana baper, lalu mereka kompak narik dana (capital outflow). Yang boncos duluan siapa? Ya market kita. Rupiah yang lagi rentan bisa makin amsyong.
"Tapi kan mereka ngelindungin koruptor?" Nah, ini salah sasaran. Yang maling itu oknum elit lokal kita yang sengaja manfaatin celah hukum buat nyembunyiin aset. Singapura murni cuma jalanin sistem mereka sebagai financial hub.
Nasionalisme itu bagus, tapi fiks harus pakai literasi finansial. Jangan sampai niatnya mau nekel lawan, malah nekel kaki sendiri. Market bergerak pakai data, bukan pakai emosi.