VIRALKAN : SEORANG IBU IBU LANSIA MARAH MARAH DI BAGIAN PELAYANAN HUKUM DKI DAN BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN KARNA TANAHNYA SUDAH S3KIAN TAHUN DIAMBIL PEMERINTAHAN DKI TAPI TIDAK ADA PENYELESAIAN PEMBAYARAN . SETIAP DATANG DIHAMBAT UNTUK KETEMU BIRO HUKUM DKI.
Terima kasih untuk para korban yang berani speak up. Pasti nggak mudah.
Semakin banyak yang bersuara, semakin jelas, ini adalah perilaku yang dibiarkan, diketahui, bahkan dinormalisasi oleh orang terdekat.
Seakan korban bisa diperlakukan tidak pantas—dan itu sungguh menyakitkan.
Nih ya netizen kenapa kita harus stay with victim
Bayangkan kontol mu diremes temenmu di wc. Tiba2. Bar kui silitmu diraba2.
Trus kamu trauma.
Kamu mencoba speakup, tapi ga ada jejak sperma.
Pie le buktike kontol diremes?
Mangkane stay with victim kui diutamakan.
Izin berpendapat, setuju ga setuju rapopo.
Pinter tok kurang lengkap kalo ga banyak nongkrong.
Banyak nongkrong, banyak pov baru, banyak dengerin hal baru, banyak ide.
Setiap manusia punya “echo chamber” nya masing2, sampe di tongkrongan tau “oh jebul ngene”
@unispacex GERD itu mirip sensasinya sama serangan jantung. jadi kalau dtg keluhannya spt GERD tp terus meninggal, most likely bukan gerd. kemgkinan besar jantung, tp perlu otopsi. di indo ini jarang bgt diotopsi, akhirnya gejala awal pasien yg dijadikan diagnosis akhir oleh awam.