@__PASMANTAP Negara barat selalu datang dengan dalil pertolongan namun tujuannya adalah penjajahan dan Sumber daya Alam. Saya gak percaya sama sekali yg dia katakan, apalagi media yg ngepost di waktu saat ini 😂. Sudah dipastikan agenda politik..
@MilaNisaaa123@noucampline Emang udah coba nyari harga bor sumur dalem 100meter? Lengkap sama pompa sama toren yg siap disalurkan ke warga ? Baca komen di atas kak biar gak keliatan tololnya heheh maaf ya cuma ngingetin. Spek beda ama yg sumur bor rumahan ya kak 👍🏻
@MasBRO_back Lalu disepakati hanya 19%, bagi lu pengangguran atau kerja biasa aja bukan pengusaha lu gak akan ngerasa, tapi baberap sektor usaha sangat berdampak seperti perusahaan manufaktur targetnya ekspor/impor… kalo sampe keganggu banyak perusakan rugi dan PHK menanti…
@MasBRO_back Emang keliatan banget lu gak paham geopolitik. Pertimbangan membela Palestina gak asal-asalan, semua punya konsekuensi di geopolitik apabila sekutu tak berfungsi semestinya. Contoh aja Indonesia tahun lalu kena sanksi Trump pajak 32%
@law_erfan@velmavoyez@sukaberbicara Jangan diladenin bang, tuh akun Indikasi buzzer, di negara lain nayangin profil pemimpin negara gak jadi masalah. Yg sensitif itu busuk hatinya udah jelas Pak Prabowo mengutamakan rakyat bahkan ketika ia di hina rakyatnya sendiri.
@Boediantar4 YTTA pergerakan ini masif banget bro, dari 6 bulan yg lalu gak sepi” ni topik kayak ada yg goreng btw agendanya siapa nihh? Dan netizen bilang kalo ini murni suara rakyat 😂😂
@V3g3L Siklusnya gini, warning dari pemerintah jika ada covid susulan. Sebenarnya itu bukan covid tapi pengalihan isu agar kalian di vaksin karena apa? Karena pemerintah sudah punya kesepakatan oleh pihak luar. Intinya gini temen” jangan mau divaksin jangan stress jaga pola hidup sehat
@504_private @tanyarlfes Artinya kelu kesah rakyat masih didengarkan, saran sih mending lu fokus yg lebih menghasilkan dari pada cuma protes mulu. Dari jaman kakek nenek ibu bapak dulu sama saja kesulitan ekonomi pasti dirasakan…
@giatmaksiat Paradigma yg diyakini di masyarakat bukan tanpa sebab, itu terjadi lebih dari seratus tahun lalu sampai sekarang. Mungkin sekarang sudah mulai familiar namun pandangannya terhadap asli pribumi masih sama… tapi gak semua