THE INTERACTIVE ONE PIECE WORLD MAP IS NOW LIVE!!
After 5 years, it is done! Explore this interactive map of Planet Bluestar, allowing you to learn more about every single location ever introduced in canon, now available for free for everyone!!
FEATURING:
- Click on any island to get extensive details about its topography, history, and culture!
- Dedicated submaps for important islands! Find out more about each of the Flower Capital's neighborhoods, each of the individual groves of Sabaody, or each of the floors of the Whole Cake Chateau!
- Check the route of the Straw Hat Pirates, with included timeline dates for each arc!
- Find every single poneglyph we currently know of on the map and check their contents!
- Much more!!
Find the map on my website, The Library of Ohara!! (link in bio!)
Raisa said:
"Aku memilih melepaskan yang membingungkan, karena aku tidak se-kurang itu untuk diragukan. Aku layak dicintai dengan jelas, sepenuh hati dan tanpa ragu."
Iman Katolik itu berat. Tapi bukan di bagian yang kebanyakan orang pikir.
Bagian paling beratnya adalah β kita diminta mengasihi orang yang sudah menyakiti kita. Yang berulang kali dan yang bahkan tidak merasa perlu minta maaf. Bukan ajaran yang lahir di tempat yang nyaman, tuntutan ini datang di momen paling ekstrem, seperti:
1. Yesus bicara soal mengasihi musuh di tengah rakyat yang dijajah dan diperas Roma setiap hari. "Kasihilah musuhmu, dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu." (Matius 5:44).
2. Petrus menyangkal Yesus tiga kali di malam yang paling krusial. Dan setelah kebangkitan, Yesus tidak membuka luka itu β Ia justru bertanya tiga kali: "Simon, apakah engkau mengasihi Aku?" (Yohanes 21:17). Bukan konfrontasi. Tapi pemulihan.
3. Stefanus, orang pertama yang mati karena imannya, dilempari batu sampai mati. Kata-kata terakhirnya bukan kutukan. "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka." (Kisah Para Rasul 7:60). Ia mendoakan orang yang membunuhnya.
Konteksnya beda-beda. Tapi tuntutannya sama persis: kita diminta mengampuni bukan setelah lukanya sembuh. Tapi di tengah-tengahnya. Banyak orang ninggalin iman bukan karena gak percaya Tuhan. Tapi justru karena percaya β dan gak sanggup dengan konsekuensinya. Dan itu sangat manusiawi.
Menyimpan kebencian itu diam-diam menghancurkan kita lebih dalam dari orang yang kita benci. Iman yang gak menuntut apa-apa bukan iman. Itu cuma kenyamanan yang dikasih label rohani. Yang diminta bukan mudah β tetap berbuat baik, tetap berbelas kasih, tetap percaya meski lukanya belum sembuh. Tapi mungkin justru di sana letak iman yang sesungguhnya. Setiap hari β kita memilih lagi. Dan itu cukup.
I have a difficult time asking for help.
So if I told you I needed you, I really did... and if you weren't there when I needed you I probably won't ask you again.