@SmwGwOto Setahuku ya, kalau sisi kamera sudah tinggal beberapa detik menuju hijau, seharusnya sisi kiri udah merah dari tadi. Jadi sebenarnya dua duanya salah. Iya gak sih?
Aku merencanakan menggertak HRD karena nggak ada JHT besuk September waktu perpanjangan kontrak. Bulan ini masa kerjaku tepat 1 tahun, dan ternyata ada pembaharuan di slip gajiku. ADA JHT!
Gagal deh rencana penggebrakan itu. Haha.
Bulan ini, tanggal 10, excelan budgetingku memberi alarm bahwa keuanganku sudah minus 500k pada tanggal tersebut. Lalu aku membuat perencanaan tambahan untuk beberapa kekurangan budget diluar minus tersebut. Jadinya minus 1juta. Okey, aku terpaksa Dopping budget dengan pinjol.
Tapi kalau dipikir-pikir, pembuatan rekap lifetime sparepart tersebut cuma perlu rumus textjoin, sort, filter, dan pivot table. Simpel juga sebenarnya kalau dibuat manual. Tapi hasil dari AI ini punya keunggulan, filenya ringan karena tidak kebanyakan rumus.
Direktur Operasional ngajarin para manajer untuk pakai AI untuk membuat rekap data secara cepat. Sebagai Analisa Data, aku merasa posisiku akan tergantikan dengan AI tersebut. Rasa was-was tidak diperpanjang kontrak ada. Hingga suatu saat aku dipanggil oleh Manajer produksi.
Beliau memamerkan kepadaku penggunaan AI untuk membuat rekap lifetime sparepart (yang merupakan jobdesk ku). Aku pun mengamati link AI tersebut dan mulai mencobanya. Ternyata memang simpel. Cuma modal prompt dan file data mentah, rekap data tersaji sesuai yang di mau.