Ex-Google employee slams Google for failing to support Nadiem Makarim.
An Indonesian court put Nadiem in jail on trumped up charges of bribing Google to invest in his company.
Google failed to attend the trial, and has only posted a denial on an obscure local blog.
🚨 Berita Nadiem Makarim di Shanghai.
Banyak orang-orang China yang prihatin ke Nadiem Makarim yg mendapatkan vonis penjara selama 10 tahun & denda 809 Miliar dari hasil putusan Hakim kemarin.
#IndonesiaGelap
alasan Investor Asing Kabur menurut tom lembong :
- Regulasi berubah-ubah sesuai keinginan yg berkuasa
- tidak konsisten, tidak bisa diprediksi
- Kriminalisasi nyata ,Nadiem, Tom Lembong, BRI Ventures, Telkom Ventures semua dikriminalisasi
- Danantara tidak transparan
- laporan keuangan belum keluar, bisnis model tidak jelas
- tiap tahun cuma ngeluarin bond (malak secara halus?)
- DPR masuk ke BI
- politisasi kebijakan moneter sangat menakutkan investor
- Patriot Bond = tanda putus asaan prabowo
- pemerintah terlihat desperate cari uang dengan cara aneh
Rupiah melemah ke semua mata uang
- bukan karena dolar kuat, tapi borok dari dalam negeri sendiri
- Investor punya banyak pilihan
- Malaysia, Vietnam, Thailand jauh lebih ramah.
- Tidak ada yang wajib invest di Indonesia
KAMI TIDAK AKAN LUPA SAUDARA AFFAN DILINDAS RANTIS POLISI,
KAMI TIDAK AKAN LUPA RENO & FARHAN YANG HILANG USAI DEMONSTRASI,
KAMI TIDAK AKAN LUPA POLISI BAYAR MAHASISWA 20 JUTA.
🚨 #DEMO BESAR HARI INI 🚨
Ribuan pengemudi ojol dan mahasiswa dijadwalkan aksi #demo di kawasan Monas dan Gedung DPR/MPR RI hari ini.
Sebanyak 1.246 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi sekaligus mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
Source: TribunX
Bravo BEM UI walau di hadang kepolisian
“Reformasi polri yang mereka bilang itu reformasi yang semu”
“Apa artinya reformasi Polri, jika aspirasi di Mabes Polri, kita di halang, kita di dorong, mereka menginjek nginjek keranda kita”
Massa dari mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menaburkan bunga di atas tulisan “Matinya Reformasi Polri” dan menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun”.
~NJ
Lulus S3 dari Australia dan jadi dosen dengan gaji pokok hanya 2,6 juta rupiah.
Para menteri rangkap jabatan.
TNI dobel job.
Polisi juga dobel job.
Tenaga pendidik terpinggirkan.
This morning, after Nadiem was sentenced to 10 years in jail, it’s clear that Google needs to take a strong official stand.
The Indonesian judges sullied Google’s name, claiming without evidence the U.S. giant engaged in bribery to win a Chromebook laptop contract.
In this fiction, Google invested in Nadiem’s company, GoJek. In return, Nadiem, who left GoJek to become Education Minister, ordered the purchase of Chromebooks.
Prosecutors failed to put any evidence forward to back this defamatory allegation. Yet Nadiem got 10 years. Why? Because he tried to reform a corrupt ministry and made a lot of enemies.
How can Google remain silent in the face of these baseless allegations. Just because a judge said it, doesn’t make it any less defamatory.
I would expect Sapna Chadha and other senior Google leaders in the region to show the backbone to speak up now. Nadiem was Google’s trusted partner for years. They invested in his company. Will they remain quiet just to protect their business in Indonesia. Where are they in his time of need?
Banyak masyarakat merasa tertekan in this economy. Publik mengaku paling terasa adalah naiknya harga barang-barang kebutuhan.
Mari saling menguatkan, teman se-WNI seperjuangan!
Sumber:
Police Corruption Perceptions Indeks.
Peringkat 1 Asia Tenggara
Peringkat 18 dunia.
Padahal rilis terbaru litbang kompas,kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian mencapai 82,4%.
How Indonesian “justice” works:
—Arrest Nadiem with no evidence of wrongdoing as he tried to reform the country as a minister.
—Prosecutor loses face in court due to the ridiculousness of the case.
—To save face, the judge gives Nadiem 10 years in jail anyway.
—Next step? Nadiem is likely released on a presidential intervention.
Indonesia is a laughing stock on the global stage.
Gojek co-founder and former Education Minister Nadiem Makarim has been sentenced to 10 years in prison after being convicted of corruption.
Makarim, a former billionaire and symbol of Indonesia’s tech boom, says the verdict is politically motivated and plans to appeal.
UI baru saja mengumukan acara konfrensi rebuplik di batalkan karna ada tekanan dari pihak tertentu :
- Izin dicabut mendadak pukul 11 malam hingga 1 dini hari
- padahal sudah dapat konfirmasi sejak 19 Juni
- Bukan keinginan internal kampus
- tidak narasumber dari pihak jubir prabowo
- panitia yakin ada tekanan eksternal yang memaksa UI batalkan izin
- UI dalam posisi sulit sebagai institusi negeri mereka tidak bisa menolak tekanan dari luar
- Pemerintah/pihak tertentu diduga takut pada gagasan yang terorganisir
- bukan takut kekerasan tapi takut kesadaran kolektif
- Ruang diskusi dan gagasan dianggap ancaman
- karena selama ini ruang publik diisi perdebatan ide bukan kepentingan tertentu
- Izin dicabut bukan karena salah prosedur
- tapi karena ada yang tidak mau gagasan-gagasan kritis berkumpul dan terorganisir
#intinyadeh Kristia Budiyarto (Kang Dede) yg dikenal sbg buzzer Jokowi, jd komisaris PT Pelni di 2020.
Di web Pelni: lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Unhas. Tp dicari di PDDikti gak ada.
Unhas: gak tercatat sbg alumni/ mahasiswa. Unhas gak ada Fakultas Ilmu Komunikasi.
(1/2)