GILA!!! 9 JUTA HEKTAR SAWIT TIDAK BAYAR PAJAK DI ERA JOKOWI
Mafia langsung setor ke solo.
Pantasan birahi kekuasaan makin gila nih orang. Udah pantas di hukum nepalkan mereka sekeluarga serakah semua.
Wawancara terhadap seorang investor: ia jelaskan alasan investor luar enggan berinvestasi ke Indonesia. Dia bercerita pengalamannya 5 tahun lalu saat di Indonesia. 😯
Pajak yg udh gw bayar buat gaji anak lu :
• PPN 11% tiap kali makan, belanja, atau pakai jasa
• PPh puluhan juta per tahun
• Pajak mobil 2 dan motor 3 (saat beli dan tiap tahun)
• Pajak rumah (PBB)
• Pajak usaha kontrakan
• Pajak tiket pesawat
• Pajak saat lewat jalan tol
• Pajak BBM
• Pajak pulsa, paket data, internet, dan listrik
• Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)
• Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan
• SWDKLLJ saat bayar pajak kendaraan
• Pajak rokok
• Pajak hotel
• Pajak restoran dan kafe
• Pajak parkir
• Pajak hiburan (bioskop, konser, tempat rekreasi tertentu)
• Bea Meterai
• Pajak jual beli properti
• Pajak deposito dan investasi tertentu
• Pajak impor barang dari luar negeri
• Bea masuk barang impor
• Pajak reklame
• Pajak penerangan jalan (di tagihan listrik)
• Pajak transaksi saham tertentu
• Pajak transaksi kripto
• Pajak hadiah undian
• Pajak sewa tanah dan bangunan
• Pajak penghasilan UMKM/usaha tertentu
• Retribusi pasar
• Retribusi kebersihan/sampah
• Retribusi perizinan tertentu
• Biaya administrasi dan pungutan daerah lainnya.
Terus masih dibilang kurang kontribusi ke negara. 😅
Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii.
Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu.
Terus ke media nasional pula.
Ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media???
😂🤣😂🤣
Yang belum tau, dia ini dosen Fisipol UGM sekaligus direktur di lembaga riset Celios. Namanya Mas Media. S2 dan S3 dari The University of Manchester. Omongannya tajem, kritis, dan selalu based on data. Tentu tidak disukai kaum-kaum boikot UI dan UGM.
AKHIRNYA ISU YANG SELAMA INI BENAR
Isu yang soal penyebab pemadaman listrik bergilir (Jawa blackout) akhirnya dikonfirmasi langsung oleh Kanda Bahlil
- Bahlil mengakui bahwa PLN kekurangan pasokan batubara untuk pembangkit
- harga batubara acuan global dan harga yang mau dibeli PLN (Negara) selisihnya sangat jauh sehingga produsen enggan menjualnya ke PLN
-Untuk mengatasi persoalan kekurangan batu bara ini, Kementerian ESDM akan membentuk tim pengadaan batu bara kalori medium
Kronologi Fatal Tata Kelola Energi: Dari Obsesi Pajak Sampai Jawa Terancam Blackout (Thread)
Mari kita bedah kronologi bagaimana kebijakan ugal-ugalan yang bikin eksportir terbesar ke 1 dunia dan produsen batu bara ke-3 terbesar di dunia ini malah kena krisis energi listrik
Gurita kepentingan di balik Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dibongkar ICW. Dari sampel 102 yayasan mitra, ditemukan afiliasi ngeri-ngeri sedap:
• 28 yayasan terafiliasi Parpol
• 18 Pebisnis Swasta
• 12 Birokrasi
• 9 Relawan Pilpres
Sisanya terhubung ke militer & eks koruptor. Ini program gizi atau bancakan politik?
Video : kompas tv
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
Pertamina bilang harga asli Pertalite Rp18.040/liter.
Lo cuma bayar Rp10.000.
Selisih Rp8.040 "ditanggung pemerintah" , alias ditanggung pajak lo.
Kedengarannya heroik.
Sampai lo baca data BPS 2024:
20% rumah tangga TERKAYA Indonesia mengonsumsi 39,99% dari seluruh Pertalite yang dijual.
Senilai Rp41 TRILIUN subsidi rakyat masuk ke tangki kendaraan orang2 yang paling mampu beli Pertamax.
Total subsidi BBM yang salah sasaran? Rp81 triliun/tahun.
Dan Bahlil , Menteri ESDM-nya sendiri , yang ngomong potensi salah sasaran subsidi energi tembus Rp100 triliun/tahun.
Jadi selama ini orang miskin yang nggak punya kendaraan, yang naik angkot tiap hari, ikut bayar pajak buat subsidi bensin kendaraan orang kaya.
Negara mana lagi yang minta rakyat miskin urunan subsidi BBM buat orang kaya, terus bilang itu "keberpihakan pada rakyat"?
🤷♂️
Guys, ada satu pengakuan dari akademisi yang menurut gue paling penting dan paling jarang diungkap secara terbuka tentang siapa yang sebenarnya mengendalikan ekonomi Indonesia.
Setiap tahun kita merayakan data bahwa Singapura adalah investor terbesar di Indonesia.
Tepuk tangan.
Bangga.
Wah, investor asing makin percaya sama kita.
Tapi ada satu kemungkinan yang jarang dibahas:
sebagian besar uang itu bukan uang Singapura.
Itu uang kita sendiri yang pulang
kampung pakai kostum bule.
Modusnya bernama round trip investment.
Begini caranya:
pengusaha super kaya Indonesia eksploitasi sumber daya alam nikel, batu bara, sawit.
Operasionalnya pakai rupiah. Gaji buruh pakai rupiah. Semua biaya produksi pakai rupiah kita.
Tapi keuntungannya disisihkan dan ditransfer ke perusahaan cangkang di Singapura.
Di sana uang itu "dicuci" jadi modal asing.
Lalu dibawa balik ke Indonesia sebagai investasi asing alias FDI.
Lima taipan terkaya Indonesia menurut riset yang dikutip narasumber menguasai lebih dari 40% perputaran uang di seluruh kawasan Asia Tenggara.
Big Five-nya:
Sinarmas Group, Indofood Group milik Antoni Salim, Sukanto Tanoto, Wilmar, dan Adaro milik Garibaldi Thohir.
Dan ini bagian yang paling bikin emosi:
produksi mereka pakai rupiah, tapi mereka jual hasilnya ke luar negeri dibayar dolar.
Kalau kita mau beli balik dari mereka kita juga harus bayar dengan dolar.
Artinya begitu dolar naik dari Rp17.000 ke Rp18.000 mereka otomatis untung.
Tanpa kerja tambahan apapun.
Sementara rakyat menjerit karena harga naik ada kelompok yang justru tepuk tangan karena keuntungan mereka otomatis melonjak.
Kenapa Singapura jadi surga buat mereka?
Pajak rendah.
Identitas pemilik dilindungi tidak akan pernah diungkap siapa pemiliknya.
Kepastian regulasi dikunci puluhan tahun.
Dan yang paling penting tidak ada perjanjian ekstradisi dengan Indonesia.
Logikanya sederhana:
cari duit sebanyak-banyaknya dari Indonesia, bawa ke Singapura, dan di sana kamu dilindungi.
Selama ini tidak diubah Singapura akan terus jadi investor nomor satu di Indonesia sampai kiamat.
Kelompok ini juga melakukan political funding ke partai-partai politik.
Tidak ada bukti tertulis tapi semua orang yang paham ekonomi politik tahu denyutnya ada.
Itulah kenapa kalau pemerintah mau pajaki mereka dengan pajak besar selalu ada yang namanya ewuh pekewuh.
Dan kelompok ini paling masif dan paling makmur justru di era pasca-SBY, terutama era Jokowi.
Kenapa? Omnibus Law.
Undang-undang yang cacat dari awal dan kecacatan itu yang mereka manfaatkan untuk ekspansi kapital ke seluruh Asia Tenggara.
Bedanya dengan era Soeharto:
dulu konglomerat diasuh oleh kekuasaan.
Mereka dikendalikan, dipagari, tidak bisa seenaknya.
Pasca reformasi terbalik.
Konglomerat yang mengasuh pemerintah.
Era Orde Baru, konglomerat masuk istana tapi masih di pagar. Pasca reformasi, mereka sudah di dalam, bikin pagar sendiri, ngatur semuanya.
Dan ini yang paling mengkhawatirkan untuk situasi sekarang:
ketika pemerintah mulai serius dengan agenda transparansi audit tambang, NGO minta data, mahasiswa minta keterbukaan itu mengganggu rasa aman kelompok ini.
Reaksinya?
Tarik dana yang sudah ditanam di Indonesia.
IHSG turun terus.
Rupiah melemah.
Dan civil disobedience yang muncul di masyarakat bisa jadi termasuk belanja isu yang dikehendaki oleh pemain-pemain besar ini.
Kalau rakyat sudah tidak percaya pada pemerintah, situasi kacau mereka bisa eksploitasi lebih banyak lagi.
Tidak ada keamanan, ambil saja, ambil saja.
Stabil mereka profit.
Rusuh mereka tetap profit.
Itulah kapitalisme super.
Potensi kerugian negara dari praktik ini diperkirakan lebih dari Rp500 triliun itu baru dari estimasi pajak yang mereka bayar di Singapura dibanding yang seharusnya masuk ke Indonesia.
Nilai sebenarnya di belakang jauh lebih besar dari itu.
Solusinya sudah jelas:
investigasi round trip investment, audit berdampak dengan sanksi pengembalian dana, dan ubah undang-undang investasi supaya modal asing harus benar-benar asing bukan uang Indonesia yang dicuci di luar lalu dibawa balik.
Prabowo punya pengalaman hidup di kawasan itu cukup lama dan tahu praktik ini.
Tapi sampai sekarang ini baru sebatas belanja masalah. Belanja isu.
Kapan akan dieksekusi tergantung siapa yang menentukan prioritas.
Dan pertanyaan terakhir yang paling mengerikan: apakah ada kaki tangan kelompok ini di dalam pemerintahan Prabowo sekarang?
Jawabannya: sepertinya tahu karena Prabowo sudah bergaul dengan keluarga Cendana puluhan tahun dan sudah hafal pola-polanya.
Artinya Prabowo mungkin tahu siapa mainin apa.
Tapi apakah dia akan, atau bisa, bertindak itu pertanyaan yang sampai sekarang belum ada jawabannya.
selama Indonesia merayakan Singapura sebagai investor nomor satu tanpa pernah bertanya berapa persen dari uang itu sebenarnya milik orang Indonesia sendiri yang dicuci lewat Marina Bay kita akan terus jadi negara yang dieksploitasi oleh dirinya sendiri.
Bukan dijajah asing.
Tapi dijajah oleh segelintir keluarga sendiri yang lebih nyaman menyimpan kekayaan negara di luar negeri daripada membangun negaranya.
Dan setiap kali rupiah melemah, BBM naik, dan rakyat menjerit ada segelintir keluarga yang justru otomatis lebih kaya tanpa perlu berbuat apa-apa.
Stop wak......✋️✋️✋️
Yang di pulau Jawa wajib tahu, kenapa di Jawa mati lampu, alasan sebenarnya bukan karna pemeliharaan tapi karna skandal. Silahkan di baca
Ini sudah keterlaluan si pln kalo bener
Said Abdullah.
Ketua Badan Anggaran DPR , dua periode berturut-turut, 2019-2024 dan 2024-2029.
Orang nomor satu yang memimpin pembahasan ke mana Rp 3.600 triliun APBN mengalir.
Tiga fakta yang perlu lo tahu:
Satu.
12 September 2022 : Said memimpin rapat Banggar bersama Kemenkeu, lalu mengusulkan daya listrik 450 VA rakyat miskin dihapus, dinaikkan paksa ke 900 VA. Alasannya: PLN oversupply, anggaran subsidi membengkak.
Empat hari kemudian, video viral: Said tertawa santai di kabin jet pribadi sambil merokok. Ucapannya terekam jelas:
"Yang penting di pesawat bisa merokok, nomor satu."
Dua.
LHKPN Said Abdullah per 29 Maret 2024: Rp 101,9 miliar.
Naik 115 persen sejak 2018 , tepat selama ia menjabat Ketua Banggar.
Tiga.
Periode 2024-2029: Said kembali jadi Ketua Banggar. Anaknya, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra, terpilih jadi anggota DPR dan masuk sebagai anggota Banggar di lembaga yang sama.
LHKPN sang anak: Rp 627 miliar , enam kali lipat kekayaan ayahnya, diklaim "hasil sendiri", usia 30 tahun, pendatang baru di Senayan.
Front Pemuda Madura melaporkan kejanggalan LHKPN ini ke KPK pada Februari 2025.
Jadi di lembaga yang memutuskan anggaran negara Rp 3.600 triliun itu , ayah jadi Ketua, anak jadi anggota, keponakan jadi Bupati Sumenep.
Bukan soal apakah ini melanggar hukum.
Pertanyaannya lebih sederhana:
Kalau Ketua Banggar mengusulkan cabut subsidi listrik rakyat miskin sementara naik jet pribadi , siapa sebetulnya yang diwakili oleh kursi itu?
Tahun 2005.
Harga minyak dunia sedang naik, subsidi BBM dari APBN membengkak.
Keadaan fiskal sempit, mau ini susah, mau itu susah. Mesti ada anggaran yang dilonggarkan.
Presiden SBY berkoordinasi dengan DPR dan MPR untuk meminta persetujuan.
Agar tidak makin membengkak, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan mengurangi subsidi.
Setelah disetujui, SBY, mengumumkan sendiri di TV nasional keadaan apa yang terjadi.
Apa yang sudah dia lakukan.
Dan keterpaksaan menaikkan harga BBM.
Dan sebagai kompensasi, masyarakat diberikan bantuan langsung tunai, sebagai pengganti subsidi BBM.
Tahun 2026
Malam hari, tiba-tiba Pertamax naik.
Gak ada angin gak ada hujan.
Dari 12 ribu jadi 16 ribu.
Tiga puluh persen lebih.
Siangnya Presiden Prabowo pidato di Lampung.
"Yang nyinyir, nyinyir, nyinyir."
"Nyenyenye"
Kubu Solo mulai bergerak loh.
1) Jokowi mau mulai safari keliling Indonesia buat menemui basis pendukungnya.
2) Jangan lupa Kaesang adalah ketua partai. PSI.
3) Kabarnya banyak kader partai lain yang "bedol desa" ke PSI. Nasdem muncul di berita, kadernya pindah ke PSI. Loyalis Jokowi di PDIP juga banyak pindah ke sana.
4) Meskipun di pusat mereka gak punya kursi DPR, di daerah, mereka banyak punya kursi DPRD. Banyak kadernya punya posisi.
5) Jokowi di salah satu pidatonya pas acara PSI bilang, akan mengorganisir sampai tingkat RT/RW.
6) Kapolri, jelas kubu mereka, baru dikasih perpanjangan usia pensiun, tujuannya apa hayo? Jangan lupa istilah "parcok" datang dari mana.
7) Gibran sepanjang jadi Wapres udah mengunjungi hampir semua provinsi. Tinggal dikit lagi.
8) Acaranya Gibran juga yang relate ke grassroot: bakti sosial, kerja bakti, bagi sembako, bantuan sosial.
9) Program unggulan Presiden mulai goyah: MBG kena kasus korupsi. KDMP pemborosan anggaran. BBM tiba-tiba naik. Lawatan ke luar negeri terus. Bisa dimainin isu-isu itu.
10) Pendengung alias buzzernya juga udah mulai pecah kongsi. Ada loyalis sini dan loyalis sana.
2029?
Harga BBM Indonesia walaupun naik, masih SANGAT MURAH dibandingkan negara-negara ini.
Australia : Rp21.000
Kanada : Rp22.000
Jepang : Rp20.000
Singapura : Rp36.000
Jerman : Rp33.000
Belanda : Rp35.000
Italia : Rp32.000
Spanyol : Rp30.000
Indonesia : Rp14.000
Harga BBM di Indonesia masih relatif terjangkau. Ini berkat sinergi & komitmen pemerintah dalam memastikan BBM yang murah, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat
Begitulah kata buzerp.....
Tapi yang tidak di ungkap adalah gaji rakyat disana, nih awak luruskan biar gak makin prabodoh
Gaji rata-rata penduduk
1. Australia : Rp45 juta/bulan
2.143 liter/bulan
2. Kanada : Rp40 juta/bulan
1.818 liter/bulan
3. Jepang : Rp32 juta/bulan
1.600 liter/bulan
4. Singapura : Rp75 juta/bulan
2.083 liter/bulan
5. Jerman : Rp55 juta/bulan
1.666 liter/bulan
6. Belanda : Rp60 juta/bulan
1.714 liter/bulan
7. Italia : Rp35 juta/bulan
1.093 liter/bulan
8. Spanyol : Rp30 juta/bulan
1.000 liter/bulan
9. Indonesia : Rp3,1 juta/bulan
221 liter/bulan
10. Gaji honor nakes dan guru: 250k/bulan
17,8 liter /bulan
SBY 1 — 0 Jokowi + Prabowo
Dulu, jaman Presiden SBY, jika akan ada kenaikan BBM, mereka selalu kasih pengumuman ke publik soal kapan naiknya, berapa naiknya, kenapa harus dinaikkan harganya.
Tapi semenjak jaman Presiden Jokowi, pengumuman naik harga tengah malam, tanpa pengumuman publik, tanpa kasih kejelasan kenapa musti naik. Dan gaya itu terus dipakai sampai sekarang jaman Presiden Prabowo.
Sama rakyat sendiri aja kalian main sembunyi2 perihal hajat hidup orang banyak. Keterlaluan kalian!
Tahukan kalian kalau ini termasuk perbuatan zalim?
Semoga kelak hisabmu lama, Pak!! 😭
Tahu kah kamu?
Dengan cukup memangkas MBG Rp36-40 triliun saja, pemerintah sebenarnya tidak perlu menaikkan BBM.
Tapi pemerintah lebih memilih menaikkan Pertamax Rp3.950 dan Pertamax Green Rp4.100 per liter, yang efek dominonya jauh lebih luas ke seluruh masyarakat.
Padahal keduanya sama-sama bisa hemat Rp36,3 triliun di APBN.
Naik BBM = menekan daya beli kelas menengah, memicu kenaikan harga barang, memicu inflasi.
Pangkas MBG = memengaruhi kelompok rente, mengurangi dana bancakan.
Ada cara yang jauh lebih ringan buat hemat, tapi kenapa malah pilih yang membebani rakyat?
Why?